sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Cara Pembenihan Budidaya Ikan Swordtail

Cara Pemijahan Budidaya Ikan Swordtail
Ikan Ekor pedang / Swordtail  (Xiphophorus helleri ) berasal dari Brazil, Amerika Selatan. Ikan ini cenderung bersifat karnivora. Swordtail biasanya berwarna merah. Akibat kawin silang dan mutasi, Swordtail yang ada sekarang sangat beragam dalam bentuk tubuh dan warna.

Swordtail jantan dapat dikenali dengan mudah lewat bentuk ekor pedang mereka, sirip punggung lebih panjang, dan sirip perut yang lancip. Sementara betina, bentuk ekor dan sirip perut membulat seperti kipas dan lebih gemuk. Swordtail termasuk ikan yang gampang beradaptasi dengan berbagai kondisi air. Swordtail dapat tumbuh hingga 5 inci (13 cm) dan mampu hidup antara 3-5 tahun. Tubuh ikan ini dapat mencapai paniang 8 cm. Warna tubuh putih bening keperakan dengan sirip-sirip agak transparan. Namun,

Parameter Ikan Ekor Pedang

SuhupHOksigenUmur Indukan Jumlah Telur
24-306,5-7,5>4>6 bulan5-50

Perbedaan Ikan Jantan dan Betina
    Induk Jantan
    • Mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang.
    • Tubuhnya rampaing.
    • Warnanya lebih cerah.
    • Sirip punggung lebih panjang.
    • Kepalanya besar.
    Induk Betina
    • Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus.
    • Tubuhnya gemuk
    • Warnanya kurang cerah.
    • Sirip punggung biasa.
    • Kepalanya agak runcing.
    • Perbandingan pemijahan jantan dan betina 1:3
    Pemijahan 
    • Sediakan kolam / bak akuarium, ukuran bebas, tergantung dari jumlah ikan yang akan diternak.
    • Kedalaman air 40 - 50 cm aja, Sediakan jaring dengan ukuran lubang yang kira-kira anakan bisa masuk, tapi indukan tidak bisa menerobos.
    • Pilih Indukan yang baik / tidak cacat dan benar-benar siap kawin, dengan perbandingan pejantan 1 (satu) ekor, dan betina 5 (lima) ekor.
    • Sebelum Indukan dimasukan ke kolam, persiapkan dulu airnya, cari daun ketapang kering , cuci dan masukkan ke air kolam. Setelah 2-3 hari air akan berubah coklat, masukkan indukkan ke dalam jaring yang terendam air.
    • Tujuan penggunaan jaring ini adalah untuk menghindari termakan nya anakan oleh induknya. atau bisa menggunakan tanaman air untuk menyembunyikan anak yang lahir
    • Kasih makan indukan sehari 2 kali secukupnya.
    • Setelah terjadi perkawinan, akan terlihat perut betina membesar. Pada saat itu ambil pejantannya, karena pejantan lebih agresif dalam memangsa anakan nya.
    • Indukan betina yang sudah melahirkan anaknya segera di ambil. Persiapkan untuk perkawinan berikutnya. Indukan dapat memiliki anakan setiap 4 sampai 6 minggu
    Pakan Larva
    • Dua hari kemudian, larva sudah bisa berenang dan dapat diberi pakan infusoria selama 2-3 hari. Selanjutnya larva dapat diberi kutu air.
    • Ikan yang sudah bertelur dan pernah kawin dapat bertelur kembali walaupun tanpa jantan. Telur yang keluar tanpa jantan tersebut masih bisa menetas. Diduga hal ini disebabkan sperma jantan dapat tahan lama berada dalam saluran telur betina.
    • Pembesaran ikan ini dapat dilakukan dalam kolam maupun akuarium. Pakan untuk pembesaran berupa kutu air besar, cacing sutera, dan cacing darah. Ikan ini bisa dijual saat ukurannya sudah mencapai sekitar 2,5 cm atau sekitar berumur tiga bulan.

    Swordtail sangat produktif. Seekor betina dapat melahirkan antara 5-50 anak. Selang 28 hari kemudian mereka dapat melahirkan batch berikutnya. Sering mengganti air, penambahan 1 sendok makan garam per 3 liter air, dan sinar matahari yang cukup dipercaya dapat memperbanyak produksi anakan Swordtail.
    Setelah dilahirkan, anakan sebaiknya dipisah dengan ikan dewasa, karena sangat sering ditemukan kasus ikan dewasa memakan anak yang baru lahir. Dari sejak lahir, setiap anak Swordtail sepenuhnya mampu berenang dan makan. Anak ikan biasanya bersembunyi di sekitar tanaman air. Anak swordtail akan menjadi induk setelah berumur 5 bulan.

    Beberapa ikan hias yang beranak (live bearer), misalnya:
    1. Ikan Guppy (Poecilia reticulata Guppy)
    2. Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly)
    3. Ikan Platy (Xiphophorus maculatus Platy)
    4. Ikan Sword tail (Xiphophorus helleri Sword tail)

    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Oscar

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Oscar (Astronatus Ocellatus)
    Ikan Oscar merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari sungai Amazone, Panama, Rio-Paraguay dan Tio-Negro Amerika Selatan, serta sudapat dikembang-biakan di Indonesia. Ikan Oscar mempunyai bentuk dan warna yang menarik. Warna badannya kehitam-hitaman dengan batikan berwarna kuning kemerah-merahan. Ada juga jenis albino yang warna dasar tubuhnya putih. jantannya dicirikan dari warna merah pada tutup insang dekat perut dan mempunyai tiga buah lingkaran hitam pada sirip punggung.

    Sementara pada betina, warna tersebut kabur dan tidak ada tanda lain. Oscar dapat mencapai ukuran 35 cm, akan tetapi rata-rata ikan ini berukuran maksimal 30 cm. Oscar termasuk ikan cerdas dan memiliki kepribadian. Mereka dapat belajar dengan cepat mengenai jadwal makannya. Hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan makanannya dapat direkam dengan baik oleh ikan ini. Apabila dilatih, Oscar dapat menerima pakan langsung dari tangan pemiliknya. Mereka dapat melompat hingga ketinggian 15 cm agar dapat meraih pakan dari tangan si pemilik.

    Parameter Ikan Oscar

    SuhupH OksigenUmur IndukanJumlah Telur
    24-28 C6-7>4>1,5 Tahun1000-4000

    Pemilihan Induk
    • Induk yang baik untuk dipijahkan sudah berumur 1,5 tahun sampai 2 tahun dengan panjang badan 15 cm dan tinggi badan 10 cm serta berwarna cerah.
    • Seleksi induk dimulai saat ikan Oscar masih remaja (5 ~ 6 bulan), dengan cara mencampurkan 5 ekor jantan dan 5 ekor betina. Ikan Oscar remaja ini akan mencari pasangannya sendiri-sendiri. Setelah saling berpasangan maka kita pisahkan di bak tersendiri sampai menjadi induk.
    Perbedaan Induk Jantan dan Betina
    • Induk Jantan panjang badan relatif lebih panjang dari Induk Betina
    • Induk Jantan alat kelamin lebih menonjol - Induk Betina yang telah matang perutnya gendut
    • Induk Betina lubang kelamin lebih besar
    Cara Pemijahan
    • Bak perkawinan terbuat dari semen yang berukuran 1 1/2 x 1 x 0,5m 3 , diisi air yang telah diendapkan selama 12 ~ 24 jam setinggi 30 ~ 40 cm.
    • Jika bak perkawinannya luas, dapat disekat.
    • Sepasang induk Oscar yang telah matang telur dimasukkan ke dalam bak.
    • Pada setiap kolom diberi batu ceper yang berwarna gelap dan di atasnya ditutup sebagian besar agar suasana kolom menjadi teduh.
    • Oscar mengadakan pemijahan siang dan sore hari langsung dibuahi oleh pejantan.
    • Telur yang berada di atas batu ceper tersebut yang telah dibuahi diangakat dimasukkan ke dalam aquarium untuk ditetaskan. Aquarium berukuran 70 x 40 x 40 cm 3 diisi air setinggi 10 cm, untuk telur sepasang induk.
    • Ke dalam aquarium diberi udara (aerasi) dengan kekuatan lemah.
    • Selesai 3 hari biasanya telur-telur mulai menetas.
    • Air diberi campuran emalin atau methylene blue.
    Pemeliharaan Benih
    • Benih ikan ini sampai berumur 4 hari belum perlu diberi makan, karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sacknya (kuning telur).
    • Pada hari ke 5 benih diberi makanan Rotifera. Pemberian makanan ini tidak boleh terlambat karena ikan Oscar bersifat kanibal (memangsa sesamanya).
    • Pada hari ke 10 sudah bisa diberi kutu ari yang telah disaring.
    • Setelah berumur 2 minggu benih mulai diberi kutu air tanpa disaring dan mulai dicoba cacing rambut.
    • Benih sudah dapat dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas setelah berumur 25 hari.
    Pembesaran
    • Pembesaran ikan dilakukan setelah benih berumur 25 hari.
    • Bak yang digunakan berukuran 2 x 1 x 1 m 3 , dan diisi air setinggi 20 – 25 cm.
    • Untuk pertama kali pembesaran dapat ditebar kurang lebih 300 ekor ikan.
    • Untuk mengurangi teriknya matahari pada siang hari, di dalam bak diberi tanaman air seperti eceng gondok dan Hidrilla Verticilata. Untuk mencegah masuknya air hujan terlalu banyak, pada bagian atas bak ditutup sebagian dengan seng plastik.
    • Penjerangan dilakukan setelah benih berada di bak selama sebulan dengan jumlah menjadi 200 ekor
    • Makanan yang diberikan berupa cacng rambut.
    • Setelah ikan berumur 5 ~ 6 bulan, ikan sudah dapat diseleksi untuk dijadikan induk, makanan yang diberikan diganti dengan udang kali yang masih segar/hidup, bisa juga diberi udang rebon yang masih segar.
    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Botia Secara Buatan

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Botia (Botia macracanthus)
    Ikan Botia merupakan ikan hias asli Indonesia yang mempunyai nama daerah Ikan Bajubang, ikan ini hanya bisa dijumpai di dua tempat di Indonesia yakni Sungai Batanghari, Jambi dan Sungai Barito, Kalimantan. Botia, didalam buku Saanin (1984) disebutkan memiliki 2 macam spesies, yaitu Botia macaracanthus dan Botia hymenphysa. Di dalam buku lain yang di tulis oleh Kottelat dkk (1993), ikan botia memiliki tiga spesies, yaitu Botia macaracanthus,Botia hymenphysa dan botia reversa. Ketiga spesies ini dibedakan salah satunya perbedaan jumlah pita hitam yang melingkar di tubuhnya. Botia macaracanthus memiliki 3 pita hitam,Botia hymenphysa mempunyai 13 – 15 pita hitam dan botia reversa memiliki 12 pita hitam. Secara taksonomi ikan hias botia masuk dalam kategori famili cobitidae.

    Berikut klasifikasi ikan botia lengkapnya :
    * Kingdom : Animalia
    * Fillum : Chordate
    * Kelas : Osteichthyes
    * Subkelas : Actinopterygii
    * Ordo : Teleostei
    * Subordo : Cyprinoidea
    * Famili : Cobitidae
    * Genus : Botia
    * Spesies : Botia macaracanthus,Botia hymenphysa, Botia reversa

    Parameter Ikan Botia

    SuhupHoksigenJumlah Telur Umur Indukan
    24-305-7>3500-1000> 8 bulan

    Pemilihan Indukan Ikan Botia
    • Di alam ikan ini dapat mencapai ukuran 30 – 40 cm sedangkan di akuarium dapat mencapai panjang maksimal 11 – 14 cm. ikan botia betina dapat mencapai berat 80 gram setelah dewasa. Sementara jantannya dapat mencapai 40 gram. Umur ikan botia termasuk panjang. Usianya dapat mencapai umur 20 tahun.
    • Indukan yang di pilih berumur 8-10 bulan
    Karakteristik Perairan Ikan Botia
    • Karakteristik perairannya sesuai dengan habitat ikan botia yang menyukai perairan tenang, gelap dan suka bersembunyi tapi ia tidak menyukai adanya lumpur. Ikan botia yang suka hidup berkelompok
    Pemijahan Buatan Ikan Botia
    Rangsangan Pemijahan
    • Dilakukan dengan cara stimulasi yaitu dengan menyuntikan hormon gonadotropin. Biasanya hormaon yang sering digunakan untuk merangsang pemijahan adalah “Ovaprim”. 
    • Ovaprim merupakan hormaon GNRH dan domperidon. Dosis yang digunakan dalam penyuntikan yaitu 1 ml/kg berat induk. Penyuntikan biasanya dilakukan dua kali. 
    • Penyuntikan pertama dilakukan bertujuan untuk pematangan sel telur dengan dosis 0,4 ml/kg. 
    • Setelah 6 jam dilakukan penyuntikan kedua
    • Sedangkan penyuntikan kedua bertujuan untuk proses pemijahan dengan dosis 0,6 ml/kg.
    Stripping / Pengeluaran Telur Ikan Botia
    • Stripping adalah proses pengeluaran telur dan dan sperma dari induk betina maupun jantan dengan cara mengurut bagian genetal induk. 
    • Sebelum induk dilakukan stripping dilakukan pembiusan dengan menggunakan MS22 (phenoxy ethanol) dengan dosis 0,3 ml/L air. 
    • Setelah dilakukan stripping, telur dan sperma dimasukan pada wadah terpisah. Biasanya sperma diencerkan dengan larutan fisiologis (perbandingan 1:3).
    Pembuahan Ikan Botia
    • Pembuahan ika botia dilakukan secaran buatan yaitu dengan mencampur telur dan sperma. Setelah telur dan sperma tercampur, 
    • ditambahkan air untuk mengaktifkan sperma dan diaduk perlahan dengan bulu ayam. Selanjutya telur diletakan pada corong penetasan selama 15-26 jam pada suhu 26-27C.
    Pemanenan Larva Ikan Botia
    • Pemanenan larva dilakukan setelah telur menetas atau setelah 15-26 inkubasi. Larva yang baru menetas tidak langsung dipindahkan ke dalam akuarium sebab larva botia sangat sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. 
    • Setelah 4 hari didalam corong penetasan dan larva sudah dapat makan artemia, larva botia baru bisa dipindahkan ke dalam bak pemeliharaan larva atau akuarium.
    Pemeliharaan Larva Ikan Botia
    • Pemeliharaa larva ikan botia dilakukan pada akuarium dengan padat tebar 5 ekor/liter. Pada larva berumur 4 hari, larva diberi makan dengan aetrmia sampai latva berumur 13 hari. Setelah itu larva diberi makan  cacing darah sampai panen.

    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Molly

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Molly
    Molly (Poecilia sphenops) berasal dari Meksiko, Florida, Virginia. Ikan ini bersifat omnivore. Ukuran tubuhnya relatif cukup besar, maksimal sekitar 12 cm. Hingga kini sudah banyak varietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi. Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar.

    Di habitat aslinya, molly menghendaki suhu perairan 25 - 28° C dengan pH 8 dan kekerasan sekitar 14-20° dH. Namun, karena sudah lama dipelihara di daerah dengan pH netral (sekitar 7) maka saat ini tampaknya pembudidayaan di daerah ber-pH netral pun sudah tidak ada masalah. Hanya saja jenis ikan ini kurang toleransinya terhadap perubahan atau goncangan suhu yang tinggi.

    Parameter Ikan Molly

    SuhupHOksigenJumlah TelurUmur Indukan
    25-28 C7-8,5>480-125>5 bulan

    Perbedaan Jantan dan Betina Ikan Molly
    Induk jantan:
    • Mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang panjang.
    • Tubuhnya ramping
    • Warnanya lebih cerah.
    • Sirip punggung lebih panjang.
    • Kepalanya agak besar.
    Induk betina:
    • Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus.
    • Tubuhnya gemuk
    • Warnanay kurang cerah
    • Sirip punggung biasa
    • Kepalanya agak runcing
    Memijahkan Ikan molly hampir sama dengan Ikan guppy. Hanya saja hasilnya akan lebih bagus bila kondisi airnya agak keras. Untuk itu, penambahan garam dapur sekitar satu sendok makan per tiga liter air akan membantu memperbanyak produksi anakan molly. Selain itu, kecukupan sinar matahari merupakan syarat agar berhasil membudidayakan molly. Molly akan menjadi induk setelah berumur lima bulan. Ukuran jualnya sekitar 2,5-3,0 cm yang dapat dicapai dalam waktu 3-4 bulan.

    Teknik Pemijahan Ikan Molly
    • Persiapan wadah pemijahan berupa bak plastik atau akuarium 
    • penambahan garam dapur sekitar satu sendok makan per 8 liter air 
    • Tempatkan wadah pemijahan ditempat yang jauh dari keramaian
    • Penambahan Tanaman Air untuk peransang
    • Induk dimasukkan ke dalam tempat pemijahan dengan perbandingan (induk jantan 1/3 induk betina). 
    • Proses pemijahan ditandai dengan kejar–kejaran yang dilakukan induk jantan terhadap induk betina sambil menyerempetkan badannya. Ini berlangsung selama 4–7 hari. 
    • Setelah seminggu, benih tampak berkumpul diantara tanaman air atau berenang di pinggiran bak. 
    • Setelah itu dapat dipisahkan dari induknya dan dipindahkan ke kolam pendederan.
    Perawatan Benih Ikan Molly
    • Anak-anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan, karena masih mengandung kuning telur (yolk egg). Setelah 4 ~ 5 hari anak ikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, atau kuning telur yang telah direbus dan dihancurkan.
    • Setelah mencapai ukuran medium (2 ~ 3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5 ~ 7 cm) dapat diberi makanan cuk.
    • Disamping makanan alami dapat pula diberi makanan tambahan berupa cacing kering, agar-agar dll.
    • Pemberian makanan sebaiknya 2 kali sehari, hendaknya jangan berlebihan, karena dapat menyebabkan pembusukan yang dapat meerusak kualitas air.
    • Pergantian air. Air dalam bak atau aquarium jangan sampai kotor/keruh, karena dapat menyebabkan kematian anak ikan. Kotoran dapat dibersihkan setiap 2 ~ 3 hari sekali dengan cara disiphon, air yang terbuang pada waktu penyiphonan sebanyak 10 ~20% dapat diganti dengan air yang baru.
    Beberapa ikan hias yang beranak (live bearer), misalnya:
    4. Ikan Sword tail (Xiphophorus helleri Sword tail)

    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Tiger Barb

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Tiger Barb (Puntius tetrazona)
    Ikan Sumatera (Tiger Barb), sesui dengan namanya ikan ini memang berasal dari sumatra, ciri ikan ini tampak jelas, badannya memanjang, pipih ke samping. Pada tubuhnya yang berwarna kuning keperakan terdapat empat buah garis berwarna hitam secara vertikal . satu buah di bagian kepala melewati mata dan tutup insang, dua buah di bagian badan, dan satu buah lagi di pangkal ekor.

    Ikan Sumatera gerakannya lincah dan aktif berenang. Ikan ini tergolong pendamai tetapi bila sudah mencapai usia dewasa ikan ini agak sedikit usil dan suka menggejar ikan lain jadi jangan heran bila dipelihara bersama ikan lain dalam satu akuarium akan ada ikan yang ekor atau sisiknya pada rusak akibat keusilan ikan sumatera ini. Ikan ini cukup rakus, segala jenis pakan alami atau pakan buatan tak pernah ditolaknya.

    Parameter Ikan Sumatera Barb

    SuhupHOksigenJumlah TelurUmur Indukan
    23-28 Derajat6-7,5>3200-500> 3 bulan

    Persiapan saran pemijahan
    • Ikan dewasa  Panjangnya bisa mencapai 6 cm dapat dipijahkan secara massal atau berpasangan pada tempat yang tidak terlalu luas. Tempat pemijahan berupa bak semen atau akuarium dilengkapi dengan substrat atau tanaman air sebagai tempat menempelkan telur.
    • Toleransinya terhadap suhu , yaitu sekitar 20 – 60oC, pH netral sampai basa. Suhu optimal untuk pemijahannya 25oC dan kesadahan rendah, tinggi air dalam bak lebih kurang 30 cm, untuk mencegah jamur pada telur nanti sebaiknya air pada bak pemijahan diberikan obat anti jamur/methylene blue dengan konsentrasi rendah .
    Pemilihan induk
    • Umur calon induk sama dengan 3 bulan atau lebih, panjang . 
    • Induk betina bila telah matang kelamin perutnya membulat serta lembek jika diraba, warna tubuhnya biasa saja. 
    • Sebaliknya, ikan jantan lebih ramping dan warna tubuhnya mencolok. Ikan jantan yang telah matang kelamin sering berubah warna.
    Pemijahan induk
    • Substrat/Tanaman air hydrilla yang telah dicuci bersih dimasukan kedalam bak pemijahan. Induk hasil seleksi dilepaskan sore hari dengan perbandingan jantan dan betina 1 : 1.
    • Pemijahan mulai terjadi malam atau pagi hari sebelum jam 10. 
    • Substrat/Tanaman air sebagai tempat menempel telur harus dikontrol untuk mengetahui ikan sudah bertelur atau belum. 
    • Hal ini sangat penting karena telur sangat kecil dan berwarna bening ,selesai pemijahan induk segera ditangkap dan dipindahkan ke tempat lain, sedangkan telur yang menempel pada tanaman air tetap dibiarkan pada bak pemijahan sampai menetas. 
    • Telur akan menetas dalam waktu 2 hari. Paling lambat 3 hari .
    Pemeliharaan larva
    • Pada minggu pertama, larva diberi infusoria,rotifera atau kutu air saring karena masih lemah, belum aktif, dan alat pencernaannya belum terbentuk sempurna. 
    • Memasuki minggu ke tiga, benih sudah lebih kuat serta aktif makapakan sudah dapat ditambah dengan pakan buatan. Pakan tambahan berupa tepung pelet halus atau cacing sutera dapat diberikan sampai akhir pemeliharaan untuk mempercepat pertumbuhan ikan umur 2 bulan ikan sudah bisa dipanen dan dipasarkan.

    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pemijahan Ikan Arwana

    Cara Pembenihan Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    Meski terdapat begitu banyak jenis ikan arwana di Asia, mereka adalah satu marga, yaitu Scleropages. Dengan demikian, ikkan-ikan tersebut mempunyai cara berkembang biak yang sama dan mudah disilangkan.

    Budidaya ini dimulai dari memelihara indukan dalam satu bak pemeliharaan yang sekaligus digunakan sebagai pemijahan. Akan sulit membudidayakan ikan ini dengan cara menjodohkan ikan jantan dan betina sebelum dipelihara bersama dalam bak pemeliharaan.
    Persiapan Induk Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    ParameterIkan Arwana (Sclerophages formosus)

    SuhupHOksigenUmur IndukanJumlah Telur
    27-29 C6.8-7.5>5> 4 Tahun20-100

    Bak Pemijahan Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Masukan sekitar 6 ikan arwana dalam kolam semen berukuran 5x5 meter dengan kedalaman 50 cm. Pasanglah jaring plastik mengelilingi kolam setidaknya setinggi 75 cm dari permukaan air untuk mencegah ikan melompat keluar.
    • Masukan beberapa akar kayu bakau untuk menciptakan kondisi alami di sudut kolam sebagai daerah memijah. Material batu dan pasir sebaiknya tidak digunakan karena akan menyebabkan luka pada ikan. Daerah memijah sebaiknya terlindungi dari cahaya langsung dan pastikan daerah tersebut bukan daerah yang ramai, berisik, atau tempat lalu lalang orang. Indukan dipelihara di kolam ini sampai ikan mencapai kematangan atau siuap kawin dan memijah.

    Kualitas Air Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Kondisi air harus dibuat semirip mungkin dengan lokasi ikan-ikan ini berasal. Biasanya pH berkisar antara 6.8 – 7.5 dan suhu 27-29 derajat celcius. Penggantian air harus dilakukan secara rutin setiap hari, yaitu sekitar 30-35% dari volume total. Ketinggian air dijaga sekitar 50-75 cm.
    Pakan Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Pakan yang diberikan merupakan gabungan diet berupa pellet 32% protein dan beragam pakan hidup berupa ikan mas dan udang atau potongan daging dan kepiting.
    • Pakan diberikan sekitar 2% dari berat tubuh ikan setiap hari dengan dibagi menjadi 2 kali pemberian pakan.
    Matang Kelamin Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Ikan matang kelamin sekitar 4 tahun dengan panjang tubuh sekitar 45-60 cm. Musim memijah biasanya berkisar di bulan juli dan desember. Saat di alam, ikan jantan akan memelihara telur di dalam rongga mulutnya selama 2 bulan sampai benih benar-benar bisa berenang bebas.
    • Di dalam ovarium ikan arwana betina mengandung 20-30 telur dengan diameter 0,8 – 1,9 cm. Pada jenis dan ukuran tertentu, ada betina arwana yang dapat menghasilkan hingga 60 telur.
    Membedakan Jantan dan Betina Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Perbedaan jenis kelamin ikan arwana hanya dapat diketahui saat ikan beranjak dewasa, sekitar usia 3-4 tahun. Perbedaan kelamin juga dapat diketahui dari ukuran tubuh dan ukuran rongga mulut. Ikan jantan biasanya lebih ramping dan lebar dari punggung ke perut. Mulut ikan jantan lebih besar dan warnanya lebih cerah dibandingkan ikan betina. Mulut ikan yang lebih besar dan rahang yang lebih lebar ke arah bawah digunakan untuk memelihara telur di rongga buccal milik ikan jantan. Ukuran kepala si jantan juga lebih besar. Dari segi perilaku, si jantan juga agresif dan selalu unggul saat berebut makanan.

    Proses Pemijahan Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Pemijahan akan dimulai sekitar seminggu sampai sampai sebulan sebelumnya. Saat malam hari, biasanya ikan akan berenang di sekitar permukaan sambil mendesak sehingga menciptakan cipratan air. Mereka saling melingkarkan tubuh, mulut ke ekor masing-masing jenis.
    • Jika sudah tiba waktunya, ikan betina akan mengeluarkan telur dan pada saat yang sama pejantan akan membuahi dengan mengeluarkan sp[ermanya, kemudian memasukan telur yang dibuahi tadi ke dalam mulutnya.
    • Telur berdiameter sekitar 8-10mm dan masih tampak seperti kuning telur satu minggu setelah pembuahan. Setelah menetas, anak-anak ikan ini masih berada di mulut arwana jantan selama 7-8 minggu sampai kuning telurnya benar-benar habis. Larva ini bebas dari induknya saat ukuran tubuhnya sekitar 45mm.
    Identifikasi Pejantan Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Ikan jantan sangat mudah diketahui saat memelihara anakan di mulutnya. Yaitu adanya perilaku tidak mau makan karena ada anak di mulutnya. Selain itu, terjadi perubaahan bentuk rahang menjadi sedemikian lebar dibanding saat belum terisi larva ikan.



    Panen Larva Arwana Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Waktu inkubasi atau waktu yang dimulai dari pembuahan sampai larva dilepaskan induknya adalah sekitar 8 minggu. Untuk memperpendek waktu larva di mulut induknya dapat dilakukan panen ikan secara paksa dengan membuka mulut ikan jantan. Hal ini dilakukan 30 hari setelah pembuahan.
    • Ikan jantan diambil dengan menggunakan jala halus, kemudian secara pelan-pelan rahang ikan dibuka dengan menekan secara pelan rahang bawah ke arah bawah.
    • Terdapat dua orang yang bertugas membuka mulut ikan jantan. Seorang memegang tubuh ikan, sementara orang kedua memegang rahang ikan dan membukanya. Saat memegang ikan, sebaiknya gunakan handuk basah supaya ikan jantan tidak terluka karena meronta saat dibuka mulutnya.
    • Jumlah larva yang dihasilkan ikan ini berkisar antara 20-60 ekor, tergantung pada jenis, genetis, dan ukuran ikan betina.
    Memelihara Benih Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Larva yang sudah dihasilkan ikan arwana selanjutnya diinkubasi di akuarium yang berukuran 90x45x45cm. Pertahankan suhu air dalam akuraium pada kisaran 27-29 derajat celcius dengan heater dan beri aerator.
    • Untuk mencegah bakteri dan jamur dapat ditambahkan 2 ppm acrivlafin cair. Dengan cara pemeliharaan in vitro ini, biasanya tingkat keberhasilan hidup anak arwana sekitar 90-100%.
    • Selama seminggu pertama, saat larva masih mempunyai cadangan makanan berupa kuning telur, mereka hanya tergolek di dasar aquarium. Saat kuning telurnya mulai mengecil, mereka akan berusaha berenang. 
    • Setelah 8 minggu. Ikan mulai berenang bebas karena kuning telurnya sudah habis. Pada saat itu, panjang tubuhnya sekitar 8,5 cm.



    Membesarkan Benih Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    • Pada saat memasuki minggu ke 7, ikan sudah dapat diberi pakan anakan ikan guppy atau cacing suter. Pakan hidup diberikan supaya tidak terjadi saling serang diantara calon karnivora tersebut.
    • Pada saat itu, sebaiknya air aquarium disifon setiap hari dan diganti dengan air yang berkualitas sama dengan di akuarium pemeliharaan benih.
    • Ikan yang sudah berukuran 10-12 cm dapat mulaiu diberi pakan udang atau potongan daging. Untuk menambah warnanya agar lebih cemerlang dan merangsang sel chromatopora maka dapat diberikan lampu sekitar 12 jam sehari.
    • Setelah 6-7 bulan, ikan akan mencapai ukuran sekitar 20-25 cm.
    Fase Kritis Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Ikan Guppy

    Cara Pemijahan Ikan Guppy (Poecilia reticulata)

    Ikan Guppy dengan nama ilmiahnya (Poecilia reticulata) ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy, seorang yang berkebangsaan Inggris, di Trinidad pada tahun 1850.

    Guppy dijuluki ikan ’seribu’ (million fish) karena ikan ini gampang dan cepat sekali berkembang biak. Guppy alam / liar pernah juga digunakan sebagai alat untuk membasmi jentik nyamuk malaria.

    Kemampuannya untuk melahap jentik nyamuk terbukti efektif untuk meredam perkembangan malaria. Sampai sekarang guppy alam dapat dengan mudah ditemukan di kolam, parit dan sungai kecil. Guppy selain dikenal sebagai ikan yang gampang berkembang biak juga memiliki julukan ikan ‘pelangi’ karena pola warna yang beragam dan banyak corak baru yang muncul saat dikawinsilangkan.


    Parameter Ikan Guppy

    SuhupHOksigenUmur Indukan
    24-28 C6-7>4> 4 Bulan


    Ikan ini tumbuh dan berkembang di perairan air tawar dan beberapa di antaranya juga ada yang hidup di perairan air payau. Guppy merupakan ikan yang membuahi telur-telurnya di dalam tubuh induknya. Makanan utamanya adalah plankton dan bahan organik, ada juga sebagian guppy yang memakan dedaunan (herbivora).
    Berdasarkan bentuk ekornya ada beberapa jenis guppy, yaitu guppy delta tail yang memiliki ekor berbentuk busur yang mengecil di pangkal ekor, guppy short tail yang memiliki ekor pendek, guppy veil tail yang memiliki ekor berbentuk segitiga dengan bentuk melebar di ujungnya, guppy ribbon yang memiliki pita di bawah perut, guppy swallow yang memiliki ekor yang membelah di bagian ujungnya, dan guppy sword tail yang bagian bawah atau atas ekornya lebih panjang daripada bagian bawahnya.
    Jenis guppy berdasarkan corak warna tubuhnya antara lain single color yang memiliki warna merata pada seluruh tubuhnya (contohnya guppy full red, full black, black moscow, hijau dan putih), guppy bicolor memiliki dua warna, guppy mosaic memiliki berbagai corak warna, guppy snackeskin memiliki corak warna kulit ular di ekornya dan guppy metalik tubuhnya akan tampak berkilau saat terkena sinar matahari atau lampu.


    Ciri Indukan Ikan Guppy

    • Ciri-ciri induk jantan yaitu mempunyai benjolan di bagian belakang sirip perutnya, warnanya lebih cerah, tubuhnya lebih ramping, kepalanya lebih besar, dan sirip punggungnya lebih panjang.
    • ciri-ciri yaitu tidak mempunyai benjolan di bagian belakang sirip perutnya, warnanya kurang cerah, bentuk tubuhnya lebih gemuk, bentuk kepala agak runcing, dan sirip punggungnya biasa saja. 
    Proses Pembibitan Ikan Guppy

    • Indukan-indukan kita masukan jadi satu ke kolam atau tempat pemijahan yang telah disediakan. 
    • pilih satu jantan dan 2 betina lalu ditaruh di akuarium biarkan selama seminggu atau lebih
    • Saat tubuh ikan membulat sekali dan gravid spot ikan( jalur keluar anaknya) sudah turun, ciri ( bagian anus ikan terlihat mirip kotak menyudut)
    • Pisahkan Jantan dan biarkan betina agar melahirkan anaknya (jauhi dari keramaian)

    Proses Pemeliharaan Bibit dan Pembesaran Ikan

    • Setelah sekitar 4 hari baru kita mulai memberi mereka pakan berupa kuning telur rebus dan infusoria (Pembuatan infusoria ini sebaiknya dilakukan seminggu sebelum membiakkan guppy)
    • Setelah 1 minggu baru bisa diberi kutu air yang telah disaring terlebih dahulu. 
    • Pakan bisa kita ganti dengan cacing setelah ikan mencapai ukuran panjang 2 atau 3 cm supaya kebutuhan nutrisi mereka tetap tercukupi.
    • Kemudian ketika ikan sudah mencapai panjang 5 atau 7 cm maka kita bisa memberikan pakan cuk agar pertumbuhan ikan semakin baik. 
    Beberapa ikan hias yang beranak (live bearer), misalnya:
    4. Ikan Sword tail (Xiphophorus helleri Sword tail)

    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Rainbow Bosemani

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Rainbow Bosemani
    Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan telur pada tanaman air. Kwalitas air yang diperlukan untuk kehidupan jenis ikan ini yaitu temperatur air 23 - 26 ° C. Ph. air sebaiknya diatas 7. Jenis ikan ini dapt hidup dan berkembang-biak dalam aquarium maupun bak semen. Ikan ini sudah dapat memijah setelah berumur + 6 bulan dalam ukuran 5 - 7 cm. Makanan yang biasa diberikan dalam pemeliharaan ikan ini yaitu kutu air, cacing zambut atau cuk. Supaya ikan dapat tumbuh dengan baik selama pemeliharaan bertelur, air harus klop memenuhi persyaratan dan dilakukan penggantian air + 1 minggu 1 kali.


    Mengawinkan boesemani sebenarnya gampang. Beberapa sifat reproduksinya mirip dengan ikan Mas (Cyprinus carpio L). Telur ikan ini bersifat menempel. Cara menentukan jantan - betina, juga sama seperti yang sering dilakukan pada ikan Mas. Ikan jantan yang sudah matang kelamin, kalau diurut perutnya kearah anus, akan mengeluarkan cairan putih (sperma). Tapi bila boesemani yang ukuran (panjang) dan umurnya sama, namun sewaktu diurut tidak mengeluarkan cairan putih seperti santan, berarti bisa dipastikan bahwa itu adalah betina. Bisa juga dilihat dari perbedaan warnanya, boesemani jantan warnanya lebih cerah dibanding dengan boesemani betina.


    Parameter Ikan Rainbow

    SuhupHOksigenJumlah TelurUmur Indukan
    22-26 C7-7,8>4150-200>6bulan
    Membedakan jantan dan betina
    Ikan akan mulai memijah setelah berumur minimal 6 bulan dengan ukuran sekitar 5-7 cm. selama memijah, rainbow bosemani jantan akan menunjukan warna lebih cerah dengan sirip-sirip agak kemerahan, dibanding betina warnanya sedikit pucat dan tubuhnya lebih kecil hanya lebih gemuk dibagian perutnya.
    Persiapan induk
    Untuk mendapatkan indukan, peliharalah beberapa ikan rainbow dalam satu kolam semen atau akuarium. setelah ikan matang kelamin sekitar umur 6 bulan. pilih indukan yang berkualitas dan pindahkan ke bak pemijahan dengan perbandingan jantan dan betina 1:1 atau 1:2.
    Bak pemijahan
    • Ikan dapat dipijahkan di akuarium, kolam semen maupun bak fiberglass. ukuran akuarium yang digunakan biasanya 80x40x40, sedangkan bak semen bisa memakai ukuran 2x1 meter dengan ketinggian air sekitar 40 cm.
    • jumlah pasangan disesuaikan dengan ukuran bak pemijahan. normalnya, setiap pasang dapat dipijahkan dalam setiap 10 liter air.
    • di dalam bak pemijahan harus diberi tanaman air atau alat peletak telur yang terbuat dari tali rafia.
    Pakan
    Selama di bak pemijahan, ikan diberi pakan pelet dan beragam pakan hidup seperti artemia, kutu air, dan cacing sutera.
    Proses pemijahan
    • Ikan ini biasa memijah di malam hari. kadang tidak diketahui prosesnya, karena biasanya telur sudah berserakan di sekitar tanaman air atau alat peletak telur buatan. oleh karena itu, tanaman air dan alat peletak telur buatan harus sering diperiksa, apakah sudah ada telur-telur di sekitarnya.
    • Bila sudah banyak telur menempel di tanaman air atau alat peletak telur buatan maka induk harus segera dipindahkan ke aquarium lain agar tidak memakan telur-telurnya.
    • telur akan menetas 5 hari setelah pembuahan. anak-anak ikan yang baru menetas masih memiliki kuning telur di perutnya sebagai makanan cadangan selama 4-5 hari.

    Pembesaran Benih
    • Benih ikan dapat diberi makan berupa infusoria sampai usia 2 minggu. selama 2 minggu tersebut pakan dapat diselingi dengan emulsi kuning telur. lewat dari 2 minggu, anakan dapat mulai diberi makan kutu air dan cacing sutera. setelah berumur 1 bulan, anakan sudah dapat dibiasakan dengan pakan berupa pelet yang dihaluskan.
    • selama pembesaran benih, prose penyiponan harus dilakukan setiap kali terlihat banyak kotoran di aquarium. saat melakukan penyiponan, aerator harus dimatikan untuk menghindari anakan tersedot keluar.
    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Ikan Black Ghost

    Cara Pemijahan Ikan Black Ghost ( Afteronotus albifrons, Linneaus ) Ikan  Black Ghost adalah ikan yang biasanya berwarna hitam yang tubuhnya menyerupai pisau melebar mulai kepala sampai badan melancip dibagian perut. Ikan Black gosh bergerak dengan sirip pada bagian bawah badan sampai ekor dengan sangat unik, dan ikan sering kali bergerak mundur. Ikan Afteronotus albifrons merupakan ikan yang berasal dari sungai Amazon, ikan ini berukuran sampai 50 cm, tubuhnya memanjang dan pipih dengan warna tubuh hitam.

    Black Ghost dapat hidup diperairan tawar dengan kondisi air tropis di indoensia, kisaran 27-32 derajat c. Jika ingin lebih sehat bisa dengan kondisi air soft (lunak) dan cenderung asam. Makanan Black Ghost pakan kering, beku maupun makanan hidup seperti cacing rambut.
    Parameter Ikan Black Ghost
    SuhuJumlah telurpHOksigen
    26-32 c200-5006-7>3

    Ciri-Ciri Indukan Ikan Black Ghost
    Perbedaan jantan dan betina ikan black ghost terlihat pada panjang dagunya (jarak antara ujung mulut dengan tutup insang)
    Ciri-Ciri Induk jantan Ikan Black Ghost

    • Ikan jantan dagu lebih panjang 
    • Badan lebih panjang dari betina
    • Induk jantan dapat mencapai panjang 30 cm
    • Umur Induk > 1 tahun

    Ciri-Ciri Induk Betina Ikan Black Ghost

    • Ikan betina dagu lebih pendek dari jantan
    • Badan lebih pendek
    • Induk betina memiliki panjang kisaran 15-23 cm
    • Umur Induk > 1 tahun

    Cara Pembenihan Ikan Black ghost
    • Pembenihan Massal. Pembenihan secara massal ikan Black ghost, dipijahkan dalam kolam atau bak fiber ukuran 2,5 x 1,5 x 0,5 m, diisi 20 ekor induk dengan perbandingan jantan : betina adalah 8:12. 
    • Pembenihan Berpasangan. Sedangkan pembenihan yang berpasangan umumnya dilakukan di akuarium ukuran 100 x 50 x 40 cm, diisi 7 ekor induk dengan perbandingan 3 induk jantan dan 4 induk betina, atau diisi 5 ekor induk dengan 2 induk jantan dan 3 induk betina.
    Tempat persembunyian Ikan black ghost merupakan tempat untuk memijah dan salah satu perlengkapan penting yang dibutuhkan dalam pemijahan, dapat berupa pralon yang berukuran besar disesuaikan dengan ukuran induk black ghost. Akuarium lengkap dengan aerator


    Proses Pemijahan Ikan Black Ghost
    Pemeliharaan Induk ( 3 jantan dan 4 betina induk black ghost )
    a. Persiapan wadah pemeliharaan  
    • Akuarium ukuran ( 80 x 40 x 40 ) cm sebagai tempat pemeliharaan induk dan sekaligus tempat pemijahan dilengkapi dengan tempat penempelan telur berupa baki plastik yang diisi dengan batu, atau batang pohon pakis.
    • Dua buah genteng sebagai tempat persembunyian bagi induk pada siang hari
    • Bak diisi air sampai ketinggian 35 cm.
    • Selain bak, induk ikan black ghost juga dapat dipelihara di dalam akuarium berukuran 80 x 40 x 40 cm, dan diisi air dengan ketinggian 25 cm.
    • Akuarium ukuran ( 60 x 40 x 40 ) cm sebagai tempat penetasan telur.
    b. Penyediaan dan seleksi induk black ghost
    • Induk yang akan dipijahkan adalah yang berbadan sehat dan tidak cacat serta tidak terdapat organisme penyakit pada tubuhnya.
    • lnduk black ghost dapat matang telur setelah berumur satu tahun dengan panjang sekitar 15 cm.
    c. Pemberian pakan induk ikan black ghost
    • Pakan yang dapat diberikan untuk induk black ghost yaitu cacing darah (bloodworm) atau cuk merah (larva Chironomus), dan jentik nyamuk.
    • Cacing darah diberikan setiap pagi hari setelah penyipanan kotoran, yaitu pada pukul 09.00 WIB, dan sore hari pukul 16.00 WIB.
    • Cuk merah dan jentik nyamuk juga dapat diberikan pada sore hari. Pemberian pakan dilakukan dengan cara menyebarkan pakan langsung pada dasar bak pemeliharaan secara merata. Jumlah pakan yang dipelihara disesuaikan dengan jumlah induk yang dipelihara.
    d. Pengelolaan Air Tempat pemijahan  ikan black ghost
    • Pergantian air dilakukan sebanyak 20-30% setiap harinya, serta pemberian aerasi sebagai suplai oksigen.
    • Pencegahan dan Penanganan Penyakit
    • Penyakit yang umum ditemui dalam pemeliharaan black ghost ialah white spot yang disebabkan oleh protozoa Ichtyopthirius multfihiis.
    • Untuk pencegahan, setiap seminggu sekali diberimethylen blue dengan dosis 0,2 ppm dan 50 gram garam.
    • Sedangkan untuk pengobatan, diberi methylen bluedan garam dengan dosis dua kali lipat yaitu 0,4 ppmmethylen blue dan 100 gram garam, serta ketinggian air diturunkan hingga setengah dan ketinggian bak/akuarium.
    c. Pemijahan Induk  ikan black ghost
    • Wadah pemijahan induk black ghost yaitu berupa bak/akuarium yang sekaligus juga digunakan sebagai wadah pemeliharaan induk.
    • Perlengkapan yang dibutuhkan ialah substrat atau tempat menempelnya telur yaitu akar pakis yang diapit oleh keramik, sehingga susunannya (dari bawah ke atas) satu keramik, tepat sejajar diatasnya diletakkan akar pakis dan satu keramik diatas pakis.
    • Peletakkan substrat tersebut biasanya dilakukan pada sore hari.
    • Pemijahan induk black ghost dilakukan dengan perbandingan 2 ekor betina dan 3 ekor jantan dimana dalam satu bak pemijahan terdapat 10 ekor induk.
    • Proses pemijahan biasanya berlangsung pada malam hari ditandai dengan kejar-mengejar antara induk jantan dan betina, setelah itu lama-kelamaan mendekati substrat yang berupa akar pakis dan terjadi pemijahan.
    • Pada pagi hari dilakukan pengecekan telur. Jika pada malam hari terjadi pemijahan, substrat akan dipenuhi dengan butiran-butiran telur black ghost yang menempel pada akar pakis.
    • Telur-teIur yang tidak menempel pada substrat disedot dengan selang berdiameter 0,5 cm, kemudian ditampung dalam baskom dan segera dipindahkan ke dalam akuarium penetasan.

    Penetasan Telur Ikan Black Ghost
    1)   Persiapan wadah Ikan Black Ghost
    •  Wadah penetasan telur berupa akuarium berukuran 80 x 45 x 25 cm dengan tinggi air 20 cm, dilengkapi dengan aerasi.
    •  Air yang digunakan untuk penetasan sebaiknya air yang sudah diendapkan sehari semalam, setelah itu diberi methylen blue dengan dosis 0,3 ppm dan tetrasiklin 0,2 ppm.
    2)   Inkubasi dan penetasan telur Ikan Black Ghost
    •  Telur-telur yang terbuahi akan terlihat berwarna kuning bening, sedangkan telur yang tidak terbuahi akan berwarna putih.
    • Penebaran telur dilakukan dengan cara meletakkan akar pakis dan keramik pada akuarium penetasan dengan syarat akar pakis dan keramik terendam air seluruhnya.
    • Telur ikan black ghost akan menetas setelah 3 - 4 hari.
    • Telur yang tidak menetas dan berwarna putih dibuang dengan cara disedot dengan selang berdiameter 0,5 cm dan harus dilakukan dengan hati-hati agar larva black ghost yang telah menetas tidak ikut terbawa.
    3) Pemanenan telur Ikan Black Ghost
    • Telur-telur yang telah menetas dan menjadi larva tidak langsung dipindahkan ke akuarium lain tetapi dibiarkan terlebih dahulu selama satu minggu sampai larva black ghost agak berwarna hitam dan cukup kuat untuk dipindahkan.
    • Sebelum larva dipindahkan, akar pakis dan keramik dikeluarkan dari akuarium penetasan, dan diusahakan tidak ada yang bersembunyi di dalam pakis.
    • Pemanenan dilakukan dengan menggunakan selang sipon agak besar kemudian larva disedot dan ditampung ke dalam baskom, setelah itu baru dipindahkan ke akuarium lain.

    Pemeliharaan Larva Ikan Black Ghost
    1. Persiapan wadah Larva Ikan Black Ghost
    • Pemeliharaan larva black ghost dilakukan di bak semen atau akuarium. Pemeliharaan di bak semen, dilakukan pada bak yang berukuran 150 x 150 x 40 cm, dengan ketinggian air 35 cm.
    • Sedangkan untuk pemeliharaan di akuarium, dilakukan pada akuarium yang berukuran 60x 40 x 40 cm.
    • Sebelum digunakan, bak/akuarium dibersihkan terlebih dulu dan dilengkapi dengan aerasi dan diberi pelindung berupa paralon atau roster bata. Air yang digunakan ialah air yang telah didiamkan sehari semalam.
    2. Penebaran larva Ikan Black Ghost
    • Larva yang ditebar ialah larva yang berumur 7 hari setelah menetas.
    • Setiap bak ditebar 100 ekor larva, sedangkan untuk akuarium ditebar sebanyak 500 ekor.
    • Kriteria larva yang telah siap untuk dipindahkan yaitu larva yang sudah benar-benar kuat dan berwarna agak hitam larva yang masih transparan tidak boleh dipindahkan.
    3. Pemberian pakan larva Ikan Black Ghost
    • Larva yang baru menetas belum diberi pakan karena masih mengandung kuning telur.
    • Setelah kuning telur habis yaitu 3 - 4 hari, maka pada hari ke-5 larva diberi pakan Artemia hingga berumur 15 hari yang diberikan dua kali sehari yaitu pagi dan sore hari. Untuk mendapatkan artemia dapat dengan cara menetaskan kiste artemia dari produk kalengan
    • Kemudian dilanjutkan dengan pemberian kutu air sampai larva berumur 20 hari yang diberikan dua kali sehari pada pagi dan sore hari, agar ketersediaannya kontinyu maka dapat dengan budidaya kutu air pada wadah yang terpisah. kemudian mulai dikombinasikan dengan cacing sutera sampai umur satu bulan.
    • Pada umur satu bulan tersebut, rata-rata larva sudah mencapai panjang 3/4 inci. Kemudian didederkan lagi sampai mencapai panjang 1 - 2 inci selama 1 - 2 bulan.
    • Dalam tahap pendederan pakan yang diberikan adalah cacing
    4. Pengelolaan air larva Ikan Black Ghost
    • Penyiponan kotoran pada bak/akuarium pemeliharaan larva dilakukan setiap 3 hari sekali untuk membuang sisa-sisa pakan yang tidak termakan oleh larva.
    • Bersamaan dengan penyiponan kotoran dilakukan juga penggantian air sebanyak 10-20%.
    5. Pencegahan dan penanganan penyakit larva Ikan Black Ghost
    • Penyakit yang biasanya menyerang larva black ghost ialah white spot (bintik putih) dan bakteri.
    • Pencegahan dan pengobatan larva yang terserang white spot sama dengan yang dilakukan untuk induk seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pada pemeliharaan induk.
    • Sedangkan untuk serangan bakteri dapat diobati dengan tetracycline 5 - 7 ppm.
    6. Pemanenan dan Pengepakan larva Ikan Black Ghost
    • Pemanenan dilakukan setelah benih ikan memenuhi standar ukuran layak jual yaitu panjang 1 - 2 inci.
    • Panen dilakukan dengan cara menyerok ikan dengan serok yang halus agar tidak merusak sisik ikan.
    • Kemudian dimasukkan dalam baskom yang sudah berisi air untuk kemudian disortir atau dikelompokkan berdasarkan ukurannya.
    • Wadah yang digunakan untuk pengepakan adalah plastik dengan volume 15 liter.
    • Plastik dibuat rangkap dua agar tidak mudah pecah/bocor.
    • Plastik tersebut diisi air yang telah didiamkan sehari semalam sebanyak 5 liter dan sisanya diisi oksigen murni, perbandingan antara air dan udara adalah 1:2.
    • Dalam setiap wadah pengepakan dimasukkan sebanyak 250 ekor ikan yang berukuran 2 inci, sedangkan untuk ikan yang berukuran 3 inci dimasukkan sebanyak 200 ekor.Wadah pemeliharaan & perlengkapan
    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Neon Tetra

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Neon Tetra adalah cara memperbanyak jumlah ikan hias neon tetra baik untuk hiasan sendiri ataupun untuk dijual. Ikan neon memiliki gerakan yang cukup cepat dan termasuk ikan yang agresif. karena bentuk tubuh yang bertipe torpedo jenis ikan ini termasuk perenang cepat di ukuran yang sejenis. Ikan neon didatangkan dari  Amerika Latin dimana penyebarannya meliputi seluruh system irigasi sungai Amazon, Brazil. 

    Ikan neon merupakan salah satu komoditas ekspor yang banyak diminta oleh eksportir. Selain itu budidaya ikan ini tergolong cepat, mulai dari tahap penetasan sampai dengan siap jual. Biasanya petani menggunakan akuarium untuk membudidayakan ikan ini mulai dari skala kecil hingga skala menengah. Ikan ini termasuk jenis omnivora dimana pakannya dapat berupa pakan alami seperti Daphnia, cacing tubifeks atau pakan buatan.

    Berikut Perbedaan jenis- jenis ikan neon, berdasarkan suhu usia, jumlah telur dan umur :

    Jenis TetraNama LatinSuhupHPanjangUsia ReproduksiJumlah telurUmur Hidup
    NeonParacgeirodon Innesi20-265,5-6,5< 4 cm6-12 bulan80-1803-5 Tahun
    CardinalParacgeirodon Axelrodi22-265,5-6,5< 4 cm6-12 bulan80-1803-5 Tahun
    Serpae tetraEques Hyphessobrycon22-265,5-6,5< 4 cm6-12 bulan80-1803-5 Tahun
    Red Phantom TetraHyphessobrycon sweglesi23-286,5-7< 5 cm6-12 bulan180-4003-5 Tahun
    Black PhantomHyphessobrycon megalopterus23-286,5-7< 5 cm6-12 bulan180-4003-5 Tahun
    Rosy TetraHyphessobrycon Rosaceus24-285,5-7,5< 5 cm6-12 bulan180-4003-5 Tahun
    Bleeding Heart TetraHyphessobrycon Erythrostigma23-286,5-7< 5 cm6-12 bulan180-4003-5 Tahun
    Emperor TetraNematobrycon palmeri23-286,5-7< 5 cm6-12 bulan100-2983-5 Tahun
    Rummy Nose TetraHemigrammus rhodostomus26-336,4-7<5 cm6-12 bulan100-2993-5 Tahun
    Flame TetraHyphessobrycon flammeus22-275,8-7,8< 4 cm6-12 bulan100-3003-5 Tahun

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Neon Tetra
    Memilih Indukan
    Cara membedakan jantan dan betina adalah sebagai berikut:

    Induk jantanInduk betina
    memiliki tubuh rampingBulat Pendek
    Garis warna neon lurusBagian perut gemuk
    Gerakan lebih lincah dibandingkan betinaGaris warna neon bengkok
    Bentuk Tubuh Agak PanjangGerakan lebih lamban dibandingkan jantan


    Persiapan Tempat Pemijahan Budidaya Ikan Neon Tetra
    • Air harus steril dan bersifat asam (pH lebih kecil dari 6,4)
    • Air hujan ditampung dan didiamkan sampai 1- 2 minggu.
    • Senang pada tempat yang gelap.
    • Suhu sekitar 20°C
    • Tempat yang dipergunakan untuk membiakkan, ikan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dan dicuci dengan tawas.
    • Tetesi dengan air rendaman kayu asam.
    • Aquarium atau kolam tembok
    • Masukkan air hujan tersebut kedalam tempat pemijahan.
    • Tetesi dengan air rendaman kayu asam
    • Didiamkan 2 ~ 3 hari.
    • Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon tetra tersebut.


    Cara Pembenihan  Budidaya Ikan Neon Tetra
    • Masukkan induk tetra yang telah dipisahkan terlebih dahulu.
    • Tutuplah tempat tersebut dan berilah lubang cahaya sedikit agar supaya dapat melihat gerak-gerik ikan tersebut.
    • Jika terlihat jantan dan betina saling berkejar-kejaran, maka + 3 hari kemudian sudah terlihat telur-telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan.
    • Pindahkan induknya dan ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk.
    • Selama + 3 hari telur neon tetra tersebut menetas.
    • Anak ikan ini dapat diberi makanan infusoria yakni bakteri pembusuk pada daun kubis/kol yang dibusukkan setetes demi tetes.
    • Setelah + 2 – 3 minggu penutup sudah boleh dibuka kembali.
    • Kemudian akan terlihat anak-anak ikan tetra.
    • Pembenihan Tetra ini sebaiknya dilakukan di tempat yang kondisinya lembab dan dingin.
    Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
    Semoga Bermanfaat

    Cara Pembenihan Budidaya Ikan Discus

    Cara Pemijahan Budidaya Ikan Discus adalah cara memperbanyak jumlah ikan hias discus, dengan bentuk yang cantik dan terlihat bercahaya, ikan discus merupakan jenis ikan yang saat memijah selalu bersama anaknya, sampai ukuran tertentu. larva-larva ikan discus akan selalu mengikuti induknya saat baru menetas.

    Ikan diskus adalah jenis ikan hias yang awalnya didatangkan dari sungai Amazon (Brasil) sekarang sudah banyak di indonesia. Disebut diskus karena bentuk tubuhnya mirip lempengan disk yang berdiri tegak. Diskus awalnya terdiri dari heckel discus, brown discus, green discus, dan blue discus. 

    Bentuk tubuh ikan diskus ini pipih bundar dengan warna dasar coklat kemerahan dengan garis berombak dan beraneka ragam tak beratur mulai dari dahi sampai samping perut. Mata ikan diskus berwarna merah dan garis tengah tubuhnya paling besar 15 Cm. Ikan diskus dikenal tidak suka mengganggu cenderung menyendiri atau mengelompok dengan ikan sejenisnya.


    Hal yan paling penting dalam budidaya adalah memilih indukan yang baik. Caranya dengan budidaya sejak kecil. Setelah berumur 12-18 bulan, diskus ini akan memilih pasangannya sendiri. Pasangan diskus inilah yang kita ambil dan dipindahkan untuk dipijahkan.

    Persiapan Tempat Pemijahan(Aquarium)
    Aquarium cmSuhu Jumlah telurPh
    75x35x35 28-30 c50-350 butir5-6 ppt
    • Isi air dengan kedalamann 25 cm kemudian masukan daun ketapang sebanyak 1 lembar dan 1 sendok garam non yodium
    • Diamkan selama 3 hari
    Cara Permilihan Indukan Budidaya Ikan Discus
    • Ikan discus dapat berkembangbiak pada PH optimal 6,2 atau sedikit asam.
    • Ikan diskus merupakan ikan yang memilih pasangannya sendiri, 
    • Pemilihan indukan jantan betina sebaiknya tempatkan beberapa ikan discus pada satu aquarium 
    • kemudian perhatikan beberapa ikan discus yang selalu berenang bersama-sama. 
    • kemudian ikan discus pisahkan dengan ikan yang lain.
    • Untuk satu aquarium sebaiknya tempatkan 4 ekor ikan discus dengan perbandingan 1:1



    Cara pemijahan Budidaya Ikan Discus:
    • Masukkan induk diskus yang berpasangan ke dalam akuarium
    • Pemberian Aerasi(filter) 
    • Pasang paralon atau pot di dalam akuarium untuk menempelkan telor.
    • Telor yang baik akan menetas setelah 60 jam.
    • Setelah telor menetas, bersihkan larvanya lalu pindahkan ke tempat yang aman dan bersih beserta induknya.
    • Setelah 3-4 hari larva diskus ini sudah dapat berenang dan mulai menggelayuti induknya sambil menghisap lendir yang ada di sekujur tubuh induknya sebagai makanan utama.
    • Diskus setelah berumur satu minggu baru bisa diberi makan berupa kutu air atau larva artemia.
    Cara Pembesaran Budidaya Ikan Discus:
    • Pindahkan anakan diskus berusia satu bulan dari induknya ke akuarium berukuran 100 X 50 X 35 Cm. Setelah besar pindahkan diskus ke akuarium yang lebih luas lagi.
    • Agar terlihat bagus, diskus sebaiknya ditempatkan di akuarium standar (induk 50 X 50 X 40 Cm dan anakan diskus 50 X100 X 35 Cm)
    • Agar ikan diskus tetap hidup dengan baik, sediakan pakan alami seperti dapmia, cacing sutera, cacing super, jentik nyamuk, udang, dan sejenisnya. Diskus juga suka mengkonsumsi pakan buatan campuran dari jantung, hati, daging, udang, ikan, dan sayuran.
    • Sebaiknya, budidaya ikan diskus dilakukan secara kelompok. Budidaya secara kelompok ini lebih efektif dan efisien. Budidaya secara kelompok juga memudahkan proses pemasaran dan distribusi