sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Budidaya Spirulina Sukses menggunakan Akuarium 60 cm


Budidaya Spirulina Sukses menggunakan Akuarium 60 cm
Pada budidaya spirulina kali ini menggunakan akuarium dengan panjang 60 cm, bisa juga menggunakan panjang 40 cm. Spirulina (Artrosphira) adalah ganggang hijau biru sumber nutrisi yang kaya akan asam amino esensial, vitamin, mineral, dan karotenoid. Spirulina dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran bermanfaat bagi kesehatan. Hebatnya lagi spirulina menjadi makanan untuk para astronot untuk menempuh perjalanan luar angkasa. 

Hal penting dapal budidaya spirulina adalah ketersedian sinar matahari, kegunaan mengocok air didalam akuarium (agar semua bibit spirulina terkena sinar matahari)

Bahan - Bahan untuk pempuatan Spirulina
- Digital termometer Farenheit
- Water pump dengan model dua lubang (menggunakan paralon)
- Akuarium
- Pipet tetes
- Starter Spirulina (4 botol)
- Nutrisi air / makanan spirulina

 Cara Budidaya Spirulina Tahap Pertama


  • Pertama masukkan Paralon yang sudah disambung dengan Water pump (gelembung udara)
  • Posisikan paralon dengan posisi 30 derajat kemiringan. 
  • Setelah itu Pasang Digital termometer farenheit
  • Aktikan water pump (gelembung udara) Kegunaan water pump (buat posisi keluaran udara menjadi 2) Selang dengan 2 lubang Saat udara keluar akan mendorong air bergerak keatas sehingga air akan terus berputar. Berputar dari bawah keluar dari posisi atas (keluaran Udara bersama air) Sehingga akan mengocok air di dalam akuarium




Teknik Budidaya Spirulina

  • Sebelum memasukan Starter Spirulina
  • Pertama-tama buat air dalam akuarium berisi nutrisi, nutrisi yang di perlukan adalah 
a. Nutrisi (baking soda, potassium nitrate, ammonium phosphate, sea salt) campur jadi satu kemudian jadikan 0,5 kg (perbandingan 1:1)
b. Chelated iron (masukkan 2 mililiter, pakailah pipet tetes) 
  • Siapkan 4 botol starter Spirulina 1 liter/botol, Kemudia di masukkan ke dalam akuarium
  • Setelah Spirulina dimasukkan kedalam akuarium (Tutup akuarium dengan rapat) agar tidak ada hewan yang masuk (seperti nyamuk)
  • Selesai sudah tahap pertama



Cara Budidaya Spirulina Tahap Kedua

  • Budidaya spirulina sudah dianggap berhasil setelah berumur 1 minggu dan spirulina akan berubah warna menjadi Hijau kehitaman. 
  • Usahakan air di dalam akuarium bersuhu 75 derajat Farenheit
Dikarenakan pada tahap pertama posisi air pada akuarium baru setengah
  • Tahap kedua Mulai lagi dari awal, mengisi air dengan nutrisi dan chelated iron sampai akuarium hampir penuh. 
  • Tutup dan selesai. Hasil akan terlihat setelah 1-2 bulan



Selesai demikian cara budidaya spirulina untuk mengetahui parameter budidaya spirulina 
Untuk lebih jelasnya silakan lihat video dibawah ini, bagaimana mudahnya budidaya spirulina menggunakan akuarium.


Kandungan Protein spirulina di bandingan dengan jenis makanan pada umumnya

Jenis MakananKandungan protein
Sprirulina60-70%
Dading dan Ikan15-25%
Ayam24%
Kacang kedelai35%
Susu bubuk35%
Kacang-kacangan25%
Telur12%
Biji-bijian14-18%


Kegunaan dan Manfaat Spirulina
Dalam bidang Pengobatan
1. Mengobati Alergi
2. Menurunkan kadar Kolesterol Darah
3. Diabetes
4. Mencegah Kanker
5. Menyembuhkan Depresi
6. Kesehatan Mata
7. Mengobati Ulcer
8. Mengobati Heoatitis dan Sirosis
9. Kesehatan Gigi
10. HIV dan AIDS

Spirulina Dalam Menjaga Kesehatan Tubuh
1. Membantu menurunkan Berat badan
2. Meningkatkan fungsi Otak
3. Meningkatkan Vitalitas
4. Antibakteri
5. Beguna untuk ibu Hamil
6. Meningkatkan sistem imun (kekebalan Tubuh)
7. Mengencangkan Kulit
8. Menghilangkan lingkar hitam
9. Mencegah Penuan Dini
10. Detoksifikasi Kulit
11. Kesehatan Kuku
12. Membersihkan muka dan memutihkan
13. Membantu Pertumbuhan Rambut
14. Mencegah Rambut Rontok
15. Mencegah Ketombe

Explanation :
Alam Ikan Desember 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Budidaya Cacing Tanah Rak Bertingkat Hemat Lahan


Budidaya Cacing Tanah Rak Bertingkat Hemat Lahan
Membudidayakan cacing bertujuan untuk memperbanyak jumlah cacing untuk dijadikan makanan ikan, industri kosmetik dan industri obat serta dapat dijual dalam bentuk hidup.

Tempat untuk budidaya cacing menggunakan kayu dengan dasar ditutup menggunakan terpal, karung plastik dan sebagainya. Rak kayu, masing-masing dapat menampung 3 sampai 5 kg bibit. Cacing tanah jenis rubellus yang biasa dijadikan obat memiliki kadar protein sekitar 76%. Kadar tersebut lebih tinggi daripada kadar protein pada daging mamalia seperi sapi yang sekitar 65%, dan dibanding protein ikan sebanyak 50%.


Mempersiapkan Mediatempat hidup dan lingkungan cacing
Syarat Media yang baik, diantaranya :
  • Gembur
  • Organik
  • Lunak 

Media cacing tergantung dari pemakaian cacing. Cacing tanah digunakan untuk pakan ikan atau untuk bahan obat-obatan. Media cacing tanah yang umum digunakan sebagai berikut :


Media Cacing khusus Pakan IKanMedia Cacing Khusus Obat
Tanah, namun bukan sembarang tanah, usahakan tanah yang mengandung banyak unsure hara.Log Jamur, adalah limbah hasil budidaya jamur.
Kotoran ternak (ayam)Gergajian Kayu, limbah hasil gergajian, Campur dengan Air
Kotoran ternak (Sapi)Cacahan Batang Pisang campur tanah humus
Lumpur selokanDedak padi
Daun-daun/rumput kering

Bisa juga menggunakan cara kombinasi
Kombinasi media untuk cacing tanah sebagai pakan dan tempat hidup adalah sebagai berikut :
1. Media menggunakan (sebuk gergaji, Dedak padi, Kotoran ternak, Daun-daun/rumput kering) dengan perbandingan 6:1:1:2
2. Media menggunakan (serbuk gergaji, daun-daun kering, dedak padi, kotoran ternak, lumpur selokan) dengan perbandingan 6:1:1:1:1
3. Silakan kombinasi sendiri media utama adalah 60% menggunakan media yang paling mudah dicari, dan mudah dibongkar, Kenapa mudah dibongkar? untuk memudahkan saat pemanenan, seperti Cacahan batang pisang campur tanah,  serbuk gergaji dan lain lain.

Persiapan makanan tambahan :
  • Makanan tambahan dilakukan jika media telah terlihat Habis, Pemberian pakan menggunakan perbandingan 1:1,
  • Berat makanan perbandingan antara berat cacing : makanan adalah 1:1
Contoh Makanan untuk cacing
a. Limbah Organik Rumah Tangga
Limbah rumah tangga contohnya adalah nasi yang sudah basi, kulit buah, sayuran yang tidak termakan, kupasan kulit kentang, wortel, bawang, batang kangkung dll.
b. Limbah Organik Home Industri
Limbah Home industry contohnya log jamur , limbah di pasar tradisional, limbah kulit buah, limbah hasil dapur rumah makan dll
c. Limbah Organik Peternakan
Limbah peternakan seperti kotoran Sapi, Kambing, Ayam dengan catatan diberi air terlebih dahulu agar tidak panas, atau bias diberikan prebiotik agar tidak bau.
d. Limbah Organik Lingkungan
Limbah dari dedaunan yang gugur bias langsung diberikan dan juga bias dikompos terlebih dahulu

Cara pemberian pakan  ada tiga cara antara lain diberikan secara langsung, dibusukkan terlebih dahulu dan difermentasi terlebih dahulu, fermentasi berarti memberikan “tetes tebu” untuk meningkatkan jumlah bakteri dalam makanan.

Indukan cacing tanah sebaiknya beli pada petani cacing. Untuk memaksimalkan hasil budidaya. (kualitas sudah terjamin dan tidak perlu adaptasi media)

Perawatan dan pengecekan Media
1. Pemberian pakan seminggu sekali sampai sehari sekali.
2. Membersihkan hama seperti semut, kutu tanah, orong-orong, rayap,  tikus, kadal, katak, tokek, dll.
3. Antisipasi semut : dengan kapur semut, cairan odol, baygon
4. Antisipasi tikus/kadal : jedingan ditutup dengan kasa/jaring
5. Antisipasi Kutu tanah : fermentasi media
6. Sesuai jenis hama

Pemanenan Cacing Tanah
Pemanenan dilakukan 4 bulan penanaman bibit sekitar 25% dari jumlah cacing yang ada
Media dapat dijual untuk pupuk

Fase Pemeliharaan Cacing
Fase pertama  : perkembangan , dimulai sejak kokon (telur) menetas menjadi anak cacing hingga usia 2,5 bulan atau 3,5 bulan. Pada usia ini cacing bisa dijual untuk indukan atau bibit.
Fase kedua: usia 4 sampai 7 bulan, yang merupakan masa produktif cacing menghasilkan kokon.
Fase ketiga : usia 7 bulan ke atas, yang sudah tidak produktif lagi.

Cacing-cacing dalam ketiga fase itu semuanya laku dijual dan tentu saja harganya berbeda-beda. Cacing pada fase pertama, biasanya dikonsumsi oleh para peternak cacing untuk  dijadikan indukan. Sedangkan cacing usia fase kedua, lebih banyak dikonsumsi untuk pabrik obat. Dan cacing usia fase ketiga dipakai untuk makanan (pellet) ikan lele. Kalau untuk campuran bahan kosmetik, biasanya diambil dari usia 4 bulan ke atas, karena kadar crude oil-nya cukup baik.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada video dibawah ini, cara membuat media budidaya cacing.

Manfaat hasil panen cacing tanah dengan media khusus obat  sebagai berikut :
  • Penyakit tifus, cara konsumsi rebus dibuat bubuk minum bersama madu. Kegunaan cacing dapat menghambat bakteri salmonella dalam pencernaan kita. 
  • Penyakit Obat Diare dapat menjadi anti bagi bakteri E.Coli dan shigella yang  menjadi penyebab diare.
  • Melancarkan Sirkulasi darah. Cacing tanah memiliki enzim yang mampu untuk menghancurkan lemak jahat di system sirkulasi darah kita.
  • Melancarkan Pencernaan. Kandungan enzim, seluosa, dan katalisator yang di butuhkan tubuh untuk proses metabolism banyak terdapat di dalam tubuh cacing tanah. 
  • Antipiretik. Ekstrak cacing tanah mengandung nitrogen dengan sifat basa. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi demam tinggi pada penyakit seperti tifus. 
  • Menenangkan syaraf. Pheretima yang terdapat dalam cacing tanah mempengaruhi system saraf manusia. Efeknya, kita akan merasa tenang, rasa sakit  berkurang, dan kejang-kejang bisa dihentikan. Sehingga, konsumsi cacing tanah cukup tepat saat dalam kondisi sakit gigi, pusing, atau kondisi rematik yang mana kita merasa sakit luar biasa di bagian tubuh tertentu.
  • Meningkatkan energy. Cacing tanah mengandung taurin yang mampu meningkatkan proses metabolism lemak yang kemudian di ubah menjadi ATP atau energy. 
  • Menyembuhkan luka. Cacing tanah mengandung asam arakidonat yang berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan sel-sel baru. 
  • Meningkatkan nafsu makan. membuat system pencernaan kita berjalan dengan baik dan dikondisikan tetap merasa nyaman. Kondisi organ pencernaan yang terjaga fungsinya akan menstimulus dorongan pola makan yang proporsional yang dibutuhkan tubuh.
Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 

Semoga Bermanfaat


Manfaat kegunaan Azolla teknik pembuatan kolam


Menurut Alam Ikan; Tanaman Azolla sebagai jenis tumbuhan yang dapat dijadikan makanan penganti untuk berbagai hewan terutama unggas, ikan dan ternak. Azolla merupakan jenis pakan alami yang dapat digunakan untuk pakan ikan, dan pakan ternak. Dinegara  lain seperti china dan negara asia. azolla dapat digunakan untuk menyuburkan sawah dan meningkatkan produksi. dengan menjadikannya pupuk hijau. Hebatnya pupuk azolla dapat meningkatkan hasil panen sampai 158% per tahun menurut beberapa laporan.

Azolla dapat diberikan langsung untuk pakan, untuk azolla basah dapat langsung dimakan ikan, ternak, dan unggas.
Sedangkan untuk azolla kering dapat dicampur dengan pakan buatan atau pelet. untuk menambah nilai gizi. 
Pertumbuhan Azolla paku-pakuan untuk pakan ternak ikan dan unggas


Nilai Gizi azolla sebagai pupuk dan pakan
1. Untuk pemanfaatan azolla untuk pupuk dalam berat kering nilai gizinya sebagai berikut :
  • Nitrogen (N) 3-5%
  • Phosphor (P) 0,5-0,9 %
  • Kalium (K) 2 - 4,5 %
  • Sedangkan hara mikronya berupa 
  • Calsium (Ca) 0,4 - 1 %, 
  • Magnesium (Mg) 0,5 - 0,6 %, 
  • Ferum (Fe) 0,06 - 0,26 % dan 
  • Mangaan (Mn) 0,11 - 0,16 %.


2. Untuk pemanfaatan azolla sebagai pakan sebagai pakan ternak dan ikan dengan memberikan azolla segar yang masih muda. Dengan kandungan nilai gizi sebagai berikut :
  • Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 %, 
  • lemak 7,5 %, 
  • karbohidrat 6,5 %, 
  • gula terlarut 3,5 % dan 
  • serat kasar 13 %. 


Untuk Itik Azolla dapat dicampur kedalam pakan buatan denga  komposisi 15% dari total pakan itik. Hal ini dapat menghemat biaya pakan sebesar 15% otomatis anda mendapatkan keuntungan lebih besar. 


Kegunaan Tanaman Azolla 
  • penghijau dan penjernih air kolam ikan, sawah, kolam terpal, kolam semen, taman air
  • pakan alternatif alami ikan gurame, nila, mas, koi, lele, hias, lele, belut, patin 
  • pakan alternatif ayam, bebek, entog, angsa, broiler, pelung, bangkok, buras
  • pakan alternatif / pengganti rumput utk sapi, kambing, kerbau, domba tanpa ngarit /kemarau
  • bahan baku pupuk hijau dan kompos alami utk tanaman pekarangan, sawah, kebun, lahan gambut
  • sebagai pengurai air limbah dan lahan kritis berair misal : bekas galian c, air TPA sampah, kolam pemancingan
  • penstabil keasaman air / PH terutama kolam terpal, bak semen, toren cor tebar padat
Pakan alami ikan azolla dapat berupa basah dan azolla kering

Cara memperbanyak azolla
  • Siapkan kolam makin lebar makin baik. Misal kolam ukuran 3x2. dengan ketinggian 20 cm
  • siapakan kotoran ayam atau kotoran sapi atau kerbau. campurkan kotoran dengan tanah dengan komposisi kotoran : tanah sebesar 5 : 5
  • Masukkan tanah yang sudah dicampur kotoran. kedalam kolam dengan kedalaman sekitar 5-10 cm.
  • Kemudian masukkan air. 
  • Setelah selesai masukkan starter azolla atau bibit azolla yang sudah anda beli.

Untuk Lebih jelasnya



Produk Jual dari Alam Ikan
Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 


Semoga Bermanfaat

Kultur Microworm lebih mudah? Burayak Ikan Cepat Tumbuh Sehat


Menurut Alam Ikan ; Sekilas tentang microworm adalah pakan untuk burayak cupang dan ikan guppy, dan ikan sejenis yang memiliki ukuran kecil. Maraknya budidaya burayak ikan hias ukuran kecil, memerlukan pakan alami untuk mencukupi gizi dari ikan tersebut. Daya tahan microworm pada media kultur dapat bertahan sampai 1 bulan asalan media tidak dibiarkan kering.
Cara budidaya microworm lebih mudah


Cara kultur microworm untuk pakan alami burayak atau benih ikan hias cukup mudah. Walaupun caranya termasuk berbeda dengan kultur pakan alami seperti, infusoria, kutu air, artemia dan sebagainya. 
Microworm memiliki nilai gizi sebagai berikut :
• Protein 48%
• Lipids 21%
• Glicogen 7%
• Asam Organik 1%
• Air 23%
Nilai gizi untuk microworm termasuk sangat tinggi, nilai protein merupakan kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ikan, terutama burayak atau benih ikan hias. Untuk keberlangsungan hidup dan  kesehatan burayak microworm sangat cocok dijadikan pakan utama.

Berikut cara budidaya atau kultur microworm
Bahan untuk kultur microworm
1. Wadah pilih yang agak lebar
2. Tepung terigu
3. Ragi Roti
4. Starter Microworm

Microworm mudah dikultur dengan menggunakan bahan yang banyak karbonhidrat seperti bubur oarmel, roti tawar, tepung terigu.

Cara pembuatan tempat kultur microworm
  • Siapkan 3 sendok tepung terigu, jangan sampai tepung terigu terlalu encer. Air yang digunakan air panah
  • Tunggu sampai dinggin
  • Siapkan 1 sendok ragi roti kemudian masukkan ke dalam campuran tepung terigu
  • Aduk sampai rata
  • Setelah adonan kultur selesai masukkan starter microworm
  • Biarkan 3 sampai 6 hari 

Cara Memanen Microworm 
  • Wadah yang sudah berumur 6 hari, cek pada bagian dinding wadah 
  • Microworm biasanya dipanen dan diambil pada bagian dinding. Microworm yang merayap dapat dipanen menggunakan pisau tumpul, stik es krim dan sebagaianya.
  • Cara lain yang menggunakan kapas sintetis. Potong kapas dengan tepal 1-2mm saja. Masukkan kapas pada air atau lembabkan dengan air dan diletakan didatas media. Tunggu beberapa menit, kapas akan dirayapi oleh ribuan cacing. 
  • Setelah Kapas sintetis pertama sudah dirayapi. masukkan kapas sintetis dengan ukuran sama diatas lembaran pertama. Lapisan kapas sintetis kedua yang akan dipanen secara rutin. Tunggu beberapa jam dan akan dipenuhi cacing renik dan siap dipanen. 

Cara mudah memanen microworm dari wadah kultur budidaya
Cara pakai microworm dan memberikan kepada burayak ikan hias
  • Untuk pemberian microworm kepada burayak sebaiknya jangan terlalu banyak, karena microworm hanya bertahan hidup sekitar 6 jam. 
  • Microwom yang naik di dinding wadah ambil/colek/cuil kemudian sterilkan di air bersih agar terpisah dari bahan kultur.
  • Setelah Microworm berkumpul pada dasar air. sedot menggunakan selang dan siap dikasih keburayak

Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 

Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Semut Kroto dari Ratu

Cara Budidaya Kroto adalah sebuah telur dari semut rangrang/ semut merah yang dihasilkan dari ratu dan semut petelur. Ratu semut kroto memiliki penampilan fisik tanpa memiliki sayap jika sudah matang dan siap menghasilkan banyak telur. Sedangkan untuk calon ratu memiliki sayap dibelakangnya.

Perbedaan menonjol dari calon ratu dan ratu, ada pada sayapnya, calon ratu memiliki sayap dan ratu tidak memiliki sayap. Calon ratu tidak menghasilkan telur tetapi menyusahkan semut pekerja karena para prajurit akan merawatnya sampai menjadi ratu untuk menghasilkan kroto. 

Semut terdiri dari banyak jenis seperti Ratu , calon ratu, raja semut, Semut petelur, semut perawat telur, semut pekerja, semut perawat raja dan ratu, semut kecil.


Telur kroto adalah semut merah yang telurnya memiliki banyak manfaat. Semut kroto dalam perikanan dapat digunakan guna untuk bahan tamahan untuk memancing, dimana telur kroto tersebut sangat disukai oleh ikan-ikan tertentu. Telur kroto banyak dimanfaatkan untuk bahan makanan burung, untuk meningkatkan kualitas suaru burung tersebut, tetapi semut tersebut bisa digunakan untuk makanan budidaya ikan dengan nilai gizi yang tinggi

Berikut Cara Budidaya Semut kroto
Semut kroto yang dihasilkan di alam, biasanya saat ditangkap isinya dominan calon ratu sedangkan yang bertelur adalah para semut petelur.

1. Cara penangkapan semut rangrang
  • Gunakan sarung tangan, 
  • siapkan gunting besar untuk memotong tangkai pohon/tempat sarang semut
  • Siapkan plastik besar.
  • Siapkan ember besar yang sudah diolesi tapioka.
  • Semua bahan sudah ada siap diambil, potong tangkai tempat sarang berada.
  • Masukkan ke dalam ember.
  • Sediakan meja khusus untuk pemindahan semut.
  • Meja yang sudah dimodifikasi agar semut tidak pergi, 
  • Sarang tidak usah dibongkar, langsung saja taruh sarang tersebut disamping sarang, dan biarkan sarang layu, sehingga semut tersebut berpindah dengan sendirinya.
Bentuk meja
Bentuk meja semut kroto berfungsi agar semut tidak lari dari meja, jika di berikan air pada bawah atau kaki meja, semut tidak dapat lari dari meja tersebut.

Setelah membuat toples untuk sarang
  1. Meja sudah ada letakkan toples di meja
  2. Kemudian sarang yang sudah diambil tadi, tak usah di bongkar
  3. Letakkan sarang disampingnya biarkan layu
  4. Sehingga semut berpindah sendiri.

Cara pembuatan tempat sarang semut media toples

  1. Gunakan toples kecil, ukuran terlalu besar semut tak mau menempati/ dapat menggunakan botol aqua besar. Atau toples lebarnya 2 kali dari botol aqua
  2. Lubangi disamping kira-kira 1,5 cm
  3. Tutup bagian atas dengan lakban agar teduh. tempat gelap biasanya untuk berkumpul semut pertama kali masuk. sekitar 5 cm dari atas toples ditutup lakban
  4. Lubang satu saja, dan kira-kira ratunya dapat masuk kedalam
Ciri-ciri calon ratu
  • Membudidayakan kroto dari alam membutuhkan jumlah semut petelur yang banyak dan sejumlah ratu yang siap telur. calon ratu tidak dapat bertelur sehingga memerlukan waktu yang cukup lama hingga calon ratu menjadi ratu
  • Calon ratu biasa dicirikan dengan bentuk lebih besar dengan semut lainnya, dan memiliki sayap dipunggungnya
  • Biasa calon ratu sangatlah malas untuk berjalan dan mereka selalu dilindungi sejumlah semut perawat
  • Jika dalam 1 sarang memiliki banyak semut perawat, dan semut petelur mereka bisa dengan cepat untuk membuat sarang tetapi jika lebih banyak calon ratu akan lama untuk bertelur
  • Menurut saya 1 calon saja sudah menyulitkan untuk para semut biasa(perwat dan petelur) untuk bertelur misalnya ada sekitar 50 semut itu sangat lambat untuk membuat sarang
  • Tetapi jika ada calon ratu yang sudah menjadi ratu semua akan berbeda dalam pembuatan sarang

Waktu yang diperlukan untuk membuat sarang
  • Waktu yang diperlukan untuk membuat sarang dilihat dari jumlah pekerja, perawat dan petelur, tidak dilihat ratunya, Misal saya asumsikan ada 20 calon ratu, 10 raja, mungkin semut dengan jumlah 500 pun akan lambat untuk membuat sarang, (asumsi)
  • Saya mencoba membuat sarang semut dalam waktu 2 bulan, tidak mau untuk bersarang ataupun bertelur, Kenapa? karena semut pekerja mereka kurang terlalu sibuk untuk menjaga para calon ratu, 
  • tetapi jika calon ratu dipindahkan para pekerja akan stres, sehingga lebih baik ditempatkan beberapa calon ratu
  • waktu yang diperlukan untuk bersarang tidak tentu jika jumlah pekerja dan calon ratu seimbang pembuatan sarang dapat terjadi lebih cepat dan sebaliknya
Kenapa semut tidak mau makan
  • saat memindahkan semut dari alam ke dalam toples, semut akan stres untuk beberapa waktu, mungkin menurut saya butuh waktu 2 hari untuk membuat mereka terbiasa
  • tetapi untuk memindahkan sarang lama tunggu sampai daun layu atau kering
  • semut yang baru lebih memilih untuk minum dari pada makan, jadi sediakan air minum manis 
Pakan Alami Semut menggunakan serangga seperti ulat, belalang, jangkrit dan daging-daging sisa

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Ikan Runcah Pakan Alami Ikan

Ikan Runcah adalah ikan- ikan kecil yang ikut terjaring nelayan, saat menangkap ikan di laut, ikan kecil ini merupakan jenin ikan yang tak layak di konsumsi sehingga memiliki harga jual yang murah. Ikan runcah memiliki harga yang bervariasi dari mulai 1500/kg sampai 5000/kg, kisaran rata-rata sekitar 3000 rp/kg.  Harga ikan runcah tergantung dari tempat dimana ikan itu di lelang tepatnya di TPI, tempat pelelangan ikan, TPI sendiri biasanya berada pada tempat-tempat pendaratan ikan atau pelabuhan perikanan. 

Dalam Budidaya Ikan, Ikan runcah memiliki fungsi sebagai sumber protein pakan alami untuk ikan-ikan budidaya terutama pembesaran. Dengan pengolahan sederhana ikan ini memiliki banyak manfaat sebagai berikut :

Manfaat dan fungsi ikan runcah untuk budidaya :

  1. Ikan runcah dapat dijadikan Umpan untuk memancing
  2. Ikan runcah dapat dijadikan umpan untuk penangkapan ikan (seperti alat tangkap Bubu)
  3. Ikan runcah sebagai sumber makanan alternatif protein tinggi untuk budidaya ikan (serperti budidaya lele, budidaya belut dan ikan karnivora lainnya).
  4. Ikan runcah  Bahan utama pembuatan olahan pakan buatan ikan
  5. Tepung ikan dan sebagainya

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Budidaya Keong Mas untuk Pakan Alami Ikan

Cara budidaya keong mas adalah cara berternak keong mas, agar mendapatkan jumlah yang banyak sesuai keinginan. Tujuan dari budidaya keong mas dalam perikanan adalah untuk menghasilkan keong mas untuk menjadi makanan alternatif / pakan alami ikan seperti untuk budidaya belut. 

Keong mas merupakan hewan herbivora yang memakan berbagai jenis tumbuhan dan sampah tumbuhan, dalam hal budidaya keong mas, jumlah keong mas akan mengikuti jumlah indukan yang ada di dalam kolam semakin banyak indukan yang ada di kolam semakin cepat jumlah keong bertambah di kolam. 

Siklus keong mas memiliki waktu hidup kurang lebih adalah 60 hari, dengan jumlah telur berkisar 1000 buah.  


Kolam budidaya keong mas sebaiknya di tutup dengan jaring atau papan untuk menjaga agar keong tidak kabur. Budidaya keong mas dapat menimbulkan bau yang tak sedap sehingga tempat lebih baik jauh dari keramaian. 

Berikut cara budidaya keong mas
Cara pembuatan tempat budidaya ternak keong mas. 
  • Siapkan kolam terpal/tembok/ tanah, 
  • Kolam budidaya keong Sebaiknya memiliki ketinggian 5 kali dari genangan air. Misal air diisi 10 cm, tinggi kolam adalah 60 cm. Untuk menghindari keong untuk kabur dari kolam
Pemberian Tanaman Air
Setelah kolam diisi dengan air 5-10 cm, masukkan tanaman air berupa enceng gondok, 

Untuk tanaman air seperti hydrilla dan tanaman dasar air lainnya. sebaiknya ditanamkan pada kolam tanah atau tembok. dengan dasar kolam sudah disediakan media untuk akar hydrilla, berupa tanah atau sampah sayuran yang sudah dihaluskan. Jenis tanaman ini biasanya ketinggian air lebih dari 10 cm 

Penebaran Keong mas
Setelah media kolam selesai, keong mas yang didapatkan di alam dapat ditebar di kolam. (Jangan dibanting nanti mati)


Media tempat telur keong mas
Untuk kolam tanah atau kolam semen biasanya keong akan bertelur di samping-samping kolam. sedangkan kolam terpal karena cukup licin keong akan kesusahan untuk bertelur, walaupun dalam waktu lama terpal menjadi tidak licin lagi. 

Untuk penempatan telur dapat disediakan berupa ranting pohong atau kayu di kolam sebagai tempat untuk bertelur keong.

Pakan Budidaya Keong Mas
Pakan keong mas meliputi daun-daunan lunak seperti daun sawi, daun selada, maupun daun eceng gondok dan lain sebagainya. Pastikan untuk memberi makan keong mas Anda 3-4 kali sehari karena jika sampai kekurangan pakan, keong mas bisa mati. Sementara itu, untuk cara ternak keong mas yang baru saja menetas, makananya agak berbeda yaitu alga lumut atau bahan organic yang sudah dihancurkan dengan sangat halus.


Pemanenan budidaya keong mas'
Keong mas dapat di panen setelah berumur 1 bulan di dalam kolam
Saat jumlah anakan sudah dirasa mulai dewasa keong bisa dipanen sesuai ukuran yang dikehendaki.


Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Cacing Tanah


Jenis cacing Lumbricus Rubellus. Cacing yang satu ini berciri fisik panjang tubuh berkisar  4- 5 cm, berwarna merah kecoklatan. Umur cacing lumbricus dari telur hingga siap jual sekitar 3 bulan. Cacing jenis ini biasa digunakan untuk pakan ternak. Seperti burung, ikan, dan udang.

Tujuan pemasaran budidaya cacing antara lain:
1. Tujuan market untuk pakan ternak
2. Tujuan market untuk bahan baku obat.

Jika tujuan marketnya untuk pakan ternak kedepannya, maka pakan cacing yang digunakan bisa apa saja, yaitu seluruh bahan organik. Tapi jika tujuan marketnya untuk bahan baku obat maka pemberian pakan harus bahan organik yang homogen, bersih dan halal.
Bahan-bahan organik untuk pakan ternak :
1. Kotoran sapi
2. Kotoran kerbau
3. Kotoran Kambing.
4. Sampah pasar,
5. Sampah rumah tangga,
6. Limbah perkebunan ( sabut kelapa, ampas aren, ampas tebu)
7. Limbah organik pabrik ( Ampas singkong , ampas tahu)

Syarat-syarat bahan organik digunakan untuk pakan ternak cacing :

  • Bahan organik sudah mengalami pembusukan,
  • Ukurannya kecil-kecil, hancur seperti bubur lebih baik,
  • Mengandung air yang cukup banyak, seperti bubur, agar memberi pakan sekaligus memberi minum dan melembabkan media ternak cacing.


Manfaat 
1. Bahan Pakan Ternak
Berkat kandungan protein, lemak dan mineralnya yang tinggi, cacing tanah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti unggas, ikan, udang dan kodok.

2. Bahan Baku Obat dan bahan ramuan untuk penyembuhan penyakit.
Secara tradisional cacing tanah dipercaya dapat meredakan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan bronchitis, reumatik sendi, sakit gigi dan tipus.

3. Bahan Baku Kosmetik
Cacing dapat diolah untuk digunakan sebagai pelembab kulit dan bahan baku pembuatan lipstik.

4. Makanan Manusia
Cacing merupakan sumber protein yang berpotensi untuk dimasukkan sebagai bahan makanan manusia seperti halnya daging sapi atau Ayam.

Persyaratan Lokasi Media Hidup Cacing
- Tanah yang mengandung bahan prganik dalam jumlah besar (Daun gugur, Kotoran ternak, tanaman atau hewan mati) Bahan-bahan yg mudah busuk
- Tanah sedikit asam sampai netral ph 6-7,2
- Kelembaban pertumbuhan dan perkembangbiakan 15-30%
- Suhu 25 derajar Celcius
- Tempat tidak terkena sinar matahari
- Lokasi pemeliharaan cacing tanah atapnya terbuat dari bahan-bahan yang tidak meneruskan sinar dan tidak menyimpan panas.

Penyiapan Sarana dan Peralatan
- Salah satu contoh kandang permanen untuk peternakan skala besar adalah yang berukuran 1,5 x 18 m dengan tinggi 0,45 m. Didalamnya dibuat rak-rak bertingkat sebagai tempat wadah-wadah pemeliharaan. Bangunan kandang dapat pula tanpa dinding (bangunan terbuka).
- Model-model sistem budidaya, antara lain rak berbaki, kotak bertumpuk, pancing bertingkat atau pancing berjajar..

Pemilihan Bibit Calon Induk
- Sebaiknya dalam beternak cacing tanah secara komersial digunakan bibit yang sudah ada karena diperlukan dalam jumlah yang besar.
- Namun bila akan dimulai dari skala kecil dapat pula dipakai bibit cacing tanah dari alam, yaitu dari tumpukan sampah yang membusuk atau dari tempat pembuangan kotoran hewan.
- Cacing tanah dapat dipilih yang muda atau dewasa. Jika sarang berukuran tinggi sekitar 0,3 m, panjang 2,5 m dan lebar kurang lebih 1 m, dapat ditampung sekitar 10.000 ekor cacing tanah dewasa.
pemeliharaan dimulai dengan jumlah kecil.

Sistem Pemuliabiakan
- Apabila media pemeliharaan telah siap dan bibit cacing tanah sudah ada, maka penanaman dapat segera dilaksanakan dalam wadah pemeliharaan.
- Bibit cacing tanah yang ada tidaklah sekaligus dimasukan ke dalam media, tetapi harus dicoba sedikit demi sedikit.
- Beberapa bibit cacing tanah diletakan di atas media, kemudian diamati apakah bibit cacing itu masuk ke dalam media atau tidak.
- Jika terlihat masuk, baru bibit cacing yang lain dimasukkan. Setiap 3 jam sekali diamati, mungkin ada yang berkeliaran di atas media atau ada yang meninggalkan media (wadah).
- Apabila dalam waktu 12 jam tidak ada yang meninggalkan wadah berarti cacing tanah itu betah dan media sudah cocok. Sebaliknya bila media tidak cocok, cacing akan berkeliaran di permukaan media. Untuk mengatasinya, media harus segera diganti dengan yang baru.
-Perbaikan dapat dilakukan dengan cara disiram dengan air, kemudian diperas hingga air perasannya terlihat berwarna bening (tidak berwarna hitam atau cokelat tua).

Pemeliharaan
Cacing tanah diberi pakan sekali dalam sehari semalam sebanyak berat cacing tanah yang ditanam.
Apabila yang ditanam 1 Kg, maka pakan yang harus diberikan juga harus 1 Kg.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian pakan pada cacing tanah, antara lain :
  1. pakan yang diberikan harus dijadikan bubuk atau bubur dengan cara diblender.
  2. bubur pakan ditaburkan rata di atas media, tetapi tidak menutupi seluruh permukaan media, sekitar 2-3 dari peti wadah tidak ditaburi pakan.
  3. pakan ditutup dengan plastik, karung , atau bahan lain yang tidak tembus cahaya.
  4. pemberian pakan berikutnya, apabila masih tersisa pakan terdahulu, harus diaduk dan jumlah pakan yang diberikan dikurangi.
  5. bubur pakan yang akan diberikan pada cacing tanah mempunyai perbandingan air 1:1.

Penggantian Media
  1. Media yang sudah menjadi tanah/kascing atau yang telah banyak telur (kokon) harus diganti. 
  2. Supaya cacing cepat berkembang, maka telur, anak dan induk dipisahkan dan ditumbuhkan pada media baru. Rata rata penggantian media dilakukan dalam jangka waktu 2 Minggu.

Proses Kelahiran
Bahan untuk media pembuatan sarang adalah: kotoran hewan, dedaunan/Buah-buahan, batang pisang, limbah rumah tangga, limbah pasar, kertas koran/kardus/kayu lapuk/bubur kayu. Bahan yang tersedia terlebih dahulu dipotong sepanjang 2,5 Cm. Berbagai bahan, kecuali kotoran ternak, diaduk dan ditambah air kemudian diaduk kembali. Bahan campuran dan kotaran ternak dijadikan satu dengan persentase perbandingan 70:30 ditambah air secukupnya supaya tetap basah.

Perawatan 
Perawatan yang dimaksud dengan, pemberian pakan secara rutin minimal seminggu sekali tetapi akan lebih baik jika dilakukan setiap hari. Selain itu banyak beberapa hama yang mengganggu proses budidaya, diantaranya adalah semut, kutu tanah, orong-orong, rayap,  tikus, kadal, katak, tokek, dll.
   
Langkah membasmi hama antara lain :
  • Jaga kebersihan lingkungan
  • Antisipasi semut : dengan kapur semut, cairan odol, baygon
  • Antisipasi tikus/kadal : jedingan ditutup dengan kasa/jaring
  • Antisipasi Kutu tanah : fermentasi media

Masa Panen
  • Umumnya panen dilakukan setelah 4 bulan penanaman bibit
  • ada saat panen, cacing yang diambil adalah sekitar 25% dari jumlah cacing yang ada
  • ukuran biomass cacing yang dipanen bebas
  • media bekas panen cacing (kascing) bisa dikembalikan ke jedingan, atau langsung dikemas untuk dijual
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat