sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Analisis Pembenihan Indukan - Ternak Anak Ikan Lele

Analisa Pembenihan dari Indukan Lele
Adanya budidaya pembesaran lele menjadikan bisnis/ usaha pembenihan menjadi bisnis yang menjanjikan. Indukan bisa dibeli pada pembudidaya lain bisa beli paket 10 betina dan 5 jantan, atau 2 betina dan 1 jantan. tergantung penjual indukan lele. Berikut analisis pembenihan dari indukan sampai bertelur dan beranak :

2. Ubdate Cara Kedua Analisis Ternak Lele

Ternak anak ikan lele termasuk dalam kategori kualitas,
semakin baik kualitas ikan lele, semakin baik benih ikan lele dari segi :
1. Daya tahan tubuh terhadap penyakit
2. Pertumbuhan ikan yang seragam
3. Pertumbuhan cepat
4. Rasio pakan vs pertumbuhan
5. Cacat fisik ikan lele


NoBahan
1. Cacing Sutra100000100000
2. Indukkan1 pasang100000
3. Pelet Halus100000100000
4. Ijuk5000050000
Total350000
No.Alat
1. KolamTerpal 3500000
Kayu 3500000
Paralon50000
Oksigen100000
2.Baskom Sortir4200000
3.Jaring250000
Lain -lain100000
Total1500000

Bahan dalam ternak anak ikan lele
merupakan hal yang perlu dikeluarkan setiap kali pemijahan ikan lele. Dari telur sampai ukuran jual

Bahan yang diperlukan berupa
1. indukkan untuk menghasilkan anak ikan lele
2. Tempat penetasan telur berupa ijuk
3. makanan untuk ikan lele berupak Cacing sutra dan pelet halus.

Alat dalam ternak anak ikan lele
Adalah alat yang merupakan biaya tetap yang dapat bertahan cukup lama dan dapat digunakan lebih dari 4 kali pemijahan ikan lele.

Alat yang diperlukan adalah kolam, kolam yang digunakan cukup banyak dimana,
Kolam 1 untuk perkawinan ,
Kolam 2 untuk penetasan
Kolam 3 Sortir dan pembesaran sampai ukuran jual


Pendapatan
No. HasilJumlah
1. Benih10.000
2. Harga 150
Total 150x100001500000

Pendapatan ikan lele jika tidak dikurangi setiap 30-50 hari berkisar Rp. 1.500.000 , (harga hanya estimasi bukan yang sebenarnya silakan cek harga pada masing-masing daerah)


Keuntungan
No.HasilJumlah
1. Biaya Variabel350000
2.Pendapatan1500000
Total 1150000


Keuntungan yang didapat jika tidak dikurangi biaya investasi / biaya tetap. hasil yang didapatkan berkisar Rp. 1.150.000


Balik Modal
1.Biaya Tetap-1500000
Biaya VariabelBulan 1-350000
Bulan 2-350000
2. Keuntungan Bulan 11500000
Bulan 21500000
Total 800000


Balik Modal ternak anak ikan lele
Kembalinya modal dari ternak ikan lele di dapatkan pada bulan kedua (hanya perkiraan bulan)
Dipastikan modal akan kembali jika sudah melakukan dua pembenihan ikan lele.

Jumlah indukkan seharusnya ada 5 pasang agar dapat memiliki jenis ikan yang sudah matang gonad secara keseluruhan.

Demikian analisis ternak anak ikan lele secara alami, harga adalah estimasi , kemungkinan harga berbeda dengan yang sebenarnya, sebaiknya survey harga pada masing-masing daerah anda.

Analisis ternak anak ikan lele secara hipofisa buatan
1. Pemijahan menggunakan obat memerlukan biaya tambahan berupa
- Tumbal ikan yang akan dimatikan
- biaya obat
2. Kelebihan teknik ini hasil anakan ikan sangat banyak bisa mencapai puluhan ribu anakan ikan lele, karna hampir semua telur pada ikan lele akan keluar.
3. biaya variabel akan naik sangat banyak karena jumlah pakan akan bertambah sesuai jumlah anakan yang dibesarkan
4. Kekurangan perlu latihan secara khusus.

Kupas tuntas Waktu Pemberian Makanan Lele dan Analisis Pakan

Kupas tuntas Waktu Pemberian Makanan Lele dan Analisisnya
Ayo kita kupas tuntas waktu pemberian pakan lele yang baik. Dibawah ini sudah saya rangkum beberapa pendapat dari berbagai peternak ikan dan sumber yang ada di google. Kita lihat waktu kisaran untuk pemberian pakan lele yang baik.

Pemberian PakanWaktu 1Waktu 2Waktu 3Waktu 4
Pendapat 109.0015.0021.00
Pendapat 208.0015.0020.00
Pendapat 309.0013.0017.0021.00
Pendapat 409.0012.0015.0017.00
Pendapat 508.0013.0020.00
Pendapat 607.0012.0017.0022.00
Pendapat 707.0015.0019.00
Pendapat 808.0014.0018.0022.00
Pendapat 907.0013.0016.00

Nah sudah baca kan, berarti rata-ratanya berapa? Jika anda berpikir begitu siap-siap gagal.
Semua pendapat diatas adalah benar. Anda mau memberi makan lele jam 7, 8, sampai jam 22. semua adalah benar. Tapi benar juga ada alasannya. Ayo kita lihat penjelasan dibawah ini.


Point penting yang harus anda lihat sebelum membuat jadwal memberi makan ikan lele adalah sebagai berikut :
1. Tempat anda budidaya (dataran rendah atau tinggi)
2. Suhu saat siang
3. Kelengkapan kolam
4. Sistem budidaya (sistem tradisional, sistem intensif, dan super intensif)
5. Cuaca
6. Kondisi Air kolam lele

Aturan pemberian pakan yang baik adalah membuat ikan lele lahap dalam memakan, tidak terkena racun (memakan racun) dan ikan tidak stres.


Akan saya jelaskan masing-masing dari point diatas
1. Cuaca dan kondisi air
  • Sumber masalah dari pemberian makanan untuk lele adalah cuaca, dan kondisi air. Kenapa ?
  • Coba kita bandingkan tingkat stres ikan. Saat cuaca panas suhu sampai 36 derajat celcius apakah baik memberi pakan jam 1 siang?
  • Jawaban Tentu tidak baik dikarenakan panas sinar matahari dapat membuat stres dan ikan tidak terlalu nafsu makan seperti malam hari.
  • Coba bayangkan kalau kolam anda punya penutup. Pasti tidak masalah.

2. Letak budidaya dan tempat budidaya lele
  • Lagi kita bandingan dari letak budidaya, dataran rendah cenderung memiliki suhu panas, sedangkan daratan tinggi lebih dingin. Tentu ada perbedaan waktu pemberian pakan. Solusinya agar waktu pemberian pakan sama apa yang akan anda lakukan?
  • Dari kelengkapan kolam, Pertanyaan sederhana, kolam anda di daratan rendah suhu 34 derajat celcius saat siang apakah yang anda lakukan? silakan dipikirkan. Jika suhunya 30 derajat celcius pasti tidak pusing. 

3. Sistem Budidaya
  • Perbedaan kelengkapan kolam, dilihat dari penutup, letak kolam, daerah budidaya (dataran tinggi atau rendah)
  • Cukup dilihat dari kondisi cuaca dan suhu, sekarang kita lihat dari aksesoris kolam dan cara budidayanya. Terdapat perbedaan nyata pemberian pakan dari sistem tradisional, sistem intensif , dan sistem super intensif (terutama bioflok)
  • Perbedaan sistem mempengaruhi kualitas air budidaya, semakin baik sistem yang digunakan rentan waktu pemberian pakan semakin lebar, semakin jelek rentan waktu pemberian pakan semakin sedikit.

Lihat tabel dibawah 4 macam tipe kolam budidaya lele. Mungkin anda tidak termasuk dari kolam ini tapi anda bisa membayangkan apa yang harus dilakukan.


NoSistem Tradisional (A)Sistem Low Intensif (B)Sistem Intensif (C)Sistem Super Intensif (D)
1Kolam tanahKolam Semen / TerpalKolam Semen / TerpalKolam Bundar / Bioflok
2.Tidak ada penutup KolamTidak ada penutup KolamMenggunakan PenutupMenggunakan Penutup atau dalam Ruangan
3. Zat racun mengendap saat malam hariZat racun mengendap saat malam hariZat racun sebagian mengendapZat racun menjadi makanan
4.Probiotik seadanyaProbiotik berkalaProbiotik berkalaProbiotik Rutin
5. Mudah terkena sinar matahariMudah terkena sinar matahariMudah terkena sinar matahariMudah terkena sinar matahari
6. Padat tebar (75-150)m2Padat tebar (100-200)m2Padat tebar (200-300)m2Padat tebar (500-1700)m3
7.Tidak ada aeratorTidak ada aeratorMenggunakan aeratorMenggunakan aerator
8.Pemupukan di awal pembudidayaanPemupukan seadanyaPemupukan seadanyaPemupukan rutin
Dari 4 jenis kolam diatas anda pasti bisa membayangkan bagaimana kondisi perairan.

Jika dilihat dari pada tebar jumlah lele dan tanpa pergantian air. kolam yang paling kotor akan terlihat, kita beri ranking dari yang paling kotor
1. Sistem Intensif (B)
Jumlah tebar tinggi, air mudah kotor, zat racun mudah mengendap. Akhirnya ujungnya rentan waktu pemberian pakan lebih sedikit
2. Sistem Tradional dan Sistem Intensif (C)
Menjadi ranking kedua dari kekotorannya. Walaupun karena dari 2 jenis kolam tersebut terlihat dari keunggulan kolam, sistem tradisonal yaitu jumlah tebar sedikit, kolamnya tanah, zat racun mengendap pada tanah, Rentan pemberian pakan sedang.
Pada sistem intensif (C) sudah hampir sempurna dalam perawatan kondisi air terbilang bagus
Rentan waktu pemberian pakan lebih lama dari sistem pertama (B)
3. Sistem Super intensif
Menjadi ranking ketiga dengan kebersihan air paling terjaga dan terbaik. Zat racun terurai oleh bakteri menjadi flok dan dapat dimakan ikan sebagai pakan alternatif. Rentan paling banyak

Nah udah agak jelas kan. TAPI itu jika anda tidak menganti air. Karena dianjurkan pergantian air rutin tergantung kondisi perairan. Untuk membuang kotoran yang mengendap didasar air kolam lele.

Jadi menurut alam ikan pemberian waktu pakan yang baik adalah
1. Sistem Intensif (B)
Rentan Pemberian pakan jam 07.00 sampai 19.00
2. Sistem Tradisonal(A) dan Sistem Intensif (C)
Rentan pemberian pakan jam 07.00 sampai jam 20.00
3. Sistem Super Intensif
Rentan pemberian pakan jam 07.00 sampai jam 22.00

Sekali anda membuat jadwal pemberian pakan, janganlah anda mengantinya. Rutin dilakukan pada jam yang sama.

ALASAN UTAMA kenapa rentan pemberian pakan pada waktu malam semakin sedikit, padahal ikan lele itu noctural (aktif pada malam hari), iya itu memang benar kalau ikan lelenya di sungai. Ini kan budidaya, jumlah tebarnya banyak. Penyakit juga bakal numpuk. Kondisi perairan saat malam hari , zat-zat beracun akan mengendap.
Tanpa adanya sinar matahari yang cukup zat racun dalam air tidak terurai secara sempurna. Makannya tidak baik memberi makan di atas jam 08.00 KECUALI sistem budidaya yang anda gunakan istimewa. 
Tidak baik juga memberi makan terlalu pagi, dianjurkan kolam sudah terkena sinar matahari. Untuk sistem tradisonal, sistem intensif (B) dan sistem intensif (C)

Tambahan analis jumlah pemberian pakan lele,
Pemberian pakan lele adalah 3-6 % per HARI dari jumlah berat lele. Misal saya gunakan 3000 ekor lele dengan jumlah pakan 4% sehari, dibagi 3 kali pemberian pakan.
Analisis pemberian makanan lele jumlah 3000 ekor, dengan ukuran awal 6-8. Dengan jumlah 4% per Hari dari bobot ikan.

JamUmur 20 Hari Umur 40Umur 60 Hari
Bobot Ikan (gram)305070
3000 ekor (gram)90000150000210000
Pakan 4% (gram)360060008400
3,6 kg6 kg8,4 kg
Pakan 1 (1,5%)1,35 kg2,25kg3,15kg
Pakan 2 (1%)0,9 kg1,5kg2,1kg
Pakan 3 (1,5%)1,35 kg2,25kg3,15kg
Tag : Analisis perhitungan pakan ikan lele, Perhitungan Waktu pakan lele, Analisis ketepatan jumlah pakan lele, Analisis makanan lele, Analisis jumlah pelet lele

Keterangan :
  • Silakan anda ganti jumlah dari : Bobot ikan, jumlah ekor, Besar kisaran % jumlah pakan.
  • Jumlah pakan kreasikan sendiri. Karena dapat dicampur dengan pakan alami dan pakan alternatif.
  • Waktu pemberian pakan 3-6 kali sehari tergantung kebijakan masing-masing anda sebagai petani budidaya lele.
Tambahan Cara pemberian pakan yang baik
Menurut google,Cara pemberian pelet adalah sebagai berikut:
  1. Pelet dibasahi terlebih dahulu agar tidak melukai mulut lele. Pelet dapat di bibis menggunakan air hangat, jika sudah tunggu beberapa menit. Jika pelet sudah mengembang bisa langsung sebar ke kolam lele.
  2. Ukuran pelet disesuaikan ukuran mulut lele.
  3. Untuk pelet terapung, pelet ditebar ke berbagai titik.
  4. Untuk pelet tenggelam, pelet ditebar ke satu titik.
  5. Pemberian pelet dihentikan saat terlihat tidak terlalu banyak lele yang makan. Hentikan pemberian pelet ketika lele sudah terlihat malas-malasan makan.
  6. Jangan sampai ada pelet yang tidak termakan lele karena akan menjadi amoniak sehingga merusak kualitas air.
  7. Pola jam / waktu pemberian pakan harus seragam sejak penaburan benih sampai dengan panen.
  8. Jangan mengganggu (mengobak-obak air kolam) lele sesaat setelah makan. Bisa menimbulkan stres, dan pakan bisa dimuntahkan kembali.
  9. Jangan berikan pakan saat akan turun hujan.
  10. Jangan berikan pakan terlalu pagi, karena dapat menimbulkan radang insang.
Demikian kupas tuntas waktu pemberian pakan yang baik untuk budidaya lele. Semoga bermanfaat bagi anda yang mengalami permasalahan dan bingung memberi makanan untuk ikan lele.
Bagi anda yang bingung dan ingin share pengalaman silakan komentar di bawah terima kasih.

Dibawah ini video cara pemberian pakan lele

Explanation :
Alam Ikan Desember 2015
Thanks To Youtube

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Analisa Tebar benih lele 10.000 ekor, Keunggulan Panen 45 hari


Analisa Tebar benih lele 10.000 ekor, Panen Kurang lebih 45 hari
Alam Ikan akan menjelaskan tentang pembesaran ikan lele ukuran 9-12 ekor, dimana ukuran ini sudah sangat aman, dengan tingkat kematian yang sangat sedikit.

Keunggulan dan Kualitas lele ukuran 9-12 yaitu, tidak mudah terkena penyakit, tidak mudah mati, pertumbuhan seimbang ukuran seragam dan pastinya panen lebih cepat. Dengan ukuran lele 9-12, panen menjadi lebih cepat kurang lebih 45 hari. Anda sudah balik modal.

Contoh dengan analisa dibawah ini, menggunakan terpal dan kayu
Dengan pengunaan kolam sirkulasi dan kedalaman kolam sekitar 1,25 meter. Dapat dilakukan tebar benih sekitar 300 ekor/m2

Data Nya :
Tinggi Kolam = 1,25 meter
Peralatan tambahan = Sirkulasi air Tiap malam
Tebar 10.000 ekor = sekitar 36 m2
Ukuran kolam = 2 x 3 meter jumlah 6 buah (36 m2)
Lele dengan jenis sangkuriang


Kolam 6 Buah tebar kurang lebih 300
45 hari panen
Biaya Tetap :
Kolam 2x3 meter 6 buah36 m2600,000
kayu500,000
lain-lain500,000
Total Terpal1,600,000
Biaya Variabel :
Tenaga kerja 900,000
Jumlah Pakan lele250
Harga Pakan Lele7,500eceran
Total Pakan Lele1,875,000
Biaya Lain-Lain100,000
Biaya Panen100,000
Total biaya Pakan2,975,000
Biaya Pendederan Bibit
Ukuran 9-1210,000
Harga420
Total Biaya pendederan4,200,000
Total Biaya Variabel 8,775,000
PENDAPATAN
1 kg isi 10 ekor10
Harga (Rp)20,000
Mati 20% 2,000
Jumlah Hidup 8,000
Jumlah dalam Kilogram800
Harga jual ikan20,000
Total Pendapatan16,000,000
Keuntungan
Total Pendapatan16,000,000
Total Biaya variabel8,775,000
Total keuntungan bersih7,225,000

Keterangan :
Warna Merah Silakan diganti dengan harga anda sendiri,
Perhitungan dapat berubah tergantung harga pakan, harga jual ikan, dan biaya-biaya pembuatan kolam, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Ada berbagai komentar baik dibawah ini,  berikut adalah tips dalam menghitung :
1. Tips jumlah pakan dan harga pakan akan mempengaruhi jumlah keuntungan yang anda dapatkan, semakin banyak biaya yang dikeluarkan akan menyebabkan semakin sedikit keuntungan. Gunakan pakan alternatif selain pelet atau pakan gratisan. (semakin anda menghemat pakan semakin besar keuntungannya)
2. Tips ikan dalam pendederan merupakan jenis ikan lele berukuran besar 9-12 cm. bukan ukuran kecil jadi panen lebih cepat
3. Tips silakan hitung menggunakan excel agar lebih jelas
4. Bagaimana cara menghitung pakan 5 % x berat tubuh ikan lele.
Misal
(10.000 ekor x 50 gram berat lele = 500.000 gram )
maka 5% pakan dalam sehari adalah (500.000 x 0,05 = 25000 gram)  25 kg sehari
5. Tips harga ikan juga mempengaruhi keuntungan.
6. Jumlah pakan lele.

  • Misal padat tebar 10.000 diberi pakan 10kg selama 2 minggu, dan dua minggu berikutnya pakan dinaikkan secara teratur 5kg. 
  • Dengan asumsi jumlah lele beratnya adalah 100gram maka pakannya adalah 5gram. maka diminggu terakhir berkisar 20-25kg sehari. 
  • Maka jumlah pakan pelet sebesar 250kg tadi akan diganti berkisar 720kg pelet. (kurangi jumlah pakan dengan pakan alternatif. Jadi berapa jumlah total biaya variabelnya? 
  • Pakan 720kg = 5400.000 + 900.000 pekerja + 4.200.000 benih +200.000 dll = 10.900.000 



Penulis dapat kritik dan saran dari bapak iskandar. Menurutnya penjelasan diatas dapat membingungkan. Analisis diatas "harganya dapat anda ganti sendiri" harga diatas adalah harga eceran. Sebenarnya anda dapat menjualnya dengan harga segitu. Cobalah cari kerja sama dengan restoran pasti dapat. 

Terima kasih kritik dan sarannya bapak iskandar. Dibawah ini analisis tambahan menggunakan harga menurut bapak iskandar. 


Total Biaya Variabel8,775,000
PENDAPATAN
1 kg isi 10 ekor10
Harga (Rp)14,000
Mati 20%2,000
Jumlah Hidup8,000
Jumlah dalam Kilogram800
Harga jual ikan14,000
Total Pendapatan11,200,000
Keuntungan
Total Pendapatan11,200,000
Total Biaya variabel8,775,000
Total keuntungan bersih2,425,000



6 Keunggulan Lele Sangkuriang
1. Masa Panen Lele Lebih Cepat
Di tingkat pembenihan maupun di tingkat pembesaran masa panen lele sangkuriang sangat baik, terbukti lebih cepat dibandingkan dengan lele dumbo.

Tingkat pembenihan: Pertumbuhan lele sangkuriang dari ukuran 2-3 cm untuk mencapai ukuran 5-6 cm hanya memerlukan waktu 20-25 hari. Sedangkan pada lele dumbo membutuhkan waktu sekitar 30-40 hari.

Tingkat pembesaran: Dari benih lele ukuran 5-6 cm, untuk mencapai ukuran lele konsumsi siap panen lele sangkuriang hanya membutuhkan waktu 50-60 hari dengan asumsi suhu udara rata-rata 25-28 derajat celcius. Masa panen lele sangkuriang akan lebih cepat lagi jika dibesarkan di daerah yang memiliki suhu yang tinggi, misal di suatu daerah yang suhunya 35-38 derajat celcius hanya memerlukan waktu 45 hari saja. Sementara pada lele dumbo memerlukan waktu 3-4 bulan.

2. Kemampuan Bertelur dan Daya Tetas Telur Lebih Tinggi
Angka produksi lele sangkuriang lebih tinggi dibanding lele dumbo, ini dibuktikan dengan kemampuan bertelur dan daya tetasnya.
Kemampuan bertelur induk lele sangkuriang dua kali lipatnya dibandingkan dengan lele dumbo. Satu ekor induk lele dumbo dalam sekali bertelur biasanya menghasilkan 20.000–30.000 butir, sedangkan lele sangkuriang mampu bertelur 40.000-60.000 butir.
Untuk daya tetasnya, lele dumbo terbilang cukup tinggi yaitu 80%, tetapi lele sangkuriang lebih tinggi lagi, yaitu 90%.


3. Daya Tahan Terhadap Penyakit Lebih Bagus
Lendir di kulit lele adalah salah satu bentuk pertahanan tubuh, dan semua jenis lele memilikinya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, jenis bakteri yang sering menyerang ikan air tawar jarang ditemukan di kolam atau wadah budi daya lele sangkuriang, terutama Trichoda sp. Dan Ichthiophthirius sp. Walaupun daya tahannya lebih bagus, tapi kita tetap harus memberi pencegahan terhadap penyakit-penyakit lele.

4. Produksi Lebih Tinggi
Pertumbuhan lebih cepat bobot lebih berat dari jenis lele lainnya

5. Teknik Pemeliharaan Lebih Mudah
Lele sangkuriang bisa dibudidayakan di lahan yang sempit.

6. Kualitas Daging Lebih Unggul
Lele sangkuriang memiliki tekstur daging yang lebih padat dan minim kandungan lemak dibanding dengan lele dumbo. Dari segi rasa lebih renyah, lebih gurih, dan tidak bau lumpur. 

Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 

Semoga Bermanfaat

Analisis Menentukan Harga Jual Budidaya Ikan Lele


Berikut merupakan cara menentukan perhitungan biaya, pendapatan, keuntungan, laba bersih, laba kotor, penyusutan, biaya investasi, dalam melakukan budidaya ikan lele. Tidak hanya ikan lele, perhitungan ini dapat diterapkan dalam berbagai macam biaya. Tinggal anda sebagai pembudidaya mengganti biaya-biaya yang akan diperlukan dalam proses budidaya ikan. Perhitungan tersebut tidak dihitung Investasinya seperti kolam dan peralatan yang digunakan


Dalam Proses Budidaya yang baik anda perlu menganalisis jumlah biaya yang diperlukan, sehingga nantinya tidak mengalami kerugian dari kesalahan perhitungan.

Menentukan Harga Jual Budidaya Ikan Lele
Perhitungan tersebut tidak dihitung Investasinya seperti kolam dan peralatan yang digunakan


Kolam 1
Benih Ikan (Bahan Baku)2.000.000
Pakan Benih 10.000.000
Tenaga Kerja Langsung3.000.000
Overhead yang dibebankan500.000

Keterangan :
Overhead adalah biaya operasional atau biaya lain-lain, penyakit, dsb dalam proses melakukan budidaya sampai panen

Ditanya :
  • 10.000 benih ikan lele dibudidayakan selama 3 bulan. Dengan Total yang di panen sebanyak 1000 kg.  Berapa Harga jual Ikan sebesar 150% dari biaya Budidaya ikan lele
Jawab :
Perhitungan dalam Tabel 

Kolam 1
Benih Ikan (Bahan Baku)2.000.000
Pakan Benih 10.000.000
Tenaga Kerja Langsung3.000.000
Overhead yang dibebankan5.00.000
Total15.500.000


Dengan Jumlah yang di panen Sebesar 1000 kg. Berapa Harga Per Kg?
15.500.000 / 1000 = Rp. 15.500

Dengan Hasil yang di inginkan sebesar 150%
15.500 x 150% = Rp. 23250

Jadi Harga Ikan Lele yang di jual diharuskan sebesar Rp. 23.250 / kg

Dengan Total Keuntungan 23.250- 15.500 = Rp 7.750 / kg

Atau Rp 7.750 x 1000 = Rp 7.750.000 (LABA KOTOR)

LABA BERSIH = LABA KOTOR- (BIAYA administrasi, transport dll)


Lebih jelasnya liat tabel dibawah


DeskripsiJumlah
Total Biaya15.500.000 15.500 / kg
Harga Jual Ikan15.500 x 150%23.250
Keuntungan Penjualan23.250 – 15.5007.750 / kg
Keuntungan Total7.750 x 1000 kg7.750.000

STOP

(tulisan diatas sudah cukup menjelaskan, Jika ingin tau lebih dalam Silakan Lanjutkan)

Jika sudah mengerti bisa dilanjutkan membaca atau berhenti sampai Disitu Sudah Cukup. Tulisan Selanjutnya cara mencari Biaya, menetapkan biaya budidaya Secara tepat.




Berikut menurut Alam Ikan, tahapan dalam menentukan biaya masing-masing :
1. Menentukan Biaya Pembeliah Benih Lele per unit

  • Total Harga lele . Rp. 2.000.000, dengan jumlah 10.000
  • HArga Per lele = 2.000.000 / 10.000
  • Harga Per benih lele = Rp. 200,-

2. Menentukan Jumlah Pakan Ikan Lele


Tipe PakanJumlahHargaBiaya Total
Pelet3 karung (sampai Panen)300.000 / karung900.000
Ayam mati1 per minggu (12 minggu)5000 60.000
Bahan Tambahan100.000
TOTAL1.060.000

Dari tabel diatas akan terlihat berapa jumlah pakan yang diperlukan untuk proses pembesaran budidaya lele. Dari Awal sampai Panen. Sebaiknya biaya dibuat Sedetail Mungkin. Sehingga Terlihat jumlah biaya yang telah dikeluarkan pada proses budidaya ikan
3. Menentukan Gaji Tenaga Kerja Langsung


Jenis KerjaanJumlah JamHarga / per jamTotal (bulan)
Memberi Pakan3 jam Sehari (x30)3000 270.000
Kontrol2 Jam Seminggu (x4)300032.000
Jaga5 jam Sehari (x30)1000150.000
Lain-lain 1 jam sehari (x30)100030.000
Total Gaji Pegawai Per Bulan482.000
Panen100.000

Dalam Menentukan gaji pegawai perlu diketahui berapa jumlah kerjaan yang dilakukan Pegawai, dengan melihat bobot pekerjaan, jumlah jam yang diperlukan dan berbagai pertimbangan lainnya.  Dengan mendeskripsikan tugas pekerjaan, pemilik budidaya dapat memberikan gaji yang tepat bagi Pegawai / Tenaga Kerja Langsung)

4. Menentukan Overhead 
Overhead merupakan jenis biaya yang dikeluarkan saat dilakukan proses budidaya


Jenis BiayaHarga (Rp)
Obat 50.000
Tenaga Kerja tambahan100.000
Kerusakan kolam 100.000
Pengurasan100.000
Lain-lain50.000
Total 500.000
5. Menentukan Penyusutan Investasi Budidaya Lele
Sekarang Kita lihat berapa biaya Investasi dalam budidaya lele. Jumlah biaya tersebut suatu saat harus dikembalikan (balik modal gampangannya).  


Jenis BiayaBiayaUmur (ketahanan)Total (Rp)Biaya Per Bulan
Sewa Tanah100.0001 Tahun100.0008400
Bikin Kolam1000.0002 Tahun1000.00041700
Peralon dsb500.0003 Tahun500.00013900
Peralatan kolam500.0002 Tahun500.00021000
Lain-lain 500.0002 Tahun500.00021000
Total Biaya PenyusutanRp. 106.000

Dari tabel penyusutan tersebut dapat terlihat berapa jumlah uang yang perlu disisakan (atau ditabung) untuk menjadi kas. Sehingga uang tersebut dapat digunakan jika terjadi suatu kerusakan pada peralatan budidaya anda. 
6. Tabel Menentukan Harga Jual Budidaya Ikan Lele
Menurut Alam Ikan, Dari No. 1-5, dapat dibuat sebuah detail, deskripsi, data, jurnal, baru. Untuk menentukan jumlah biaya yang dikeluarkan dan Keuntungan yang akan didapatkan dalam proses budidaya ikan lele. Berikut Tabel Barunya :


Jumlah Kolam 1
Benih Ikan (Bahan Baku)10.000 benih2.000.000
Pakan Benih -1.060.000
Tenaga Kerja Langsung2 orang964.000
Overhead yang dibebankan-500.000
Total Biaya Proses Budidaya4.524.000
Pendapatan 4.524.000 x 150% (1000 kg)6.786.000
Laba Kotor6.786.000 - 4.524.0002.262.000
Penyusutan-106.000
Biaya PanenTenaga kerja tambahan100.000
Biaya TambahanTrasportasi, dll400.000
Laba Bersih2.262.000– 606.000Rp. 1.656.000


Explanation :
Alam Ikan : Alam Ikan, 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat


Analisis Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal

Analisa Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal / Kotak
Berikut adalah perhitungan budidaya ikan lele di kolam terpal, perhitungan biaya ikan lele di kolam terpal, dengan melihat biaya tetap dan biaya variabel suatu budidaya akan dapat mengetahui berapa keuntungan budidaya ikan lele, dengan melihat pendapatan dikurangi biaya total.

Adapun cara pemberian pakan yang baik untuk ikan lele di kupas tuntas Kupas tuntas Waktu Pemberian Makanan Lele dan Analisis Pakan

123

Kolam 6Kolam 12Kolam 12
Bulan 3Bulan 6Bulan 9
Biaya Tetap :
Kolam 2x3 meter 6 buah
Jumlah terpal6
Harga terpal150,000
Total Terpal900,0001,800,000
Bambu / kayu untuk 6 kolam500,0001,000,000
Sewa tanah Pertahun(12 x 18 meter)isi sendiri
Tutup Kolam1,000,0002,000,000
Biaya Lain-Lain100,000200,000200,000
Biaya Variabel :
Tenaga kerja 900,0001,800,0001,800,000
Jumlah Pakan lele500
Harga Pakan Lele7,500
Total Pakan Lele3,750,0007,500,0007,500,000
Obat-Obatan100,000200,000200,000
Bibit Lele (Ekor)10,000
Harga Bibit Lele300
Total Bibit Lele3,000,0006,000,0006,000,000
Total Biaya 10,250,00020,500,00015,700,000
Penyusutanisi sendiri
Penjualan :
Total produksi (Kg)1,000
Harga Lele14,000
Jumlah Penjualan14,000,00028,000,00028,000,000
Keuntungan 3,750,0007,500,00012,300,000
Payback period0.730.730.56
Jumlah Bulan2.202.202.24
Jumlah Hari666667
Jumlah Pendapatan (Y)3,750,0007,500,00012,300,000
Kas -6,250,0001,250,00013,550,000
Bagi HasilX-YX2-Y2
Mengembalikan Modal (X) (hutang)10,000,00010,000,000
Hasil Setelah bayar hutang-6,250,0001,250,0002,300,000
Hasil Yang bisa diambil
Pemodal20%-1,250,000250,000460,000
Penggarap 140%-2,500,000500,000920,000
Penggarap 240%-2,500,000500,000920,000
Penghasilan per bulan (jumlah bulan)3
Pemodal-416,66783,333153,333
Penggarap 1-833,333166,667306,667
Penggarap 2-833,333166,667306,667

Ini hanya gambaran dan perkiraan
Harga dapat berubah sewaktu-waktu
Keterangan

  • Hutang kita adalah 10 juta dan dibayar saat panen pertama
  • Panen kedua hutang 10 juta lagi dan dibayar pada panen ketiga
  • Jika Panen keempat tanpa hutang pendapatan adalah 10 juta + 2.3juta (genap 1 tahun)
  • Penghasilan per bulan (jumlah bulan) terhitung 3 artinya hasil panen dibagi 3, jadi hasil perbulan pada ke bulan 9 adalah 306.667
  • Biaya dan Penjualan dapat berubah tergantung tempat anda


Ceks Cara Budidaya Lele Kolam Terpal

Ada kemauan pasti ada jalan
Salam Sukses

Analisa dan Manajemen Usaha Budidaya Ikan dan udang

Manajemen usaha budidaya Ikan / udang
1. Ada dua macam skala analisa usaha budidaya ikan / udang : 
a.  Skala rumah tangga
b.  Skala perusahaan : membutuhkan manajemen yang baik.
2. Dalam menjalankan usaha perlu diketahui biaya yang harus dikeluarkan. 
3. Usaha dikatakan layak dikembangkan bila ke-untungan yang diperoleh jumlahnya memadai.

Analisa usaha budidaya Ikan / udang
Analisis usaha yang dilakukan  adalah  untuk menilai, memperbaiki dan memilih alternatif pengorbanan dan perolehan dari suatu usaha :
Tujuan 
Untuk mengetahui sampai seberapa jauh usaha tersebut akan memberikan benefit yang lebih besar atas biaya bagi penyelenggaraannya
Kegunaan 
Hasil dari analisa usaha tersebut digunakan untuk menentukan kelayakan dari suatu usaha.

Analisa usaha dalam manajemen usaha budidaya meliputi modal investasi, modal kerja, break even point, harga jual, penyusutan, return of invesment (roi), benefit cost ratio (b/c)
  • Modal investasi  adalah modal yang disediakan untuk pengadaan sarana, bersifat fisik dan bukan fisik, tetapi akan terikat menjadi “asset”. Jadi semua beaya yang dikeluarkan selama tambak / kolam belum mulai produksi, dapat dimasukkan ke dalam golongan modal investasi, asalkan pengeluaran tersebut tertanam dalam sarana atau usaha untuk mengadakan sarana dalam jangka waktu cukup lama. Membayar bunga dari modal investasi yang dipinjam selama periode investasi.  Contoh : tanah, bangunan, mesin, peralatan, latihan personil, beaya perencanaan, membeli lisensi (minta hak patent), mengurus ijin-ijin, membeayai kegiatan personil yang melaksanakan pendirian perusahaan, pengdaan alat-alat transpor, pengadaan peralatan kantor, pengadaan perabot kantor, membeayai keperluan untuk produksi percobaan, pengadaan instalasi air dan listrik, membeayai pengeluaran lain selama periode investasi.
  • Modal kerja adalah modal yang diperlukan untuk membeayai seluruh kegiatan agar usaha berjalan lancar sesuai dengan rencana, setelah investasi dianggap memadai. Diantaranya : pengadaan bahan baku, biaya produksi, dan biaya penjualan.
Modal  investasi atau modal tetap pada usaha budidaya di tambak meliputi :
1.  Sewa lahan
2. Pompa
3. Pintu air
4. Saluran
5. Rumah jaga
6. Kincir air

Modal kerja pada usaha budidaya di tambak meliputi :
1. Pembelian benur
2. Pembelian  pakan
3. Pembelian pupuk
4. Pembelian pestisida
5. Upah tenaga kerja
6. Pembelian bahan bakar
7. Biaya panen
8. Biaya perawatan dll.

Biaya didefinisikan sebagai benda atau kekayaan /harta yang dikorbankan sebagai usaha untuk mencapai suatu tujuan berupa keuntungan atau laba  
  • Biaya ada 2 macam : biaya tetap dan biaya tidak tetap (biaya variabel).
  • Biaya tetap : adalah biaya yang sebagian atau seluruhnya tidak berubah dengan adanya perubahan volume produksi
  • Biaya tidak tetap mengalami perubahan.

Kategori biaya berdasarkan penggunaan faktor-faktor produksi :
   1.  Biaya bahan-bahan 
   2. Biaya tenaga kerja (upah)
   3. Biaya penyusutan
   4. Biaya penjualan
   5. Biaya perawatan
   6. Biaya lain-lain.
Pendapatan
Pendapatan adalah nilai jual barang atau jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga usaha. Sedangkan nilai penjualan adalah harga yang diperoleh oleh sutau barang atau jasa, bila barang atau jasa tersebut dijual.

Pendapatan = produk x harga penjualan

Dalam usaha budidaya ikan / udang pendapatan berasal dari produksi ikan / udang yang dikalikan dengan harga ikan / udang saat panen dan dinyatakan dalam bentuk uang.
Penyusutan

Cara menghitung penyusutan ada 5 macam :
  1. Penyusutan secara garis lurus : penyusutan benda modal sama setiap tahun. Misalnya harga mobil rp. 50.000.000,- dan umurnya ditaksir 5 tahun, maka setiap tahun disusut rp. 10.000.000,-
  2. Penyusutan secara prosentase tetap. Sama dengan cara pertama hanya dinyatakan dalam persen
  3. Penyusutan secara digit sum of years. Misal sebuah mesin berumur 5 tahun. Maka besarnya penyusutan berbeda-beda setiap tahunnya. Pada tahun pertama akan disusut sebesar : 5 / (1 + 2 + 3 + 4 + 5 ) x (harga beli – harga sisa). Tahun ke dua disusut 4 / ( 1 + 2 + 3 + 4 + 5 ) x (harga beli – harga sisa). Tahun ke lima disusut 1 / ( 1 + 2 + 3 + 4 + 5 ) x (harga beli – harga sisa).
  4. Penyusutan dengan cara memperhitungkan taksiran hasil pelayanan mesin selama taksiran jangka waktu umurnya. Misal sebuah mesin ditaksir umur ekonomisnya 5 tahun. Harga beli 50 juta rupiah. Setelah 5 tahun harga jual 8 juta rupiah. Maka nilai pelayanan mesin selama 5 tahun adalah 42 juta rupiah. Penyusutan setiap tahun 1/5 x 42 juta = 8 juta 400 ribu rupiah.
  5. Penyusutan secara terpendam (sinking fund method). Nilai pelayanan mesin merupakan dana yang ditanam yang harus dikembalikan secara cicilan setipa tahun, dengan menghitung bunga berbunga. Besarnya penyusutan setiap tahun :. Rp. 42.000.000,- x  i / (1 + i) n – 1. Dimana i = bunga bank. N adalah tahun perhitungan umur ekonomisnya.
Keuntungan
Keuntungan adalah selisih antara pendapatan total dengan biaya total. Bila dalam suatu usaha , pendapatan lebih besar dibanding dengan biaya yang digunakan maka nilai laba akan plus, berarti usaha tersebut memperoleh keuntungan
Untuk memperoleh keuntungan, usaha harus ditingkatkan dengan cara :
a. Menaikkan harga jual
b. Menjaga harga tetap, tetapi volume penjualan harus diperbesar
c. Menaikkan harga jual dan meningkatkan volume penjualan. 

Return of invesment (roi)
Return of invesment (roi) merupakan nilai keuntungan yang diperoleh pengusaha dari setiap jumlah uang yang diinvestasikan dalam periode waktu tertentu.
Analisis roi dihitung untuk mengukur sampai seberapa besar kemampuannya dalam mengembaliakan modal yang telah ditanam. Dengan demikian dapat digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan modal dalam perusahaan tersebut. 

Besar kecilnya roi ditentukan oleh :
1. Kemampuan pengusaha dalam menghasilkan laba
2. Kemampuan pengusaha dalam mengembalikan modal
3. Penggunaan modal dari luar untuk memperbesar perusahaan.

Besarnya roi dapat diperoleh dengan rumus seperti berikut :

Roi = laba usaha : modal usaha

Break even point
Break even point adalah suatu nilai dimana hasil penjualan produksi sama dengan biaya produksi sehingga pengeluaran sama dengan pendapatan. Pada saat itu pengusaha mengalami impas, tidak untung dan tidak rugi.

Untuk menentukan bep, hal yang harus diketahui  yaitu biaya atau modal (baik itu modal tetap atau variabel), harga jual dan tingkat produksi. 

Bep dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut : bep = biaya tetap : 1 – ( biaya variabel : penjualan) 

Benefit cost ratio ( b / c ) adalah nilai kelayakan suatu usaha.  Yang fungsinya untuk mengetahui sesuatu harus diproduksi pada periode berikutnya

Benefit cost ratio ( b/c ) mempunyai 3 kemungkinan, yaitu :
1. Bila b/c lebih besar dari 1, maka  proyek  diterima (b/c > 1)
2. Bila b/c lebih kecil dari 1, maka proyek  ditolak (b/c < 1)
3. Bila b/c sama dengan 1, tercapai break even point ( bep). 

Apabila b/c = 1 tergantung dari investor yang bersang-kutan, apakah usaha tersebut akan terus dilaksanakan atau tidak.
Rumus b/c adalah sebagai berikut :

B / c = hasil penjualan : modal produksi. 

Contoh : usaha budidaya udang windu sistem  semi-intensif . 
I. Biaya tetap
1. sewa kontrak lahan 1 ha
@ rp. 1000,- / m2____________________rp. 10.000.000,-
2. Pembuatan saluran pemasukan 100 m.
@ rp. 20.000,- / m____________________rp.    2.000.000,-
3. Pembuatan  saluran pembuangan 100 m
@ rp. 20.000,- / m____________________rp.     2.000.000,-
4. pembuatan 2 petakan tambak 
@ rp. 1.000.000,-_____________________rp.     2.000.000,-
5. pintu air 4 buah
@ rp. 200.000,-_______________________rp.        800.000,-


II. Biaya tidak tetap 
Untuk target produksi  750 kg / musim / ha.

III. Penyusutan investasi 20 % 
20 % x rp. 14.600.000,-__________________rp.      2.920.000,-

IV. Jumlah modal usaha
Rp. 14.600.000,- + rp. 6.850.000,-__________rp.    21.450.000,-

V. Hasil penjualan per musim 750 kg
@ rp. 40.000,-__________________________rp.   30.000.000,-

VI. Keuntungan permusim
rp. 30.000.000,__________________________rp. 2.920.000,- +
rp. _6.850.000,__________________________rp. 20.230.000,-

Berdasarkan hasil  perhitungan tersebut, berarti bahwa dengan pendapatan dari penjualan udang Rp. 8.920.249,85,-. Petambak udang tidak akan mendapatkan laba atau kerugian yang berarti impas. berdasarkan hasil perhitungan nilai keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut 9,9%.
Nilai tersebut berarti dengan modal rp. 21.450.000,- diperoleh penjualan sebesar 1,3986 kali. 

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat