sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Makanan Alami Ikan - Jenis Media Kultur Budidaya

Makanan Alami Ikan Jenis Media Budidaya

Jenis media yang dapat digunakan untuk membuat beternak berbagai pakan alami ikan, sebut saja PANONI (pakan alami ikan dari oraganisme mini)
PANONI adalah sumber makanan alami ikan khusunya anak ikan berupa organisme mini atau kecil,
PANONI adalah sumber makanan alami ikan khusunya anak ikan berupa organisme mini atau kecil,
Berikut jenis pakan alami ikan seperti :
1. Cacing sutra
2. Kutu air 
3. cacing tanah
4. ulat hongkong
5. microworm
6. infusoria
7. Rotifera
8. Chollera
9. Artemia
10. Tetraselmis
11. Dunaliella
12. Spirulina
13. Keong Mas


Jenis Pakan Buatan
1. Pelet Buatan
2. Sisa ampas tahu
3. Sisa pasar
4. Kotoran kultur intensif

1. Sayuran
Sayuran yang dapat digunakan untuk media awal untuk ternak hewan sebagai sumber pakan ikan
- sayuran hijau seperti daun kol, daun bayam, timun, Jerami, rumput kering, sawi.
- Jenis tanaman hidrilla, eceng gondok
walaupun tidak ada syarat khusus, tanaman yang digunakan mudah busuk dan mengandung banyak air, sehingga mudah untuk pertumbuhan bakteri, yang merupakan sumber makanan dari PANONI. Jenis PANONI khususnya dari jenis organisme seperti infusoria, ulat hongkong, cacing tanah

2. Buah
Buah yang digunakan memiliki kadar air yang cukup tinggi, murah dan mudah didapatkan
- buah pepaya, pisang, timun buah, semangka,  ampas kepala, Daun Pepaya

3. Kotoran Hewan
Kotoran hewan dapat berupa kotoran kering dan kotoran basah, lebih baik menggunakan kotoran kering yang sudah berumur sehingga lebih cepat dalam pertumbuhan bakteri
misal kotoran ayam, kotoran sapi, kotoran kerbau, kotoran bebek, kotoran kambing dll.

4. Karbonhidrat
Jenis ini merupakan bahan makanan yang mengandung karbonhidrat tinggi
misal sisa roti, tepung terigu, nasi sisa, ragi roti

5. Batang pohon
Batang pohon yang mudah busuk di dalam air,
Misal batang pohon pepaya, batang pohon pisang,

6. Bahan Makanan
Jenis ini dapat berupa makanan yang diproduksi oleh pabrik seperti dedak, ampas tahu, tetes tebu, tepung ikan, probiotik, ragi tempe, Tepung kasar, remah, pellet, waver, tepung terigu

7. Protein sisa
Jenis ini merupakan sumber bakteri dari sisa hewan, seperti ikan runcah, jeroan ayam, hewan, ikan asin, keong, limbah pasar ikan

8. Pengayaan Media Pakan Panoni

Menggunakan HUFA, Minyak Emulsi, Ragi roti , vitamin c, protein dapat dilakukan untuk rotifera branchionus

9. Kultur Kimia
Media agar-agar campuran air laut, dengan pemupukan KNO3, FeCL, NaH2PO4, H20 digunakan untuk kultur Phytoplankton jenis chlorella

10 Penggunaan Garam
Penggunaan garam dalam budidaya pakan alami yang hidup di laut seperti artemia

11. Kimia
Bahan berupa zat dari TSP, Urea, ammonium,

Untuk jenis seperti tetraselmis dapat berupa bahan kimia sebagai berikut

  • Natrium nitrat – NaNO3 = 84 mg/l
  • Natrium dihidrofosfat-NaH2PO4 = 10 mg/l atau Natrium fosfat-Na3PO4 = 27,6 mg/l atau Kalsium fosfat-Ca3(PO4)2 = 11,2 mg/l
  • Besi klorida – FeCl3 = 2,9 mg/l
  • EDTA (Ethylene dinitrotetraacetic acid) = 10 mg/l
  • Tiamin-HCl (vitamin B1) = 9,2 mg/l
  • Biotin = 1 mikrogram/l
  • Vitamin B12 = 1mikrogram/l
  • Tembaga sulfat kristal CuSO4.5H2O = 0,0196 mg/l
  • Seng sulfat kristal ZnSO4.7H2O = 0,044 mg/l
  • Natrium molibdat-NaMoO4.7H2O = 0,02 mg/l
  • Mangan klorida kristal-MnCl2.4H2O = 0,0126 mg/l
  • Kobalt korida kristal-CoCl2.6H2O = 3,6 mg/l

Bahan diatas digunakan untuk sumber bakteri yang akan menjadi sumber makanan, bagi hewan atau organisme yang biasa digunakan untuk PANONI, Tujuan sebagai sumber makanan ikan khususnya burayak ikan atau benih atau anak ikan.

Sumber makanan PANONI seharusnya memiliki kadar protein yang tinggi, karena pada dasarnya PANONI ini kadar protein pada tubuhnya di pengaruhi oleh sumber makanan. Dalam sebuah penelitian sebuah PANONI pasti memiliki kisaran protein yang cukup tinggi, seperti 20%-40% hal ini memang benar, karena sumber protein dalam tubuh PANONI sangat dipengaruhi makanan dan media tempat pertumbuhannya. Semakin baik media budidaya PANONI akan membuat kualitas makin baik yang akan langsung berefek pada pertumbuhan ikan.

Jadi bagaimana kalau medianya kekurangan protein, kemungkinan besar kadar protein PANONI hanya di kisaran paling bawah,kita ambil contoh kutu air memiliki protein 30-40% kemungkinan besar protein kutu air hanya di kisaran 30% saja.

Tags : Jenis media budidaya cacing sutera, jenis media kutu air, jenis media caing tanah, jenis media pelet buatan, bahan pembuatan media budidaya, cacing sutera,Cacing sutra, Kutu air , cacing tanah, ulat hongkong, microworm, infusoria, Jenis bahan pakan alami ikan.

Cara Kotoran Sapi menjadi Pakan Budidaya Lele

Alternatif pakan buatan dari kotoran sapi untuk budidaya ikan lele. Dengan banyaknya jenis pakan alternatif untuk lele, karena lele merupakan ikan yang cukup rakus. Untuk pembesaran ikan lele perlu diperhatikan biaya yang akan dikeluarkan terutama dalam hal pakan. Untuk mengurangi biaya pakan antara lain adalah dengan mengolah limbah atau kotoran sapi menjadi pakan alternatif untuk lele. Seperti cara Cara Ampas Tahu menjadi Pakan Alternatif Lele, dan Cara Limbah Pasar menjadi Pakan Lele.

Alasan mengapa yang digunakan adalah kotoran sapi? Hal ini karena kotoran sapi lebih cepat diuraikan dan menghasilkan organisme dengan bantuan probiotik sehingga bisa digunakan sebagai pakan utama lele.



Waktu panen penggunaan pakan buatan kotoran sapi. Memerlukan waktu yang lebih lama dari pakan yang lain. Cara budidaya biasa dengan menggunakan pellet dengan pakan alternatif kotoran sapi memiliki perbandingan biaya pakan akan sangat jauh berbeda. Bahkan menggunakan pakan organik dari fermentasi kotoran sapi ini dapat menghemat pakan 30-60%. Budidaya lele

Dengan pakan organik dari kotoran sapi banyak sekali manfaatnya, diantaranya adalah

  • tidak perlu sering mengganti air kolam, lele organik mempunyai rasa daging yang lebih gurih, 
  • air bekas budidaya lele organik sangat baik untuk memupuk tanaman baik untuk pembibitan tanaman hortikultura (cabe, tomat dan lain-lain) 
  • ataupun untuk pembibitan tanaman keras seperti bibit jabon, sonokeling dan lain-lain serta masih banyak lagi manfaat lele dengan pakan organik ini.



Cara pembuatannya Pakan alternatif lele adalah sebagai berikut:

  1. Kumpulkan kotoran sapi yang telah dikeringkan
  2. Dalam keadaan kering kotoran sapi tersebut di masukkan ke dalam kolam
  3. Campurkan larutan probiotik dan tetes tebu/gula dengan perbandingan 1 liter probiotik Biocatfish 2 liter tetes tebu/gula dan 10 liter air sampai merata.
  4. Dalam waktu 7-10 hari akan tumbuh plankton-plakton yang akan menjadi pakan utama lele.
  5. Cara pemberian pakan untuk lele cukup diambil beberapa ember dari kolam yang berisi plankton tadi kemudian dimasukkan kedalam kolam lele dan dalam waktu kurang lebih 3- 4 bulan lele bisa di panen.
Explanation :
Alam Ikan 1 :  deptan.go.id

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Ampas Tahu menjadi Pakan Alternatif Lele

Pakan alternatif ampas tahu merupakan pakan buatan dengan bahan utama tahu dicampur berbagai bahan lain. Ada banyak cara dalam pembuatan pakan alternatif lele seperti Cara Limbah Pasar menjadi Pakan Lele dan Cara Kotoran Sapi menjadi Pakan Budidaya Lele. Cara Budidaya lele anda dapat membuat ramuan pakan organik yang berbahan dasar "Ampas Tahu" dengan tujuan agar lele dapat berkembang seperti di habitat aslinya yaitu memakan makanan yang berasal dari bahan organik dan ikan lele akan tumbuh dengan baik.

Selain itu hal tersebut juga untuk menekan atau mengurangi biaya pengeluaran serta mengurangi menumpuknya limbah dari Ampas Tahu tersebut. budidaya ikan lele organik sangatlah murah dan mudah. Sebab harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pellet harganya terus mengalami kenaikan, saat ini sudah di atas Rp 9.000. Sedangkan harga pakan lele organik cuma berkisar Rp 2.000 - 3.000 perliter atau pun per kg fermentasi ampas tahu tergantung harga bahan mentah yang digunakan.

Bahan-bahan untuk membuat Ampas Tahu menjadi Pakan Alternatif Lele sebagai berikut:
1. Ampas Tahu 5 Kg
2. Dedak Halus 5 Kg
3. Tepung Ikan 1 Kg
4. Tetes Tebu/Molase 1 liter
5. Probiotik 200 ml
6. Ragi Tempe 2 sdm

Setelah seluruh bahan dicampur dan diaduk rata kemudian dimasukkan ke dalam drum/ember/kantong plastik yang diberi lobang udara dengan menggunakan selang untuk mengalirkan gas/udara yang ujungnya ditutup plastikatau bekas gelas air mineral tetapi jangan terlalu tertutup rapat (sebagian terbuka untuk keluar masuknya oksigen).

Kemudian disimpan dan dibiarkan selama 5 hari agar terjadi proses fermentasi secara alami.

Setelah di Fermentasi 5 hari Pakan Lele Organik sudah bisa dimanfaatkan dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Bisa diberikan langsung ke Lele dengan cara dikepalkan sehingga lele bisa mengkonsumsi secara langsung
  • Disarankan diberikan ke Lele yang umurnya diatas 1 bulan dari penebaran ukuran benih 5-7, sebelumnya bisa diberikan dari hasil fermentasi dan pakan alami pupuk kandang
  • Pemberiannya jangan bersamaan dengan pemberian pellet ikan
  • Prosentase pemberian 5% dari Biomas Ikan (1,5 – 2 kali jumlah pemberian pakan Pellet).
  • Frekuensi pemberian pakan lele organik dari ampas tahu ini bisa 2 – 3 kali sehari diberikan pada pagi/siang hari
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Limbah Pasar menjadi Pakan Lele

Limbah pasar merupakan alternatif pakan buatan untuk lele, seperti pakan buatan lain, Cara Kotoran Sapi menjadi Pakan Budidaya Lele dan Cara Ampas Tahu menjadi Pakan Alternatif Lele, Dengan adanya jenis lele jenis phyton dan masamo, serta akan hadirnya strain lele sangkuriang jilid II yang semakin menggusur kepopuleran lele Dumbo yang eksis sejak tahun 80-an. Dengan berbagai keunggulan seperti pertumbuhan yang cepat, pakan lebih hemat, ikan lebih kuat dan tahan terhadap berbagai penyakit membuat ikan lele semakin hari semakin diminati masyarakat.

Semakin tingginya permintaan pakan buatan untuk ikan lele maka semakin hari harga pakan pellet semakin tinggi saja. Harga pakan pellet dipasar dengan kadar protein 28-30% memiliki harga kisaran  Rp 240.000,-/sak(30kg) sedangkan pakan pellet dengan kandungan protein 31-33% dipatok harga Rp 270.000,-/sak(30kg). Mahalnya harga pakan ikan lele membuat para peternak lele berpikir ulang berkali-kali untuk budidaya lele. Oleh karena itu harus betul-betul pandai dalam management pakan lele. Jika 100% pakan beli dari toko pertanian. Maka perlu dilakukan manajemen pakan untuk mengurangi biaya pakan lele. Dengan pembuatan pakan alternatif dari limbah pasar.
Bahan yang dapat menjadi Pakan Lele dari Limbah pasar
1. Limbah ikan di pasar
2. Usus/jeroan ayam
3. Bekicot / keong mas
4. Kotoran sapi

Nah, pada point 1-3 di atas, semuanya dapat diberikan secara langsung tanpa melalui proses hingga menjadi pakan siap pakai. Sedangkan kotoran sapi (Tletong) harus melalui beberapa tahapan agar bisa menjadi pakan yang memiliki kadar protein yang cukup untuk lele. Berikut akan akan diuraikan cara pembuatan pakan alternatif dari kotoran sapi.

Cara Membuat Pakan Alternatif dari Kotoran Sapi (Tletong) :

  • Ambil limbah kotoran ternak/sapi kira-kira 10 kg
  • Masukkan 20 tutup botol biocatfish yang merupakan probiotik khusus lele ke limbah kotoran sapi
  • Tutup rapat dalam wadah kedap udara (untuk mempercepat proses penguraian, penyatuan semua zat/kandungan atau inilah yang disebut fermentasi)
  • Setelah minimal 24 jam beri lubang untuk udara masuk biarkan selama minimal 3 hari semakin lama semakin bagus (setelah 3 hari lebih akan keluar cacing)
  • Pakan sudah jadi dan siap diberikan ke lele 
Untuk mempercepat proses penguraian kotoran ternak, dapat juga diberi tambahan berupa ampas kelapa, air beras, air kelapa, atau kulit buah-buahan sesuai dengan ketersediaannya ditempat masing-masing.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Pelet Buatan Sendiri Pakan Budidaya Ikan

Pakan Pelet merupakan pakan utama dalam budidaya pembesaran, karena biaya yang cukup tinggi pelet biasa diganti dengan pakan alternatif lain. Seperti Pakan Alternatif Lele dari Ampas Tahu, Pakan Lele dari Limbah Pasar, Pakan Alami Lele dari Kotoran Sapi, dan Pakan Alami. Tetapi pakan alami lebih difokuskan misalnya pakan larva lele, ataupun jenis lainnya. 

Untuk Budidaya Intensif sering kali penggunaan pakan pelet menjadi makanan utama sehingga tidak heran jika sampai 100% makanannya adalah pelet. Tetapi pelet memiliki harga yang sangat tinggi, menjadikan biaya yang dikeluarkan akan sangat banyak. Biaya yang cukup tinggi akan berdampak pada keuntungan pemilik budidaya. 

Untuk Mengatasi biaya pakan pelet berikut cara membuat pelet buatan untuk budidaya ikan :
Bahan Baku Pelet buatan
Bahan Pelet Alami yang merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral. Pelet dibuat dan diramu dari berbagai bahan baku. Syarat pelet buatan adalah sebagai berikut :
  • Mengandung nilai gizi yang tingi
  • Mudah diolah tidak mengandung racun
  • Harga yang murah atau terjangkau
  • Mudah diperoleh baik dari segi waktu maupun jumlah
  • Bukan makanan pokok manusia
  • Butirannya halus atau bisa dihaluskan

Bahan Baku utama yang mempunyai kadar protein tinggi antara lain:
  • Dedak
  • Keong Mas
  • Ikan asin BS Super
  • Daun pepaya
  • Vitamin
  • Konsentrat
  • Ragi tempe


Terlebih dahulu dibuat rencana kadar protein dalam pelet yang dibuat dan kadar protein yang kami buat adalah 35 %. Kemudian kami gunakan tabel kandungan protein pada bahan-bahan yang kami digunakan. Berikut adalah kadar protein bahan-bahan tersebut :

NoBahanProtein
1Keong Sawah64,6
2T. daun Pepaya20,7
3Kosentrat9,24
4Ikan asin19,54
5Dedak12,75

Kebutuhan Bahan 100 Kg Pelet

Sumber Protein =51%Persen(%)Pembulatan
Keong Sawah51%*3/438,340
T. daun Pepaya51%*1/412,810
Sumber Protein =49%Persen(%)
Kosentrat49%*1/133,84
Ikan asin49%*6/1322,623
Dedak49%*6/1322,623
Total100

Cara dan prosedur Pembuatan Pelet :
  • Bahan-bahan berupa dedak, keong sawah, konsentrat dan vitamin dicampur hingga merata kemudian tambahkan ragi tempe sebanyak 125 gram (3 sendok makan), aduk lagi hingga merata.
  • Adonan tersebut kemudian ditutup rapat dan di diamkan selama semalam, tujuannya adalah agar proses fermentasi berlangsung dengan baik.
  • Setelah didiamkan semalam, pagi harinya adonan tersebut dicampur dengan ikan asin dan daun pepaya yang sebelumnya digiling/dilumatkan terlebih dahulu.
  • Cetak dengan menggunakan mesin pelet.
  • Setelah jadi kemudian pelet dijemur menggunakan wadah yang lebar di terik matahari.
  • Setelah kering pelet dikemas dalam kantong plastik yang kedap air dan tempatkan dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.

Analisis Perhitungan Biaya Produksi
BahanKebutuhan (kg)Harga/Kg (Rp)Jumlah (Rp)
Keong Sawah401.560.000
Daun Pepaya105005.000
Ikan asin BS Super232.557.500
Dedak233.580.500
Kosentrat41248.000
Total100250.000
Biaya Produksi /kg             = Rp 251.000 : 100  = Rp 2.510



Biaya/Kg   :
T. Kerja250.000
BBM250.000
Karung100.000
Lain-lain100.000
Total biaya prod/Kg. (Rp)3210.000
Harga jual/kg4.500
Keuntungan/kg1.290
PROD/BULAN (Kg)240
PENDAPATAN BERSIH/BLN   :Rp 309.600

Explanation :
Alam Ikan 1 : penyuluhanrembang.org

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat