sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Ternak Ikan anda lebih Hemat Pakai Tanaman Lemna Minor

Lemna biasanya disebut juga duckweed, genus ini dapat menjadi makanan alternatif bahkan menjadi makanan utama dalam budidaya ikan. Kandungan gizi lemna tidak kalah dengan azolla, dimana nilai proteinnya antara 25-45%, tergantung media tanam, tumbuhan lemna tersebut. semakin baik media yang digunakan nilai protein semakin tinggi.
Pakan alami ikan koi, unggas, tawes, lele ...
BUY LEMNA 

Lemna sendiri biasanya digunakan untuk pakan koi, kegunaan yang paling dirasakan dapat membuat warna ikan koi lebih cerah, yang dapat meningkatkan nilai jual ikan koi.
Selain ikan koi, lemna juga dapat menjadi pakan ikan seperti ikan ternak, lele, nila, ikan tawes, unggas dan sebagainya.
lele Lemna Minor

nila, ikan tawes Lemna Minor

Dalam budidaya ikan. Pakan menjadi salah satu kendala dalam berternak, terutama pada ikan. Untuk mengurangi jumlah biaya operasional pakan ikan, anda perlu mensiasati jenis pakan. Terutama dalam pemberian pelet, penggunaan lemna merupakan pilihan alternatif yang baik, dimana makanan ini bisa di budidayakan dan dapat mengurangi biaya pakan ikan.

Lemna juga menjadi Salah satu bahan baku sumber protein yang dapat dijadikan alternatif dalam pembuatan pakan buatan

Cara budidaya lemna lebih mudah dibandingkan dengan azolla, dimana daya hidupnya lebih tinggi, dan mudah untuk dikirim keberbagai kota. Budidaya lemna agar protein lebih tinggi sebaiknya dimedia yang sudah dipupuk terlebih dahulu.
Semakin baik media, pertumbuhan semakin cepat, Tinggi air dalam kolam berkisar 10 cm dari dasar subtrat kolam.

Menurut penelitian kandungan nutrisi lemna sangat tinggi, tanaman ini efektif memperbaiki kualitas air yang tercemar. Tanaman ini menjadi pakan utama ternak. Lemna memiliki potensi hijauan pakan alternatif kaya protein dan mineral sehingga tanaman ini potensial sebagai suplemen protein bagi ternak unggas. Tanaman ini juga sebagai biofertilizer untuk meningkatkan pertumbuhan plankton untuk pakan ikan dan ternak.

Manfaat Akuarium dan Tips Memelihara Ikan sebagai Dekorasi Rumah


Ikan hias merupakan jenis ikan yang memiliki banyak warna dan indah dipandang mata, keindahan ikan dapat menghilangkan stres. Ikan hias juga merupakan jenis ikan ekonomis tinggi, dengan harga dari ribuan sampai jutaan rupiah, diperdagangkan didunia.

Walau terbilang rumit dalam memelihara ikan, inti dari memelihara ikan di akurium adalah perawatan dan kontrol. Bisa dibersihkan tiap minggu atau sesuai jadwal anda.
Guna untuk menghindari kematian ikan, anda pasti tidak mau kan beli ikan harga jutaan mati.
Jangan bandingkan ikan dengan peliharaan seperti kucing, anjing dan sebagainya.
Ikan tidak dapat mencari makanan sendiri, kualitas air tidak cocok dapat menyebabkan kematian.

Walau terlihat rumit sebenarnya sangat sederhana, memilihara ikan di akurium juga dapat mempercantik dekorasi rumah. Terlihat indah, apalagi kalau anda kreatif dan dapat membuat akuarium cantik.


Manfaat- manfaat dan kegunaan Ikan hias di Rumah
1. Menurunkan Tekanan Darah TInggi 
Kecantikan Ikan Hias di dalam akuarium, terbukti saat memandangnya dapat membuat rilek dan menurunkan tekanan darah.
2. Penderita Alzeimer 
Memandangi ikan di dalam akuarium menurunkan tingkat agresifitas, dan menurunkankan supplement / obat dan meningkatkan nafsu makan, pikiran menjadi cenderung stabil

3. Memberi Efek Tenang untuk semua umur,
Bagi - bagi anak yang HIPERAKTIf, dirumah lari-lari terus, ini bagus banget di pasang dirumah. Orang dewasa dan anak yang memandang ikan has, menjadi lebih tenang dan lebih lelap tidur saat malam hari.


4. Menjernihkan Pikiran, Memberi kesejukan dan Mengurangi Strest serta memberi Inspirasi dan ide.

  • Memandang ikan hias bersama dekorasi dan air didalam akuarium terbukti memberi manfaat, Gerakan ikan akuarium memberikan perasaan terbawa. 
  • Dengan memandang sada dapat menghilangkan kebosanan dan strest.
  • Dengan pikiran jernih perasaan menjadi lebih damai, dan menimbulkan ide-ide cermelang, kreatif. 

5. Kejiwaan
Menurut penelitian ikan hias di dalam akuarium tidak hanya pada aspek emosional tetapi dapat membantu kondisi kejiwaan

6. Penyalur Hobi
Hobi ikan hias dapat menjadi pengisi waktu luang, dan lebih dekat dengan alam, mempercantik ruangan.

7. Pembawa Hoki atau Keberuntungan
Ikan hias memiliki sugesti memberikan keberuntungan pada jenis ikan tertentu, seperti ikan arwana, louhan, Ikan Mas Koki, Ikan Koi

8. Investasi dan Lahan Bisnis 
Harga ikan hias yang mencapai puluhan juta dapat manjadi lahan bisnis yang potensial

9. Menjaga kelestarian alam
Bagi anda yang berhasil memberikan kehidupan bagi ikan dan apalagi bisa ternaknya. Sudah termasuk melestarikan alam


Tips Memelihara Ikan Hias dalam akuarium
  1. Air jangan selalu diganti, ganti 10-20% saja setiap minggu
  2. Jangan gunakan dasar akuarium pasir jika ikan merupakan jenis ikan dasar, seperti sapu-sapu atau lobster, gunakan bebatuan penganti pasir. 
  3. Untuk jenis ikan besar seperti arwana hindari dekorasi tajam, dapat merusak sisik ikan
  4. Sediakan ikan pembersih, seperti keong, sapu-sapu dan udang. Jika anda suka mendekorasi aneh-aneh di akuarium. Kotoran-kotoran yang susah diambil bisa dibersihkan ikan tersebut. 
  5. Filter dan oksigen sangat penting
  6. Pada jenis ikan tertentu membutuhkan pemanas air. Untuk menaikkan suhu tertentu.
  7. Air yang digunakan harus bersih, sebaiknya air yang akan dimasukkan kedalam akuarium, didiamkan terlebih dahulu paling tidak 1 hari. Agar kotoran mengendap terlebih dahulu. 
Demikian manfaat akuarium dan tips memelihara ikan sehingga bisa menjadi dekorasi rumah, dibawah ini adalah video tentang cara mengurangi air dan membersihkan akuarium. Silakan disimak, Terima Kasih.


Explanation :
Alam Ikan Desember 2015
Thanks To Youtube

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Bingung Panen Spirulina, ini cara pengolahannya


Produksi spirulina di dapatkan pada hasil budidaya yang sebelumnya saya bahas, cara budidaya spirulina menggunakan akuarium 60 cm. Setelah 1-2 bulan hasil spirulina mulai dapat dipanen.

Proses - Proses Pengolahan Spirulina adalah sebagai berikut :
1. Budidaya (penumbuhan ganggang spirulina)
2. Pemanenan spirulina
3. Pencucian spirulina
4. Pengeringan
5. Penyimpanan Produk

Untuk menyaring atau mengambil spirulina ada beberapa teknik. Teknik yang diambil dari beberapa negara dan perusahaan. Berikut teknik cara pengolahan spirulina :

A. Pengolahan Cara pertama

  • Di negara chad Amerika Ukuran spirulina cukup besar dipisahkan dari medium filtrasi budidaya. Pemisahan spirulina dilakukan menggunakan penyaring sederhana (Alam Ikan 1)
  • Pengeringan dapat dilakukan dibawah sinar matahari atau menggunakan "spray" atau menggunakan Roller (Alamikan 1)
  • Penyimpanan spirulina cukup mudah karena tidak mudah terfermentasi


B. Pengolahan Cara Kedua
Spirulina pada saat proses pengeringan dan tableting menggunakan teknologi tingkat tinggi yaitu dengan alat "ocean chill Drying & Cold Tableting


C. Pengolahan Cara Ketiga
Menurut (Alam Ikan 2) Pengolahan ini bertujuan untuk membuat dalam bentuk bubuk dengan metode estraksi minyak, sehingga antara metode osmotic dan perkolasi, sehingga dapat diolah lebih lanjut menjadi bahan baku pembuatan biodisel. Proses osmotic dilakukan untuk memecah sel dan mendapatkan minya yang terkandung didalamnya.
Proses pengolahan menggunakan :

  • variabel pelarut asam (HCL) ,
  • variabel konsentrasi masing-masing (0,5;1,5;3;5 M)
  • variabel waktu perendaman 60, 90, 120,150, 180 menit, 360 menit
  • variabel volume pelarut yaitu 75 ml, 150 ml, dan 200 ml dilakukan pada suhu 30oC,


Penyaringan pertama dicuci dengan pelarut dan molaritas yang ditambah filtrat dan dilanjutkan dengan proses pemisahan menggunakan aquadest dan n-hexane. Kemudia dua fase tersebut dilanjutkan dengan distilasi pada suhu 69 derajat celcius.

Proses Perkolasi ekstraksi dilakukan menggunakan :

  • satu unit alat ekstraksi (labu leher tiga dilengkapi dengan kondensor dan termometer) dengan pelarut etanol 95% pada suhu operasi 30oC
  • Variabel waktu perendaman 3 jam dan 6 jam,
  • variabel volume pelarut etanol 95% sebanyak 75 ml, 150 ml, 200 ml,
  • residu dari filtrat pertama dicuci dengan pelarut etanol 2x25 ml kemudian ditambahkan pada filtrat pertama dan dilanjutkan dengan proses pemisahan dengan menambahkan aquadest dan n-hexane sehingga terbentuk dua fasa kemudian dipisahkan dengan distilasi pada suhu 69oC.
  • Pada hasil penelitian didapatkan yield minyak yang paling optimal didapat adalah dengan pelarut etanol 95% dengan kadar air pada fase hidroalkoholik 40,91% yield minyak yang didapatkan sebesar 77,24%


D. Pengolahan cara keempat
Pengolahan ini di lakukan oleh perusahaan Ultra Trend Biotech dan Cyanotech Company, yang melakukan budidaya jenis Spirulina Platensis.

  • Budidaya dilakukan di dalam kolam, kolam tersebut membutuhkan 10 galon bibit spirulina bervolume 19 liter.
  • Cara budidaya ini menggunakan 2 tahap tahap pertama budidaya di dalam galon volume 19 liter, kemudian budidaya didalam kolam ukuran tinggi 60 cm, lebar 6 cm, dan panjang 100 meter. Dengan suhu 20 derajat celcius.
  • Karena menggunakan jenis spirulina platensis, makan menggunakan air laut dikedalaman 6000 meter.
  • Cara panen, air kolam di pompa dan dimasukkan ke penyaring.
  • Kemudian di keringkan sisa air dikembalikan ke kolam budidaya
  • Pemanasan menggunakan "Spray drier"
  • Panas yang disemprotkan mesin mengubah bentuk spirulina, dari cairan menjadi bubuk kering.
  • Teknologi lain diaplikasikan menggunakan "ocean chill drying" Proses pengeringan beku itu menjamin tidak terjadinya oksidasi terhadap karoten dan asam lemak spirulina. Produk bisa bertahan lebih dari 5 tahun.

D. Cara pengolahan keempat

  • Spirulina yang sudah melalui proses sampai menjadi bubuk kering.
  • Dimasukkan kedalam ruang penyimpanan berpendingin.
  • Pengolahan bubuk spirulina, dijadikan dan dimasukkan ke dalam kapsul.
  • Ada juga yang di buat menjadi tablet.
  • Dikemas dalam botol dan kardus.

E. Cara pengolahan kelima

  • Spirulina yang dibudidayakan dengan tujuan untuk menambah gizi keluarga
  • Pemanenan spirulina disaring dengan cara sederhana menggunakan kain dsb. Lakukan proses pencucian menggunakan aquades, kemudian dilanjutkan air panas.
  • Kemudian bisa dimakan bersama buah-buahan, roti dan sebagainya.


F. Cara pengolahan yang lainnya
a. Bubuk spirulina dengan cara menggiling kepingan spirulina (spirulina yang telah dikeringkan dengan cara dijemur atau menggunakan oven).
b. Menambahkan spirulina pada yoghurt, (kapsul spirulina di campur pada proses akhir pembuatan yoghurt)
c. Spirulina Masker, (Kapsul spirulina 1-2 kapsul, masukkan air hangat sedikit sampai kental)
d. Silakan berkreasi

Demikian cara pengolahan hasil panen spirulina, jika masih bingung silakan lihat video dibawah ini tentang cara pemanenan spirulina dan dapat langsung dimakan.



Explanation :
Alam Ikan 1 : Suhartono 2000
Alam Ikan 2 : Riza, Elfera Y., dan Danang Harimurti W.  2009

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Manfaat kegunaan Azolla teknik pembuatan kolam


Menurut Alam Ikan; Tanaman Azolla sebagai jenis tumbuhan yang dapat dijadikan makanan penganti untuk berbagai hewan terutama unggas, ikan dan ternak. Azolla merupakan jenis pakan alami yang dapat digunakan untuk pakan ikan, dan pakan ternak. Dinegara  lain seperti china dan negara asia. azolla dapat digunakan untuk menyuburkan sawah dan meningkatkan produksi. dengan menjadikannya pupuk hijau. Hebatnya pupuk azolla dapat meningkatkan hasil panen sampai 158% per tahun menurut beberapa laporan.

Azolla dapat diberikan langsung untuk pakan, untuk azolla basah dapat langsung dimakan ikan, ternak, dan unggas.
Sedangkan untuk azolla kering dapat dicampur dengan pakan buatan atau pelet. untuk menambah nilai gizi. 
Pertumbuhan Azolla paku-pakuan untuk pakan ternak ikan dan unggas


Nilai Gizi azolla sebagai pupuk dan pakan
1. Untuk pemanfaatan azolla untuk pupuk dalam berat kering nilai gizinya sebagai berikut :
  • Nitrogen (N) 3-5%
  • Phosphor (P) 0,5-0,9 %
  • Kalium (K) 2 - 4,5 %
  • Sedangkan hara mikronya berupa 
  • Calsium (Ca) 0,4 - 1 %, 
  • Magnesium (Mg) 0,5 - 0,6 %, 
  • Ferum (Fe) 0,06 - 0,26 % dan 
  • Mangaan (Mn) 0,11 - 0,16 %.


2. Untuk pemanfaatan azolla sebagai pakan sebagai pakan ternak dan ikan dengan memberikan azolla segar yang masih muda. Dengan kandungan nilai gizi sebagai berikut :
  • Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 %, 
  • lemak 7,5 %, 
  • karbohidrat 6,5 %, 
  • gula terlarut 3,5 % dan 
  • serat kasar 13 %. 


Untuk Itik Azolla dapat dicampur kedalam pakan buatan denga  komposisi 15% dari total pakan itik. Hal ini dapat menghemat biaya pakan sebesar 15% otomatis anda mendapatkan keuntungan lebih besar. 


Kegunaan Tanaman Azolla 
  • penghijau dan penjernih air kolam ikan, sawah, kolam terpal, kolam semen, taman air
  • pakan alternatif alami ikan gurame, nila, mas, koi, lele, hias, lele, belut, patin 
  • pakan alternatif ayam, bebek, entog, angsa, broiler, pelung, bangkok, buras
  • pakan alternatif / pengganti rumput utk sapi, kambing, kerbau, domba tanpa ngarit /kemarau
  • bahan baku pupuk hijau dan kompos alami utk tanaman pekarangan, sawah, kebun, lahan gambut
  • sebagai pengurai air limbah dan lahan kritis berair misal : bekas galian c, air TPA sampah, kolam pemancingan
  • penstabil keasaman air / PH terutama kolam terpal, bak semen, toren cor tebar padat
Pakan alami ikan azolla dapat berupa basah dan azolla kering

Cara memperbanyak azolla
  • Siapkan kolam makin lebar makin baik. Misal kolam ukuran 3x2. dengan ketinggian 20 cm
  • siapakan kotoran ayam atau kotoran sapi atau kerbau. campurkan kotoran dengan tanah dengan komposisi kotoran : tanah sebesar 5 : 5
  • Masukkan tanah yang sudah dicampur kotoran. kedalam kolam dengan kedalaman sekitar 5-10 cm.
  • Kemudian masukkan air. 
  • Setelah selesai masukkan starter azolla atau bibit azolla yang sudah anda beli.

Untuk Lebih jelasnya



Produk Jual dari Alam Ikan
Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 


Semoga Bermanfaat

Manfaat Budidaya Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah Sejenis tanaman air yang hidup mengapung diatas permukaan air, eceng gondok dapat berkembang biak secara cepat di air. Tanaman eceng gondok sebenarnya merupakan tanaman yang buruk jika berada diperairan lepas karena dapat menghambat aliran air dan merusak sistem pelayaran, hal ini disebebakan jumlah eceng gondok yang banyak dalam suatu wilayah karena kecepatannya berkembangbiak. dan Eceng gondok dapat tumbuh mencapai 1 meter jika dibiarkan tanpa pengawasan.

Manfaat eceng gondok untuk budidaya ikan  
Eceng gondok dapat dijadikan tanaman yang efektif untuk membuang kotoran ikan di air. Akar yang tua berwarna hitam dan muda berwarna putih. Akarnya dapat tumbuh hingga 45 cm. Kalau dasar kolamnya lumpur dan akarnya sudah sampai kesana, ia akan tumbuh lebih cepat lagi.

Eceng gondok dapat mengendalikan pemangsa oksigen kolam seperti ganggang, hal ini desebabkan eceng gondok akan menutupi perairan sehingga sinar matahari tidak turun kedasar, dan memakan nutrisi yang dibutuhkan oleh ganggang tersebut

Eceng gondok merupakan tanaman air yang dijadikan tempat untuk pemijahan ikan seperti ikan cupang, dan ikan lainnya. 

Eceng gondok selain dapat menghambat sinar matahari, juga dapat menjadi peneduh perairan sehingga ikan tidak kepanasan, dan sebagai tempat bersembunyi ikan. fungsinya untuk menaungi air kolam dan menyediakan tempat bagi ikan untuk kabur dari panas matahari.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Fungsi dan Dampak Hydrilla verticilata

Ciri -Ciri Hydrilla Verticilata
Hydrilla adalah tumbuhan Spermatophyta yang selalu hidup di dalam air, sehingga adaptasi tumbuhan ini berbeda dengan Spermatophyta darat. Hydrilla merupakan tumbuhan yang selalu tenggelam, biasanya berakar, hidup selamanya di air dengan panjang batang mencapai 9 m (30 kaki). Berasal dari rimpang dan berujung dengan umbi kecil. Dinding selnya tebal untuk mencegah osmosis air yang dapat menyebabkan lisisnya sel. Sel Hydrilla berbentuk segi empat beraturan yang tersusun seperti batu bata. Memiliki kloroplas dan klorofil yang terdapat didalamnya. Pada daun Hydrilla, dapat pula diamati proses aliran sitoplasma, yaitu pada bagian sel – sel penyusun ibu tulang daun yang memanjang di tengah – tengah daun. Pada hydrilla juga terdapat trikoma yang berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan.Hydrilla memiliki resistensi yang tinggi terhadap salinitas (> 9-10 ppt) dibandingkan dengan tanaman air lain yang terkait di air tawar. Hydrilla mirip beberapa tanaman air lainnya, termasuk Egeria dan Elodea.

Kebiasaan dan Habitat
  • Hydrilla dapat tumbuh  dengan cabang atau akar fragmen walaupun tanaman tersebut rusak
  • Beberapa jenis Hydrilla dapat bertahan di iklim tertentu seperti Monoecioes bertahan di iklim utara, Dioecious kurang toleran dingin,
  • Hydrilla kurang toleran dingin
Fungsi Hydrilla Verticillata
  • Hydrilla verticillata memiliki fungsi sebagi zat hara dan dapat menurunkan kadar Cr dalam limbah. Seperti sumber hara pada pertanian kacang tanah. Unsur hara pada hydrilla verticillata dapat dijadikan sebagai sumber pupuk organik yang berguna untuk kegiatan pertanian. 
  • Menurut (Alam Ikan 2) persentase kandungan gizi dari Hydrilla verticillata adalah : 1,74 % protein; 0,54 % lemak; 1,82 % serat kasar; 1,51 % abu; 3,97 % karbohidrat; dan 90,42 % air. 
  • Tanaman Hydrilla verticillata dapat menurunkan kadar logam Cr dalam limbah penyamakan kulit hingga 95,85 % dengan waktu penyerapan 8 hari. Penyerapan Cu dengan tanaman air jenis Hydrilla verticillata cenderung meningkat sampai hari ke-15. 
Menurut (Alam Ikan 1) tanaman Hydrilla verticillata mempunyai dampak sebagai berikut :
  • Cabang lebat yang ada dipermukaan air mengganggu dan menghambat masuknya cahaya matahari ke tanaman lain, yang pada gilirannya dapat secara signifikan mengurangi tanaman air dan keanekaragaman hayati hewan. 
  •  H.verticillata dapat mempengaruhi ukuran ikan dan jumlah populasi 
  • Predator tidak dapat berburu secara efektif pada hydrilla yang cukup tebal
  • Mengganggu kapal dan perahu motor nelayan dapat menjadi kusut dan daerah renang tersedak. 
  • Menghambat saluran irigasi, memperlambat pengendalian banjir kanal, menciptakan air tergenang yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk, dan padatan atau seresahnya bahkan dapat menyebabkan banjir, dan 
  • Dapat mengubah kualitas air dengan menurunkan kadar oksigen dan peningkatan pH dan suhu air. 
Explanation :
Alam Ikan 1 : Niwa, 2003
Alam Ikan 2 : Tungka dan Rondo, 1991

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Spirulina Sebagai Pakan Alami Ikan

Cara Budidaya Spirulina Sebagai Pakan Alami Ikan
Spirulina merupakan salah satu mikroalga yang termasuk ke dalam kelompok Cyanobacteria. Spirulina berbentuk filamen, biasanya hidup di danau atau di perairan dengan kandungan garam yang tinggi. Saat ini spirulina banyak dimanfaatkan dalam bioteknologi nutrisional, industri, lingkungan, serta banyak dimanfaatkan juga sebagai bahan tambahan makanan pada pakan ikan (Alam Ikan 1) .


Hal ini dikarenakan kandungan  beberapa zat seperti protein, mineral, vitam B12, karatenoida, asam lemak esensial seperti asam linolenat (Alam Ikan 2). Spirulina dimanfaatkan sebagai bahan makanan pada manusia dikarenakan hasil ekstraksinya menunjukkan beberapa keuntungan fisiologis seperti antioksidan, antimicrobial, anti-inflamantory, antiviral, dan antitumoral (Alam Ikan 3)

Parameter Spirulina
Spirulina: pH optimal 7,2-9,5 dan maksimal 11; suhu optimal 25-35 derajat C; tahan kadar garam tinggi, yaitu sampai dengan 85 gram /liter.


Jenis-jenis makanan
Jenis-jenis makanan alami yang dimakan ikan sangat beragam, tergantung pada jenis ikan dan tingkat umurnya. Beberapa jenis pakan alami yang dibudidayakan adalah : (a) Chlorella(b) Tetraselmis(c) Dunaliella; (d) Diatomae(e) Spirulina(f) Brachionus(g) Artemia; (h) Infusoria; (i) Kutu Air; (j) Jentik-jentik Nyamuk; (k) Cacing Tubifex/Cacing Rambut; dan (l) Ulat Hongkong




Pakan Buatan
Bentuk pakan buatan ditentukan oleh kebiasaan makan ikan.
Larutan, digunakan sebagai pakan burayak ikan dan udang (berumur 2-30 hari). Larutan ada 2 macam, yaitu : (1) Emulsi, bahan yang terlarut menyatu dengan air pelarutnya; (2) Suspensi, bahan yang terlarut tidak menyatu dengan air pelarutnya.
Tepung halus, digunakan sebagai pakan benih (berumur 20-40 hari). Tepung halus diperoleh dari remah yang dihancurkan.
Tepung kasar, digunakan sebagai pakan benih gelondongan (berumur 40-80 hari). Tepung kasar juga diperoleh dari remah yang dihancurkan.
Remah, digunakan sebagai pakan gelondongan besar/ikan tanggung (berumur 80-120 hari). Remah berasal dari pellet yang dihancurkan menjadi butiran kasar.
Pellet, digunakan sebagai pakan ikan dewasa yang sudah mempunyai berat > 60-75 gram dan berumur > 120 hari.
Waver, berasal dari emulsi yang dihamparkan di atas alas aluminium atau seng dan dkeringkan, kemudian diremas-remas.
Manfaat Pakan Alami
Sebagai bahan pakan ikan, udang, atau hasil perikanan lainnya, baik dalam bentuk bibit maupun dewasa.
Phytoplankton juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami pada budidaya zooplankton.
Ulat Hongkong dapat dimanfaatkan untuk pakan ikan hias, yang dapat mencermelangkan kulitnya.
Pakan buatan dapat melengkapi keberadaan pakan alami, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas.
Limbah yang berupa kepala dan kaki udang dapat dibuat tepung udang, sebagai sumber kolesterol bagi pakan udang budidaya.
Persiapan Tempat Spirulina
Dalam wadah 1liter
Dapat menggunakan botol erlenmeyer. Botol, slang plastik, dan batu aerasi dicuci dengan deterjen dan dibilas dengan larutan klorin 150 ml/ton.

Wadah diisi air medium yang telah disaring dengan saringan 15 mikron sampai 300-500 ml, dan berkadar garam 28-35 untuk Diatomae laut dan air tawar untuk Diatomae tawar. Kemudian disterilkan dengan cara direbus, diklorin, atau disinari lampu ultraviolet.

Medium dipupuk dengan jenis dan takaran sebagai berikut:
  • Larutan A= KNO3 20,2 gram + Air suling 100 ml
  • Larutan B= Na2HPO4 2,0 gram + Air suling 100 ml
  • Larutan C= Na2SiO3 1,0 gram + Air suling 100
  • Larutan D= FeCl3) 1,0 gram + Air suling 20 ml

Setiap 1 liter medium diberi larutan A, B, C, sebanyak 1 ml dan larutan D 4 tetes. Kemudian diaerasi dengan batu aerasi dan sumber udara dapat berasal dari mesin blower, kompressor atau aerator.

Pupuk lain yang dapat ditambahkan:
  • EDTA (Ethylene dinitrotetraacetic acid)=10 mg/l
  • Tiamin-HCl (vitamin B1) = 0,2 mg/l
  • Biotin = 1,0 mg/l
  • Vitamin B12 = 1,0 mg/l
  • Tembaga sulfat kristal CuSO4.5H2O = 0,0196 mg/l
  • Seng sulfat kristal ZnSO4.7H2O = 0,044 mg/l
  • Natrium molibdat-NaMoO4.7H2O = 0,02 mg/l
  • Mangan klorida kristal-MnCl2.4H2O = 0,0126 mg/l
  • Kobalt korida kristal-CoCl2.6H2O = 3,6 mg/l
Dalam wadah 1 galon (3 liter):
Wadah dicuci dan diisi air medium.
Medium dipupuk dengan jenis dan takaran sebagai berikut:
  • Urea = 100 mg/l
  • Kalium hidrofosfat-K2HPO4 = 10 mg/l
  • Na2SiO3 = 2 mg/l
  • Agrimin = 1 mg/l
  • Besi klorida-FeCl3 = 2 mg/l
  • EDTA (Ethylene dinitrotetraacetic acid) = 2 mg/l
  • Vitamin B1 = 0,005 mg/l
  • Vitamin B12 = 0,005 mg/l
Dalam wadah 200 liter dan 1 ton
Wadah dicuci dan diisi air medium.
Medium dipupuk dengan jenis dan takaran sebagai berikut :
  • Urea-46 = 100 mg/l
  • K2HPO4 atau KH2PO4 = 5 mg/l
  • Na2SiO3 = 2 mg/l
  • Agrimin = 1 mg/l
  • Besi klorida-FeCl3 = 2 mg/l
  • 16-20-0 = 5 mg/l
Wadah dan peralatan lainnya dicuci, kemudian diisi medium dengan kadar garam 15-20 permil. Selanjutnya diberi pupuk cair 1 ml/l, kemudian diaerasi dan dibiarkan sebentar.

Pemeliharaan Pakan Alami
  • Dalam pemeliharaan harus diperhatikan penempatan wadah agar cukup mendapat cahaya, sehingga fotosintesa dapat berjalan lancar.
  • Setelah tercampur merata, bibit dimasukkan sebanyak 1/5-1/10 bagian. Empat hari setelah masa pemeliharaan, dapat dipanen dan dikultur pada wadah yang lebih besar.
Explanation :
Alam Ikan 1 : Ahsan et al 2008
Alam Ikan 2 : Henrikson 2009
Alam Ikan 3 : Spolaore et al 2006

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Hydrilla Tanaman Air Budidaya

Hydrilla vertisillata adalah tanaman yang selalu hidup didalam air dan memiliki kegunaan bagi beberapa Budidaya ikan. Hydrilla atau lebih sering disebut gulma air adalah tumbuhan tenggelam, biasanya berakar, hidup selamanya di air. Hydrilla dalam jumlah yang sesuai dengan ukuran kolam dapat menjadi nilai positif bagi budidaya ikan ataupun hiasan kolam. Kolam terlihat lebih cantik dan Hydrilla menjadi tempat untuk bermain ikan. Gulma atau Hydrilla dapat juga menjadi tempat untuk pemijahan ikan. Sperti ikan pedang.

Efek negatif Hydrilla Tanaman Air
Jumlah berlebihan pada hdrylla dapat menyebabkan perairan maupun pada dunia budidaya. Hydrilla verticillata dapat mempengaruhi ukuran ikan dan tingkat populasi di mana ikan predator tidak dapat berburu efektif dalam tikar tebal. 

Jumlah padat pada perairan juga mengganggu nelayan, menghambat saluran irigasi, memperlambat pengendalian banjir kanal, menciptakan air tergenang yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk, dan padatan atau seresahnya bahkan dapat menyebabkan banjir, dan mengubah kualitas air dengan menurunkan kadar oksigen dan peningkatan pH dan suhu air .


Klasifikasi Hydrilla Vertisillata
Menurut (Alam Ikan 1), klasifikasi Hydrilla adalah sebagai berikut :
Filum       : Spermatophyta
Subfilum   : Angiospermae
Kelas        : Monokotelidon
Familia      : Hydrocharitaceae
Genus       : Hydrilla        
Spesies      : Hydrilla Verticillata

Ciri dari Hydrilla verticillata memiliki rimpang putih kekuningan tumbuh di sedimen bawah air yang tumbuh sampai dengan kedalaman 2 m. Hydrilla adalah tanaman produktif, yang tumbuh dengan cepat dalam air dan dapat berkembang dari beberapa sentimeter sampai 20 meter. Daun kecil (1 / 2 - 3 / 4 inci).

Kegunaan Hydrilla
  • Hydrilla dalam dunia ikan hias dapat dijadikan sebagai penghias akuarium/aquarium seperti jenis tanaman lainnya
  • Kegunaan Hydrilla dapat juga menjadi tempat untuk pemijahan Ikan hias , Biasanya digunakan untuk ikan-ikan ukuran kecil.
  • Menjadi sumber makanan ikan 
  • Tempat Sembunyi Ikan

Tapi dalam habitat aslinya tanaman Hydrilla lebih banyak menyebabkan kerugian, sehingga penggunaan yang berlebihan dapat merusak kadar perairan kolam/ akuarium.

Explanation :
Alam Ikan 1 : Pancho dan Soerjani, 1978

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat