sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

9 Manfaat Makan Kepiting Nikmat

Kepiting adalah salah satu makanan yang berasal dari air payau dan laut jenis ini disukai oleh masyarakat terutama jenis kepiting lunak yang habis molting. 

Kepiting bakau dewasa bersifat pemakan segala, termasuk pemakan bangkai, sedangkan larva kepiting lebih bersifat pemakan plankton, khususnya larva tingkat awal

Bagian tubuh kepiting yang bisa dimakan mengandung 65,72% protein, 7,5% mineral, dan 0,88% lemak. Bahkan, kandungan protein telurnya lebih tinggi yaitu 88,55%, mineral 3,2% dan lemak 8,16% (Soim 1994). Kemudian menurut Afrianto dan Liviawaty (1992), setiap 100 gram daging kepiting mengandung protein sebesar 13,6 gram, lemak 3,8 gram, hidrat arang 14,1 gram dan air sebanyak 68,1 gram.

Manfaat makan kepiting 

kandungan gizi
nergy (151 kkal)
Protein (13,8 gr)
Lemak (3,8 gr)
Karbohidrat (14,1 gr)
Kalsium (210 gr)
Fosfor (250 gr)
Zat Besi ( 1 mg)
Vitamin A (200 IU)
Vitamin B1 (0,05 mg)
Vitamin C (0 mg).

Manfaat kepiting jelasnya dapat 
a. meningkatkan energi dan stamina
b. mempercepat pernyembuhan luka
c. meningkatkan kekebalan tubuh
d mencegah penyakit jantung
e. mencerdaskan otak
f. kesehatan mata
g. mencegah osteoporosis
h. baik untuk program diet
i. baik bagi ibu, janin dan bayi
j. Kesehatan mulut
k. kesehatan kulit

Manfaat kandungan gizi kepiting adalah sebagai berikut :
1. mengandung vitamin b12

Kandungan vitamin membantu pertumbuhan sel darah merah dan mendukung kerja otak terutama pada kandungan vitamin b12

2. Mengandung protein

Kandungan protein yang super tinggi membuat kerja tubuh jadi lebih baik terutama berperan pada pembentuk enzim, sel organ, otot, hormon, perbaikan sel rusak, metabolisme dan pembentukan sistem kekebalan tubuh

3. Memiliki asam lemak omega 3

Kadar kolesterol jahat dalam tubuh dapat dikurangi dan diturunkan yang ada di dalam darah manusia sehingga mencegah pertumbuhan penyakit kardiovaskuler ini merupakan fungsi dari asam lemak omega 3

4. Baik untuk ibu hamil

Kandungan gizi pada daging kepiting jika di makan 1-2x seminggu dengan berat 100 gram akan menambah protein sebanyak 18 g dan kalsium sebanyak 89. Kepiting juga rendah lemak dan kolesterol. Kandungan gizi kepiting berupa EPA (elcosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid) yang berfungsi untuk pembentukan sel otak janin membran berjumlah 0,2 gram. 

5. Kandungan lemak jenuh rendah

Rendahnya kandungan lemak hanya 0,2 g per 100 gram daging kepiting baik untuk program diet

6. Kandungan zinc

pembentukan enxim, sel darah merah, kekebalan tubuh, merupakan fungsi dari kandungan mineral zinc, zinc juga dapat mencegah pembesaran prostat dan kerontokan rambut

7. Kandungan selenium 

Fungsi dari selenium dapat menjadi antioksidan untuk menangkal kerusakan sel dari berbagai radikal bebas penyebab kanker dan penyakit jantung

8. Kandungan copper

Komponen enzim redok yang ada dalam copper bisa membantu sel darah merah oto, syaraf tulang, otak dan mencegah berbagai penyakit tulang dan syaraf

9. Sumber niacin

kepiting dapat menurunkan kolesterol , niacin kelompok vitamin b kompleks, yang baik untuk meningkatkan kadar kolesterol buruk dan meningkatkan kolesterol baik , sehingga baik untuk jantung

14 Jenis Ikan Hias Kepiting Populer

Kepiting adalah hewan yang jarang digunakan untuk hiasan akuarium di indonesia hewan ini belum terlalu populer, tapi perdagangan kepiting di dunia sudah banyak, berbagai jenis kepiting hias siap di jual di pasaran dunia.

Kepiting biasa yang ada diindonesia biasanya dipanggil Yuyu adalah sejenis kepiting air tawar. Kata ini diambil dari bahasa Jawa.

Di perairan Indonesia diperkirakan lebih dari 100 spesies jenis kepiting yang tergolong dalam keluarga Portunidae. Portunidae merupakan salah satu keluarga kepiting yang mempunyai pasangan kaki jalan dan pasangan kaki kelimanya berbentuk pipih dan melebar pada ruas yang terakhir dan sebagian besar hidup di laut, perairan bakau dan perairan payau

Ketam air tawar ini ada banyak jenisnya, dan kerap didapati di sungai-sungai, danau, dan persawahan sedangkan jenis Kepiting adalah binatang anggota krustasea berkaki sepuluh dari upabangsa (infraordo) Brachyura, yang dikenal mempunyai "ekor" yang sangat pendek (bahasa Yunani: brachy = pendek, ura = ekor), atau yang perutnya (abdomen) sama sekali tersembunyi di bawah dada (thorax). Tubuh kepiting dilindungi oleh cangkang yang sangat keras, tersusun dari kitin, dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Ketam adalah nama lain bagi kepiting.

walaupun kepiting mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam tetapi seluruhnya mempunyai kesamaan pada bentuk tubuh. Seluruh kepiting mempunyai Chelipeds dan empat pasang kaki jalan. Pada bagian kaki juga dilengkapi dengan kuku dan sepasang penjepit. Chelipeds terletak di depan kaki pertama dan setiap jenis kepiting memiliki struktur Chelipeds yang berbeda-beda. Chelipeds dapat digunakan untuk memegang dan membawa makanan, menggali, membuka kulit kerang dan juga sebagai senjata dalam menghadapi musuh.

Jenis Ikan Hias Kepiting Populer
1. Red
Nama Latin
2. Red
Nama Latin
3 Purple
Nama Latin 
4. Red
Nama Latin
5. Orange
Nama Latin
6. Tri
Nama Latin
7. Orange
Nama Latin
8. Golden
Nama Latin   

9. Red
Nama Latin
10.. Queen
Nama Latin
11. Rainbow
Nama Latin
12. Red
Nama Latin  

13. Strawberry
Nama Latin
14. Land
Nama Latin 

Jenis Ikan Hias Kepiting Crab Populer
Sumber Gambar Qian Hu Corporation

Bagus kan jenis ikan Kepiting, yang punya jenis diatas yuk komentar, 
Kalau Punya bagi link gambar sama nama ikannya. 
Dilarang Menulis domain awal "www", "http://", "https://"

Sebagai pecinta ikan (hobiis) sebaiknya anda tau nama ikan tersebut, apalagi anda sebagai penjual yang akan memperkenalkan ikan hias anda

Cara Budidaya Kepiting Lunak / Soka

Cara Pembesaran Kepiting Lunak / Soka
Kepiting bakau (Scylla serrata) mempunyai lima pasang kaki; sepasang kaki yang pertama dimodifikasi menjadi sepasang capit dan tidak digunakan untuk bergerak. Dalam budidaya kepiting bakau, diperlukan ketersediaan lahan bebas polusi, pengelolaan yang baik, serta benih yang unggul.

Untuk lahan pemeliharaan, tambak tradisional yang biasanya digunakan untuk memelihara bandeng atau udang bisa dimanfaatkan. Ada beberapa macam kepiting bakau yang bisa kita ketahui: Scylla oceanica: kepiting jenis ini warnanya agak kehijauan serta memiliki garis coklat di hampir semua bagian tubuhnya, terkecuali di bagian perutnya, Scylla serrata: kepiting jenis ini memiliki ciri khas warna keabu-abuan hingga hijau kemerah-merahan, Scylla transquebarica: jenis yang terakhir ini warnanya kehijauan hingga kehitaman dan terdapat sedikit garis coklat pada bagian kaki renangnya. Dibandingkan dua jenis kepiting lainnya, Scylla serrata memiliki ukuran lebih kecil di usia yang sama. Namun dibandingkan yang lain, jenis ini lebih bersaing dan diminati pembeli.

Parameter Kepiting

SuhuSalinitaspHJumlah TelurUmur Indukan
22-36 C15-33 ppt6-8100-1000> 1 tahun



Sifat Kepiting Bakau (Scylla serrata)
  • Secara umum, kepiting bakau memiliki sifat dan kebiasaan sebagai berikut:
  • Saling menyerang dan kanibalisme. Pada kepiting, kedua sifat ini adalah ciri khas yang paling menonjol, sehingga hal ini pula yang menjadi tantangan dalam usaha pembudidayaan kepiting.
  • Kesukaannya berendam di dalam lumpur serta membuat lubang di pematang atau dinding tambak pemeliharaan.
  • Kepekaan pada tingkat pencemaran atau polutan.
  • Ganti kulit atau molting.    
Siklus Hidup Kepiting Bakau (Scylla serrata)
Siklus hidup Kepiting Bakau sejak telur mengalami fertilisasi dan lepas dari tubuh induk betina akan mengalami berbagai macam tahap, yaitu:
  • Sekali perkawinan bisa 3 kali memijah.
  • Pelepasan telur bisa terjadi setengah jam dan proses penetasan dapat berlangsung selama 3 hari.
  • Proses perkembangan telur hingga penuh berlangsung selama 30 hari.
Ciri-ciri masing-masing siklus Kepiting Bakau (Scylla serrata) :
Larva Zoea
  • Pada tahap Zoea, berlangsung proses pergantian kulit (molting) selama 3-4 hari. Pada stadium ini larva akan sangat peka terhadap perubahan lingkungan terutama kadar garam dan suhu air. 
Fase Megalops
  • Pada fase ini larva masih mengalami proses molting namun relatif lebih lama yaiu sekitar 15 hari. Setiap molting tubuh kepiting akan mengalami pertambahan besar sekitar 1/3 kali ukuran semula.
Kepiting muda
  • Pada fase ini tubuh krpiting masih dapat terus membesar. 
Kepiting dewasa
  • Pada stadium ini selain masih mengalami perbesaran tubuh, karapaks juga bertambah lebar sekitar 5-10 mm. Kepiting dewasa berumur 15 bulan dapat memiliki lebar karapaks sebesar 17 cm dan berat 200 gr.
Beberapa prinsip yang perlu diketahui dan dikerjakan yaitu antara lain:
Biologi Kepiting Bakau
  • Reproduksi dilakukan di perairan laut, telur setelah dibuahi ditempelkan di bagian perut, di balik karapag yang berumbai-umbai, dierami selama 10-12 hari, larva kepiting bakau berkembang dari stadia zoea 1-5 selama 18-20 hari, megalopa selama 5-7 hari dan mencapi stadia crablet yang mengalami moulting pada setiap 4-7 hari hingga menjadi bibit berukuran rata-rata 30-50 g/ekor  (panjang 2-5 cm) yang dicapai selama 50-70 hari.
  • Kualitas air yang dibutuhkan untuk hidup dan dapat tumbuh secara baik yaitu: kadar garam 10-25 ppt, suhu 28-330C, pH 7,5-8,5 dan DO lebih dari 5 ppm.
  • Perilaku kepiting bakau bersifat kanibal, kepiting yang tidak sedang moulting sering dijumpai memakan kepiting yang sedang moulting.
  • Pakan untuk kepiting bakau yaitu dari berbagai jenis binatang seperti ikan rucah, amphibia, reptilia, jeroan dari limbah pemotongan ayam, juga suka diberi pakan udang yang berupa pelet kering, kelas grower. Pakan larva berupa phytoplankton (Chaetoceros sp, dan Tetraselmis sp) dan zooplankton (Brachionus sp dan Artemia sp)
Cara Budidaya Kepiting Bakau
Ada 4 cara dilakukan berdasarkan tujuan produksi yaitu:
  • Pembesaran dari bibit ukuran 30-50 g/ekor menjadi ukuran konsumsi 200-300 g/ekor
  • Penggemukan dari kepiting bakau dari ukuran 100-150 g/ekor menjadi ukuran konsumsi 200-300 g/ekor
  • Produksi kepiting bakau-soka, bercangkang lunak. Masa pemeliharaan biasanya 3-4 minggu.
  • Produksi kepiting bakau-bertelur, kepiting bakau betina ukuran 200 g/ekor  atau lebih yang penuh telur diperoleh dengan cara ablasi mata. Masa pemeliharaan 1 bulan dan 1-2 minggu setelah ablasi mata dilakukan.
Teknik Budidaya Kepiting Bakau
  • Pembesaran dari bibit ukuran 30-50 g/ekor menjadi ukuran konsumsi 200-300 g/ekor. Dilakukan  dengan berbagai macam cara sesuai situasi dan potensi lokasi budidaya kepiting bakau. Prinsip yang harus dilakukan yaitu kepiting bakau tidak boleh lepas, maka perlu kurungan atau sekeliling tanggul tempat pemeliharaan pagar dari bambu yang cukup rapat. Dihindari dari kemungkinan besar terjadi kanibalisme. Disarankan memakai sistem baterei, dengan padat tebar 40 ekor/m2. Jika dilakukan sistem tambak disarankan padat tebar 2 ekor/m2. Lama pemeliharaan 3 bulan.
  • Penggemukan dari kepiting bakau dari ukuran 100-150 g/ekor menjadi ukuran konsumsi 200-300 g/ekor. Disarankan dipelihara dengan sistem baterei, padat tebar40 ekor/m2. Lama pemeliharaan 3-4 minggu.
  • Produksi kepiting bakau-soka, bercangkang lunak. Masa pemeliharaan biasanya 3-4 minggu. Kepiting bakau yang dipelihara berukuran 150-200 g/ekor dan lama pemeliharaan 2-3 minggu. Pergantian kulit ini secara alami dirangsang oleh alam yaitu saat air pasang tertinggi, kemelimpahan pakan. Disarankan memakai sistem baterei, dengan padat tebar 40 ekor/m2. Cara ini dilakukan untuk mencapai kelulus hidupan sampai 100%.
  • Produksi kepiting bakau-bertelur, kepiting bakau betina ukuran 200 g/ekor  atau lebih yang penuh telur diperoleh dengan cara ablasi mata. Masa pemeliharaan 1 bulan dan 1-2 minggu setelah ablasi mata dilakukan. Disarankan memakai sistem baterei, dengan padat tebar 40 ekor/m2. Jenis pakan harus kaya akan protein dengan jumlah yang cukup, dari bebrbagai jenis ikan rucah, cumi-cumi dan kerang.
Pemberian Pakan
  • Kepiting bakau diberi pakan berbagai jenis pakan dari cumi-cumi, kerang, ikan rucah, amphibia, reptilia, jeroan ayam, atau pelet kering, pakan udang untuk kelas grower. Pakan diberikan 2 kali sehari, dosis 2-3 % dari biomas kepiting bakau.
Penanggulangan Penyakit
  • Penyakit kepiting bakau dapat dicegah dengan cara menjaga agar kualitas air tetap pada kondisi baik, hindarkan  lingkungan menjadi kotor dan pemakaian antibiotik yang cenderung mengendap di dasar tambak.
Cara Pemanenan
  • Pada sistem pemeliharaan di tambah dengan pagar bambu, pemanenan dilakukan dengan cara membuang air tambah sampai kedalaman 30 cm lalu kepiting ditangkap dengan alat tongkat bambu yang dibuat seperti ajir. 
  • Cara ini kurang dianjurkan karena sering menyebabkan capitnya lepas dan harga kepiting bakau akan anjlok. 
  • Cara yang dianjurkan yaitu membuang air tambak sampai habis, dan kepiting akan lebih mudah ditangkap dengan seser dari bahan bambu. Mengikat kaki kepinting bakau secara benar, hal ini dapat menghindarkan capit kepiting bakau lepas dan cara ini dilakukan untuk memudahkan mengangkutnya.
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat