sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Kematian Lele disebabkan Kesalahan Budidaya

Menurut (Alam Ikan 1 )Berikut kesalahan dalam budidaya yang menjadi penyebab kematian lele dan cara pencegahannya yang dapat dilakukan oleh pembudidaya.

1. Penanganan yang kurang tepat
  • Penanganan yang salah / kurang tepat, seperti penerapan kaidah budidaya yang tidak sesuai (padat tebar terlalu tinggi,
  • konstruksi kolam yang kurang baik/buruk atau 
  • penggunaan benih yang kualitasnya kurang baik) dapat mengakibatkan kondisi benih lemah, pertumbuhan lambat, bahkan tingkat kelangsungan hidup rendah yang menyebabkan banyak lele mati (mortalitas tinggi). 
  • Penanggulangannya, lakukan penanganan lele secara baik sesuai kaidah budidaya.
2. Terlambat Sortasi/Grading
  • Pertumbuhan benih lele pada setiap tahapan kegiatan dari kegiatan pembenihan, 
  • pendederan hingga pembesaran ternyata tidaklah sama. 
  • Kecepatan pertumbuhan masing-masing lele juga berbeda, 
  • pertumbuhan juga meliputi pertambahan bobot atau panjang lele. 
  • Pada umunya ada 3 kategori ukuran, yaitu besar, sedang dan kecil.
Keseragaman ukuran lele perlu diperhatikan berkaitan dengan sifat kanibalismenya yang cukup tinggi. Kanibalisme bisa terjadi jika ikan lele kurang pakan. Untuk menghindari hal tersebut, setiap 2 minggu sekali harus dilakukan sortasi atau pemisahan lele berdasarkan ukurannya. Sortasi dapat dilakukan menggunakan alat sortasi khusus berupa baskom sortasi. Baskom sortasi dipasaran tersedia dalam beberapa ukuran. Lele yang sudah disortasi sesuai ukuran dipelihara di satu wadah atau bak pemeliharaan.

3. Tidak menggunakan probiotik
  • Kegiatan pembenihan lele di bak tembok atau terpal dilakukan dengan intensif dengan kepadatan tinggi. 
  • Efek yang ditimbulkan berupa penumpukan bahan-bahan organik didasar bak atau kolam, baik berupa sisa pakan ataupun kotoran ikan itu sendiri. 
  • Jika dibiarkan menumpuk, akan menjadi racun bagi ikan lele dan dapat menimbulkan kematian. 
  • Bahan organik tersebut sifatnnya sulit terurai. 
  • Upaya yang dapat dilakukan adalah pemberian probiotik pada masa pemeliharaan. 
  • Probiotk berfungsi sebagai pengurai atau mengikat bahan-bahan yang tidak berguna atau yang dapat menimbulkan racun bagi ikan yang dipelihara. Bahan ini sudah banyak tersedia dipasaran.
4. Belum melakukan Vaksinasi
  • Selain probiotik ada juga vaksin yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh lele sehingga tidak mudah diserang penyakit. 
  • Contoh vaksin yang tersedia dipasaran adalah aeromonas. 
  • Masih banyak petani lele yang belum menggunakan probiotik dan vaksin bagi ternak lelenya disebabkab belum banyak yang mengenal manfaat dan cara penggunaanya.
5. Alat tangkap yang tidak sesuai
  • Kualitas lele salah satunya ditentukan oleh alat tangkap yang digunakan. 
  • Benih lele yang berukuran kecil tentunya memerlukan perlakuan khusus pada saat penagkapan dengan menggunakan alat khusus pula. 
  • Masih banyak pembudidaya menggunakan alat tangkap seadanya yang kasar sehingga benih mengalami gesekan dan menyebabkan luka pada saat pemanenan. 
  • Jika mengalami luka, benih ikan mudah terserang penyakit dan mengalami kematian. Solusinya gunakan alat tangkap yang sesuai dan halus sehingga tidak menggores tubuh benih lele.
Explanation :
Alam Ikan 1 : http://binaukm.com/2011/05/faktor-pemicu-kematian-ikan-lele/

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Kekurangan dan Kelebihan Kolam Bulat/Bundar dan Kolam Kotak

Kelebihan kolam Bundar/Bulat

Lebih bagus untuk penerapan tebar padat tinggi, karena apabila ditambah aerasi maka difusi oksigen lebih merata. Pada teknik Bioflok yg membutuhkan pengadukan pun bisa lebih merata
Apabila dasar kolam dibuat kerucut, kotoran ikan pun akan langsung terpusat di central drain, sehingga manajemen kualitas air pun lebih baik. Atau pada saat sortir ukuran kecil, menguras ikan juga lebih mudah melewati central drain.
Tren baru, sehingga penerapannya terkesan "sophisticated" (Alam Ikan 1)

Kekurangan kolam Bundar/Bulat
  • Volume air kolam bundar lebih sedikit dibanding kolam kotak. Contohnya area 3x3 m, tinggi  1 m maka kolam bundar hanya menampung 7 m kubik, lebih sedikit dibanding kolam kotak yg menampung 9 m kubik. artinya tinggi bisa lebih dari 1 meter
  • Membangun banyak kolam bundar dari terpal tidak bisa dgn cara dempet seperti pada kolam kotak.. Pada kolam bundar beton memang bisa, tapi kebutuhan materialnya sama saja dgn membangun kolam terpisah
Kelebihan kolam Kolam Kotak:
  • Harganya lebih murah, baik dari terpal ataupun beton
  • Volume air efektif pun maksimal. kolam 3x3x1 akan didapat volume air 9 m kubik
  • Membangun banyak kolam kolam bisa dilakukan dgn cara dempet sehingga menghemat satu sisi dinding.
  • Kolam kotak dari beton pun bisa dibuat sudut melengkung dan dasar membentuk limas sehingga efektifitas manajemen airnya mendekati kolam bundar beton
  • Terpal kolam kotak mudah diperoleh di toko2 bangunan di kota sampai di desa
Kekurangan kolam Kolam Kotak:

Untuk aplikasi tebar padat tinggi yg membutuhkan tambahan aerasi dgn difusi oksigen yg merata, harus dibuat aerasi beberapa titik (ini sebetulnya bukan kekurangan yg signifikan)

Explanation :
Alam Ikan 1 : komunitas-lelesangkuriang.blogspot.com/

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Pembesaran Budidaya Lele Sangkuriang di Kolam Terpal

Cara Budidaya Lele Sangkuriang pembesaran menggunakan kolam terpal ialah cara ternak ikan lele konsumsi dengan cara intensif dengan kolam terpal, dengan biaya cukup murah dibanding kolam semen. Lele akan mudah diawasi. Lele Sangkuriang (Clarias Sp) adalah jenis ikan yang termasuk dalam famili Claridae dan genus Clarias. ikan ini saudara dekat lele Dumbo sehingga ciri-ciri marfologinya hampir sama dan merupakan hasil perkawinan silang lele Dumbo antara Induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6) (Alam Ikan 1).

Lele Sangkuriang memiliki kecepatan tumbuh yang relative cepat yaitu umur 3 bulan pemeliharaan sudah layak panen dan memiliki prospek yang cukup baik. 

Kolam Terpal Untuk Budidaya Lele Sangkurian
Kelebihan Kolam terpal adalah dasar kolam maupun sisi-sisi dindingnya dibuat dari terpal. Kolam terpal dapat mengatasi resiko-resiko yang terjadi pada kolam gali maupun kolam semen.
Ukuran kolam budidaya terpal memiliki ukuran yang beragam tergantung keinginan pemilik budidaya.

Pembuatan kolam terpal cukup mudah karena menghemat dalam pembuatan kolam dari pada kolam semen.

Keuntungan dari budidaya kolam terpal yaitu :
  1. Terhindar dari pemangsa ikan liar
  2. Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk memudahkan pergantian air maupun panen. Selain itu untuk mempermudah penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan.
  3. Dapat dijadikan peluang usaha skala mikro dan makro,
  4. Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam.

Cara Budidaya Lele kolam Terpal
Langkah Pertama Budidaya Lele kolam Terpal
Kolam terpal dicuci dengan kain atau sikat. Setelah itu kolam dikeringkan selam satu hari, barulah kolam diisi dengan air setinggi 30 cm.

Biarkan selama 1 minggu

Langkah Kedua Budidaya Lele kolam Terpal

  1. Siapkan bibit sebanyak 2.000 ekor untuk ukuran 3 - 5 cm. 
  2. Dengan ukuran kolam 3 X 4 X 1 m. Pemakaian bibit 
  3. sebaiknya ukuran yang telah memakan pelet butiran, 
Penangan Lele masuk ke kolam
Bibit yang baru dibeli (baru tiba) jangan langsung dimasukan ke dalam kolam tetapi dimasukan kedalam ember kemudian ditambahkan air kolam sedikit demi sedikit, penambahan air tersebut dilakukan hingga 3 kali. Agar bibit lele dapat beradaptasi dengan suhu air di dalam kolam.
Perawatan Lele dalam Kolam Terpal
Perawatan lele di kolam terpal pada umumnya tidak berbeda dengan perawatan di kolam lainnya. Beberapa perawatan lele yang perlu diperhatikan dalam kolam terpal adalah sebagai berikut :

Penambahan air dan Pergantian air
Penambahan air setiap 1 bulan perlu ditambah 15-20 cm.

Pergantian air setiap air mulai kotor, terlihat tanda-tanda ikan lele mengantung di permukaan air. Pergantian air umumnya 1 kali dalam sebulan. sampai umur 2 bulan.
Pada umur 3 bulan , kolam terpal, airnya perlu diganti setiap 1 minggu

Cara Pergantian air Kolam Terpal Budidaya Lele
Pergantian air dengan cara membuka saluran pengeluaran (paralon) hingga air tinggal sedikit (hampir kering). Pada saat pergantian air biasanya dilakukan penyortiran dengan memisahkan ikan yang pertumbuhan sangat cepat. Bila setelah pergantian air dilakukan beberapa hari kemudian air kelihatan coklat dan berbau anyir maka perlu dilakukan penambahan dan pengurangan air (sirkulasi air masuk dan keluar).
Pemberian Pakan Budidaya Ikan Lele
Jika pakan  menggunakan pelet, untuk ukuran pelet
Pelet pertama sampai umur 2 minggu
Pelet kedua dari umur 2 minggu sampai 2 bulan
Pelet ketiga dari umur 2 bulan sampai panen.

Dengan memperhatikan besar mulut ikan, jenis pelet dapat disesuaikan perkiraan waktu pergantian pelet biasanya 1 bulan sekali jika lele anda sehat.

Hasil Panen dengan pakan yang diberikan adalah 1 : 1 (konfersi pakan 1 kg menghasilkan 1 kg daging ikan). 


Explanation :
Alam Ikan 1 : Ade Sunarma, 2004

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Perbedaan Lele Sangkurian dan Lele Dumbo dalam Pembenihan

Alam Ikan. Perbedaan lele sangkurian dan lele dumbo. Secara umum morfologi ikan lele sangkuriang tidak memiliki banyak perbedaan dengan lele dumbo yang selama ini banyak dibudidayakan.  Hal tersebut dikarenakan lele sangkuriang sendiri merupakan hasil silang dari induk lele dumbo. Tubuh ikan lele sangkuriang mempunyai bentuk tubuh memanjang, berkulit licin, berlendir, dan tidak bersisik.

Bentuk kepala menggepeng (depress), dengan mulut yang relatif lebar, mempunyai empat pasang sungut. Lele Sangkuriang memiliki tiga sirip tunggal, yakni sirip punggung, sirip ekor, dan sirip dubur. Sementara itu, sirip yang yang berpasangan ada dua yakni sirip dada dan sirip perut.



Pada sirip dada (pina thoracalis) dijumpai sepasang patil atau duri keras yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri dan kadang-kadang dapat dipakai untuk berjalan dipermukaan tanah atau pematang. Pada bagian atas ruangan rongga insang terdapat alat pernapasan tambahan (organ arborescent), bentuknya seperti batang pohon yang penuh dengan kapiler-kapiler darah.
Berikut Perbedaan lele dumbo dengan Lele sangkuriang. Dilihat dari besar, lama, ukuran untuk melakukan budidaya pemijahan ikan lele ataupun Pembesaran lele konsumsi :

DeskripsiLele SangkuriangLele Dumbo
Kematangan8 – 9 bulan4 – 5 Bulan
Fekunditas (butir/kilogram induk betina)40.000 – 60.00020.000 – 30.000
Diameter telur (mm)1,1 – 1,41,1 – 1,4
Lamanya inkubasi telur pada suhu 23o-24oC (jam)30 – 36 jam30 – 36 Jam
Lamanya kantung telur terserap pada 23o-24oC (hari)4 – 54 – 5
Derajat penetasan telur (%)> 90> 80
Sifat larvaTidak kanibalTidak kanibal
Kelangsungan hidup larva (%)90 – 9590 – 95
Pakan alami larvaMoina sp. Daphnia sp. Tubifex sp.Moina sp. Daphnia sp. Tubifex sp.
Pertumbuhan harian bobot benih 5-26 hari29,26%20,3%
Pertumbuhan harian bobot benih 26-40 hari13,9%12,18%
Panjang rata-rata benih umur 40 hari5-8 cm3-5 cm

Baca Juga :
Perhitungan usaha Analisis Pembenihan dari Indukan Lele
Perhitungan Analisis Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal
Perhitungan Usaha Analisis Pembenihan dari Indukan Lele
Perhitungan usaha Analisis Produksi Benih Lele 4x6 cm
Perhitungan usaha Analisis Ekonomi Budidaya Ikan Lele Kolam Bulat
Ekspor Ikan Lele Mati

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat