sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Daftar Larangan Impor Ikan ke Indonesia ubdate 2015

Daftar Larangan Impor Ikan Hias ke Indonesia ubdate 2015










Larangan Impor Ikan Sparus aurataEkspor dan Impor
Larangan Impor 2 Jenis Ikan Famili CichildaeEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Sarotherodon occidentalisEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Pterois volitansEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Pterygoplichthys sppEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Lele Jenis Pylodictis olivarisEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Oreochromis spp.Ekspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Petromyzon marinusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Perca fluviatilisEkspor dan Impor
5 Jenis Larangan Ikan Impor Famili Salmonidae (Salmon)Ekspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Neogobius melanostomusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Morone AmericanaEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Monopterus albus (belut)Ekspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Misgurnus anguillicaudatusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Micropterus salmoidesEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Lutjanus kasmiraEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Lates niloticusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Gymnocephalus cernuusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Glyptoperichthys gibbicepsEkspor dan Impor
Larangan Impor 5 Jenis Ikan Famili PoeciliidaeEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Ameiurus nebulosusEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Clarias batrachusEkspor dan Impor
4 Jenis Famili ikan Channidae yang dilarang di ImporEkspor dan Impor
11 Ikan yang dilarang di Impor Family CyprinidaeEkspor dan Impor
Larangan Impor 2 Jenis Family Ikan GobiidaeEkspor dan Impor
Larangan Impor Ikan Alosa pseudoharengusEkspor dan Impor
Jenis Sidat Electrophorus electricus yang dilarang di ImporEkspor dan Impor
3 Family Ikan Esocidae yang dilarang di ImporEkspor dan Impor
Prospek Ekspor Ikan Lele AsapEkspor dan Impor
Peryaratan Ekspor Ikan Hias Ke KanadaEkspor dan Impor
Sistem ISO untuk berbagai ProdukEkspor dan Impor
Larangan Ikan Impor 10 Jenis Ikan Piranha Family CharacidaeEkspor dan Impor
Jenis Ikan Parasit Trichomycteridae (Parasitic Catfishes)Ekspor dan Impor
Ikan Buntal Tetraodontidae (Puffer Fishes)Ekspor dan Impor, Ikan Buntal

Daftar Larangan Impor Ikan Hias ke Indonesia ubdate 2015

Belajar Ekspor dan Impor Ikan Olahan dan Ikan Hidup

Ketentuan keamanan pangan atau food safety merupakan syarat mutlak bagi setiap produk perikanan yang akan masuk pasar ekspor. Risk Assessment merupakan proses penilaian yang digunakan untuk mengidentifikasi resiko atau bahaya yang mungkin terjadi pada produk perikanan. “Upaya pengendalian mutu harus dibarengi dengan risk assessment. Untuk produk perikanan, kendatipun harga RA mahal, tetapi tetap harus dilakukan. Assessment bisa semakin kuat, bisa menopang pengendalian mutu dan keamanan pangan,”

Untuk meminimalkan biaya risk assessment, bisa dilakukan kerjasama antar berbagai instansi dan institusi terkait. Untuk produk perikanan, risk assessment bisa dilakukan dengan asosiasi, perguruan tinggi serta lembaga yang berkompeten seperti Kementerian Perindustrian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta para stakeholder perikanan. 

A. ADA DUA JENIS IMPOR DAN EKSPOR PRODUK PERIKANAN
1. Menurut (Alam Ikan 1 ) Impor dan Ekspor Ikan Hidup
1. Berikut Izin Impor Ikan Hidup
Dasar Hukum
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP.08/MEN/2004 
->tentang Tata Cara Impor Ikan Jenis atau Varietas Baru ke Dalam Wilayah Republik Indonesia

Pasal 7 ayat  5 “ pengadaan induk ikan yang masuk ke dalam wilayah Republik Indonesia dapat dilakukan setelah mendapat izin dari direktur jenderal atau pejabat yang di tunjuk’

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. PER 29/MEN/2008 
->tentang Persyaratan Pemasukan Media Pembawa Berupa Ikan Hidup.

Pasal 2 ayat 2 “  Pemasukan media pembawa berupa ikan hidup wajib di lengkapi Surat Izin...............”
Pasal 1 ayat 4 ‘’ Surat Izin Pemasukan ikan Hidup yang selanjutnya di sebut Surat Izin adalah Surat yg diterbitkan oleh direktur Jenderal Perikanan Budidaya yang menyatakan persetujuan atas pemasukan ikan hidup dari luar negeri”

Berikut Persyaratan Impor Ikan Hidup
Surat Permohonan secara tertulis ditujukan kepada Direktur Jenderal yang memuat :
  • Nama Jenis Ikan; 
  • Jumlah
  • Ukuran dan Asal Ikan: 
  • Bandara Pemasukan 
  • Maksud dan tujuan pemasukan
Persyaratannya yaitu :
  • Fotocopy SIUP/ TPUPI
  • Rekomendasi pemasukan ikan hidup dari Dinas Prop/Kab/Kota di Bidang Perikanan.
  • Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Jenis Ikan Impor yang dilarang 
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. PER. 17/MEN/2009 
Tentang Larangan Pemasukan Beberapa Jenis Ikan Berbahaya Dari Luar Negeri Ke Dalam Wilayah Republik Indonesia.
  • Tetraodontidae (Puffer Fishes)
  • Trichomycteridae (Parasitic Catfishes)
  • Characidae (Piranha)
  • Esocidae (Pike dan Pickerel)
  • Electrophoridae (Electric Eel)
  • Alosa pseudoharengus
  • Family Ikan Gobiidae
  • Family Cyprinidae
  • Famili ikan Channidae
  • Clarias batrachus
  • Ameiurus nebulosus
  • Famili Poeciliidae
  • Ikan Glyptoperichthys gibbiceps
  • Gymnocephalus cernuus
  • Lates niloticus
  • Lutjanus kasmira
  • Micropterus salmoides
  • Misgurnus anguillicaudatus
  • Monopterus albus (belut)
  • Neogobius melanostomus
  • Morone Americana
  • Salmonidae (Salmon)
  • Perca fluviatilis
  • Petromyzon marinus
  • Oreochromis spp.
  • Pylodictis olivaris
  • Pterygoplichthys spp
  • Pterois volitans
  • Sarotherodon occidentalis
  • Famili Cichildae
  • Sparus aurata
Jenis ikan tersebut dapat berbahaya bagi komunitas ikan yang ditempatinya. Dapat menghilangkan populasi, dan bersaing dengan ikan lainnya. Sebagian ikan merupakan ikan yang ada di indonesia, kalau di indonesia banyak ngapain impor, lebih baik ekspor.

2. Berikut izin Ekspor Ikan Hidup
Dasar Hukum 
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP.08/MEN/2004 
Tentang Tata Cara Impor Ikan Jenis atau Varietas Baru ke Dalam Wilayah Republik Indonesia.

Pasal 8 ayat 3 “ Pengeluaran benih ikan dan induk ikan dari wilayah negara Republik Indonesia dapat dilakukan oleh perorangan dan/atau badan hukum yang tel;ah memiliki IUP di bidang pembudidayaan ikan dan Rekomendasi Pengeluaran Benih Ikan dan/atau Induk Ikan dari Direktur atau pejabat yang ditunjuk”.

Jenis Ikan yang dilarang di Ekspor
  1. Benih ikan arwana berukuran dibawah 10 cm
  2. Benih ikan sidat dengan ukuran berat sampai 150 gram/ekor (Permen KP No. 19/2012)
  3. Ikan hias Botia yang berukuran lebih besar dari 15 cm
  4. Udang Penaeidae (induk dan calon induk) dengan ukuran panjang total = 17 cm dan/atau berat tubuh = 70 gram
  5. Udang galah air tawar berukuran dibawah 8 cm
B. Sistem Manajemen Pangan Untuk Ekpor Ikan Olahan
Seiring dengan perkembangan kemajuan industri pangan, banyak ditemui masalah yang berkaitan dengan “food borne illness” atau penyakit yang disebabkan karena makanan. Masalah pangan diantisipasi dengan metode yang disebut disebut HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Points), 

1. HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Points)
HACCP adalah suatu sistem jaminan mutu yang mendasarkan kepada kesadaran atau penghayatan bahwa hazard (bahaya) dapat timbul pada berbagai titik atau tahap produksi tertentu tetapi dapat dilakukan pengendalian untuk mengontrol bahaya-bahaya tersebut. Atau dimanakah letak bahaya dari makanan atau minuman yang dihailkan oleh suatu industri, serta melakukan evaluasi apakah seluruh proses yang dilakukan adalah proses yang aman, dan bagaimana kita mengendalikan ancaman bahaya yang mungkin timbul. 

Mengapa harus menerapkan HACCP
Beberapa industri pangan dunia menyimpulkan bahwa bisnis pangan perlu dan harus menerapkan HACCP dengan beberapa alasan sebagai berikut :
  • Yang paling ditakuti pebisnis pangan adalah “food safety” karena hal itu tidak dapat diatasi dengan “product recall” yang mahal.
  • Jaminan keamanan pangan adalah salah satu persyaratan standar dan juga wajib oleh Regulasi (UU pangan, UU perlindungan konsumen).
  • Untuk menjadi kompetitif di pasar global.
  • Menekankan pada mutu, “food safety”, dan eliminasi “economic fraud” (misslabelling, kesalahan berat, salah ukuran) untuk menjaga keamanan bisnis.
  • Membutuhkan sistem keamanan pangan yang sejalan dengan program yang sejalan dengan jaminan mutu.
  • WTO telah mendesak negara anggota dan industri untuk melakukan harmonisasi perdagangan, ekivalensi 
  • sistem inspeksi, dan mengurangi hambatan teknis, serta merekomendasi CAC standar untuk memfasilitasi harmonisasi.
  • CAC telah mengadopsi dan merekomendasi penerapan bagi industri pangan HACCP ke seluruh dunia.
  • Negara-negara mitra bisnis Indonesia telah mengubah regulasi mereka untuk implentasi HACCP
Dengan Penerapan HACCP dalam organisasi atau perusahaan anda di harapkan proses anda akan lebih terjamin dan perusahaan mendapatkan manfaatnya, seperti :
  • Menjamin keamanan pangan
  • Memproduksi produk pangan yang aman setiap saat.
  • Memberikan bukti sistem produksi dan penganganan aproduk yang aman.
  • Memberikan rasa percaya diri pada produsen akan jaminan keamanannya.
  • Memberikan kepuasan pada pelanggan akan konformitasnya terhadap standar nasional maupun internasional.
  • Mencegah kasus keracunan pangan, sebab dalam penerapan sistem HACCP bahaya-bahaya dapat diidentifikasi secara dini, termasuk bagaimana tindakan pencegahan dan tindakan penanggulangannya.
  • Mencegah / mengurangi terjadinya kerusakkan produksi atau ketidakamanan pangan, yang tidak mudah bila hanya dilakukan pada sistem pengujian akhir produk saja.
  • Dengan berkembangnya HACCP menjadi standar internasional dan persyaratan wajib pemerintah, memberikan produk memiliki nilai kompetitif di pasar global.
  • Memberikan efisiensi manajemen keamanan pangan, karena sistemnya sistematik dan mudah dipelajari, sehingga dapat diterapkan pada semua tingkat bisnis pangan.
Konsultan HACCP
Prinsip 1 – Analisis bahaya
Mengidentifikasi potensi bahaya yang berhubungan dengan produksi pangan pada semua tahapan, mulai dari usaha tani, penanganan, pengolahan di pabrik dan distribusi, sampai kepada titik produk pangan dikonsumsi. Penilaian kemungkinan terjadinya bahaya dan menentukan tindakan pencegahan untuk pengendaliannya.

Prinsip 2 – Mengidentifikasi Critical Control Point (CCP)
Menentukan titik atau tahap prosedur operasional yang dapat dikendalikan untuk menghilangkan bahaya atau mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya tersebut. CCP berarti setiap tahapan didalam produksi pangan dan/atau pabrik yang meliputi sejak bahan baku yang diterima, dan/atau diproduksi, panen, diangkut, formulasi, diolah, disimpan dan lain sebagainya.

Prinsip 3 – Menetapkan batas kritis setiap CCP
Menetapkan batas kritis yang harus dicapai untuk menjamin bahwa CCP berada dalam kendali.

Prinsip 4 – Menetapkan sistem monitoring setiap CCP
Menetapkan sistem pemantauan pengendalian (monitoring) dari CCP dengan cara pengujian atau pengamatan.

Prinsip 5 – Menetapkan tindakan koreksi untuk penyimpangan yang terjadi.
Menetapkan tindakan perbaikan yang dilaksanakan jika hasil pemantauan menunjukan bahwa CCP tertentu tidak terkendali.

Prinsip 6 – Menetapkan prosedur verifikasi
Menetapkan prosedur verifikasi yang mencakup dari pengujian tambahan dan prosedur penyesuaian yang menyatakan bahwa sistem HACCP berjalan efektif.

Prinsip 7 – Menetapkan penyimpanan catatan dan dokumentasi
Mengembangkan dokumentasi mengenai semua prosedur dan pencatatan yang tepat untuk prinsip-prinsip ini dan penerapannya.

Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) menjamin dari segi keamanannya sedangkan ISO 9001 lebih fokus dalam menjamin kualitas produk. Dengan mengaplikasikan HACCP dengan ISO 9001 quality management system menghasilkan sistem yang lebih efektif daripada hanya menggunakan HACCP atau ISO 9001 secara sendiri-sendiri. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepuasan konsumen dan memperbaiki keefektifan dalam pengorganisasiannya.

Berdasarkan kebutuhan ini, dunia internasional sepakat untuk menerbitkan satu sistem baru. ISO 22000 adalah perbaruan dari standar ISO 9000 : 9001 dan  mengkombinasikan antara standar ISO 9000 : 9001 dengan konsep HACCP ke dalam satu standar.

C. Petunjuk Alur Pengajuan ekspor Impor
Terdapat dua alur pengajuan yang dijelaskan pada petunjuk pelaksanaan tersebut, yaitu alur pengajuan penerbitan izin pemasukan ikan hidup ke dalam wilayah Republik Indonesia dan Alur pengajuan penerbitan rekomendasi pengeluaran ikan hidup ke luar wilayah Indonesia. Dalam bagan alur tersebut dapat dilihat secara garis besar tahap awal sampai dengan tahap akhir proses yang harus dijalankan untuk mengurus surat rekomendasi tersebut.

Gambar 1. Alur Pengajuan Penerbitan Rekomendasi Pengeluaran Ke Luar Wilayah Republik Indonesia

Setelah pelaku usaha melakukan realisasi pengeluaran ikan, pelaku usaha tersebut diwajibkan untuk menyampaikan laporan pasca pengeluaran kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dengan melampirkan fotocopi dokumen ekspor.
Untuk mengajukan penerbitan rekomendasi pengeluran (ekspor) ke luar wilayah Republik Indonesia jika persyaratan dokumen sudah lengkap, dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya 5 hari kerja sampai surat rekomendasi diterima pemohon.Setelah pelaku usaha melakukan realisasi pengeluaran ikan, pelaku usaha tersebut diwajibkan untuk menyampaikan laporan pasca pengeluaran kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dengan melampirkan fotocopi dokumen ekspor.
Untuk mengajukan penerbitan rekomendasi pengeluran (ekspor) ke luar wilayah Republik Indonesia jika persyaratan dokumen sudah lengkap, dibutuhkan waktu sekurang-kurangnya 5 hari kerja sampai surat rekomendasi diterima pemohon.

Gambar 2.  Alur Pengajuan Penerbitan Izin Pemasukan Ikan Hidup ke dalam Wilayah Republik Indonesia

Berbeda dengan Pengajuan Penerbitan Rekomendasi Pengeluaran Ke Luar Wilayah Republik Indonesia, pada Pengajuan Penerbitan Izin Pemasukan Ikan Hidup ke dalam Wilayah Republik Indonesia terdapat dua ketentuan untuk jumlah waktu yang dibutuhkan dalam proses pembuatan surat rekomendasi, ketentuan pertama apabila pemasukannya dengan dokumen yang lengkap dan hanya dibutuhkan rekomendasi teknis dari eselon II terkait komoditas adalah 5 (lima) hari kerja, dan ketentuan kedua apabila pemasukannya dengan dokumen lengkap tetapi masih membutuhkan rekomendasi teknis dari Tim Rekomendasi pemasukan terkait komoditas dibutuhkan waktu 10 (sepuluh) hari kerja, karena dibutuhkan waktu untuk dilakukan sidang atau jajak pendapat terkait dengan komoditas yang akan dimasukan.

D. Persyaratan Ikan Hias Ke Kanada

E. Contoh Olahan Ikan untuk Ekspor
  1. Ekspor Ikan lele
  2. Penanganan Ekspor Gurita
  3. Penanganan Ekpor teri
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Jenis Ikan Parasit Trichomycteridae (Parasitic Catfishes)

Alam Ikan ; Jenis - jenis ikan yang termasuk golongan trichomycteridae seperti Brachioica bertonii, Branchioica magdalenae, Paracanthopoma parva, Plectrochilus diabolicus, Plectrochilus machadoi, Plectrochilus sanguineus, Plectrochilus wieneri, Vandellia balzanii, Vandellia beccarii, Vandellia cirrhosa, 

Berikut Jenis - Jenis Ikan Trichomycteridae
Ikan jenis Trichomycteridae termasuk jenis ikan yang tidak boleh diimpor dari luar negeri. Menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.17/MEN/2009 tentang Larangan Pemasukan Beberapa Jenis Ikan Berbahaya dari Luar Negeri ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia, dan dari Global Invasive Species Database,ISSG (The Invasive Species Specialist Group).


1. Branchioica Bertonii
Nama Ilmiah : Branchioica bertonii
Sinonim: Paravandellia oxyptera
Nama Umum : pantanal parasitic catfish
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Branchioica

Deskripsi Branchioica Bertonii
Brachioica bertonii atau disebut juga Paravandellia oxyptera (candiru) merupakan ikan yang bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Candiru dapat mencari makan dengan baik pada air yang berarus, air berlumpur, dan sering dilakukan pada malam hari. Memiliki adaptasi sensorik halus dan memiliki kemampuan untuk mendeteksi karakteristik dan bau yang berasal dari mangsa. Penciuman dianggap sebagai indra utama yang digunakan oleh ikan dari ordo siluriform untuk mencari makanan.

Habitat/Ekologi Branchioica Bertonii
Ikan dengan nama umum pantanal parasitic catfish ini hidup pada habitat sungai dan rawa.

Penyebaran Daerah Asli Branchioica Bertonii
Sungai Amazon, daerah ekuator Amerika Selatan

Dampak Branchioica Bertonii
Ikan ini merupakan parasit yang dapat menghisap darah. Berbahaya bagi jenis ikan lain dan juga pada kesehatan manusia karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai.


2. Branchioica magdalenae

NamaIlmiah : Branchioica magdalenae
Sinonim: Paravandellia phaneronema
Nama Umum : pencil catfish
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Branchioica

Deskripsi Branchioica magdalenae
Seperti halnya spesies lain dalam genus yang sama, Branchioica magdalenae juga merupakan ikan yang bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Selain itu jenis ikan ini bisa masuk ke saluran urin manusia ketika buang air kecil di bawah permukaan air dimana jenis ikan ini hidup.

Ekologi/Habitat Branchioica magdalenae
Ikan jenis ini hidup di perairan tawar beriklim tropis sebagai ikan demersal.

Penyebaran Daerah Asli Branchioica magdalenae
Penyebaran daerah asli dari ikan jenis ini belum diketahui.

Dampak Branchioica magdalenae
Ikan ini merupakan parasit yang dapat menghisap darah. Berbahaya bagi jenis ikan lain dan juga pada kesehatan manusia karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai.


3. Paracanthopoma parva

Nama Ilmiah : Paracanthopoma parva

Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Paracanthopoma

Deskripsi  Paracanthopoma parva
Ikan yang termasuk kelompok Tricomycteridae (Parasitic Catfishes) ini dapat tumbuh hingga mencapai ukuran panjang 2,7 cm dan pernah ditemukan pada insang spesies ikan lele raksasa Brachyplatystoma vaillanti. Memiliki moncong terpanjang dan paling kuat diantara genus Paracanthopoma lainnya, serta memiliki gigi dentary terpanjang dan terkuat diantara candiru pemakan darah lainnya.

Ekologi/Habitat  Paracanthopoma parva
Ikan jenis ini hidup di perairan tawar beriklim tropis sebagai ikan demersal.

Dampak  Paracanthopoma parva
Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah. Selain itu, ikan ini juga berbahaya bagi manusia, karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai. Ikan ini ternyata tidak hanya masuk ke dalam saluran uretra tersebut, akan tetapi juga meninggalkan duri yang menyebabkan rasa sakit yang hebat sehingga diperlukan operasi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

4. Plectrochilus diabolicus

NamaIlmiah : Plectrochilus diabolicus

Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Plectrochilus

Deskripsi  Plectrochilus diabolicus
Jenis ikan Plectrochilus diabolicus ini dapat tumbuh dengan ukuran panjang tubuh mulai dari 4,8 cm sampai 9,3 cm.

Habitat/Ekologi  Plectrochilus diabolicus
Habitat/ekologinya yaitu hidup pada wilayah perairan tawar pada iklim tropis.

Penyebaran Daerah Asli  Plectrochilus diabolicus
Habitat asli ikan ini ditemukan pada di wilayah Amazon (Brasil dan Peru).

Dampak  Plectrochilus diabolicus
Dampak yang dapat ditimbulkan dari ikan jenis ini adalah bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Selain itu jenis ikan ini bisa masuk ke saluran urin manusia ketika buang air kecil di bawah permukaan air dimana jenis ikan ini hidup.

5. Plectrochilus machadoi

Nama Ilmiah : Plectrochilus machadoi

Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Plectrochilus

Deskripsi Plectrochilus machadoi
Ikan jeni ini dapat tumbuh dengan ukuran panjang tubuh maksimal mencapai 9,3 cm. Jenis kelamin jantan dan betina tidak diketahui dengan jelas.

Habitat/Ekologi Plectrochilus machadoi
Habitat/ekologi dari Plectrochilus machadoi yaitu pada zona bentik (sedimen) dan air tawar. Hidup di dalam perut seekor Pseudoplatystoma (sejenis tiger fish) dan membenamkan diri melalui dinding tubuh.

Penyebaran Daerah Asli Plectrochilus machadoi
Habitat asli jenis ikan ini tersebar di wilayah Amerika Selatan yaitu di cekungan sungai Amazon.

Dampak Plectrochilus machadoi
Dampak yang dapat ditimbulkan dari ikan jenis ini adalah bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Selain itu jenis ikan ini bisa masuk ke saluran urin manusia ketika buang air kecil di bawah permukaan air dimana jenis ikan ini hidup.

6. Plectrochilus sanguineus

Nama Ilmiah : Plectrochilus sanguineus

Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Plectrochilus

Deskripsi Plectrochilus sanguineus
Seperti halnya spesies lain dalam genus yang sama, jenis ikan Plectrochilus sanguineus inijuga merupakan ikan yang warna tubuhnya transparan dengan jenis kelamin antara jantan dan betina yang tidak dapat diketahui dengan jelas.

Habitat / Ekologi Plectrochilus sanguineus
Habitat/ekologi ikan ini hidup pada dasar perairan air tawar.

Penyebaran Daerah Asli Plectrochilus sanguineus
Ikan jenis ini hidup endemik di Sungai Amazon, cekungan sungai Orinoco dan Essequibo, Guyana dan Venezuela.

Dampak Plectrochilus sanguineus
Dampak yang dapat ditimbulkan dari ikan jenis ini adalah bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Selain itu jenis ikan ini bisa masuk ke saluran urin manusia ketika buang air kecil di bawah permukaan air dimana jenis ikan ini hidup.

7. Plectrochilus wieneri

Nama Ilmiah : Plectrochilus wieneri
Nama Umum : Canero (Spanish)
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Plectrochilus

Deskripsi Plectrochilus wieneri
Spesies ikan ini memiliki bentuk tubuh memanjang dengan panjang maksimal mencapai 7,9 cm. Jenis kelamin jantan dan betina tidak diketahui secara jelas.

Habitat/Ekologi Plectrochilus wieneri
Habitat/ekologi dari ikan Plectrochilus wieneri yaituhidup pada perairan bentopelagis (sedimen), hidup di sungai yang besar dan berair jernih.

Penyebaran Daerah Asli Plectrochilus wieneri
Penyebaran daerah asli (endemik) dari spesies ini yaitu di lembah Sungai Napo, di lereng timur pegunungan Andes dan dataran rendah timur laut Ekuador pada bagian atas cekungan.

Dampak Plectrochilus wieneri
Dampak yang dapat ditimbulkan dari ikan jenis ini adalah bisa memakan darah dari jenis ikan lain dengan cara memasuki celah diantara ruang insang ikan lain tersebut. Selain itu jenis ikan ini bisa masuk ke saluran urin manusia ketika buang air kecil di bawah permukaan air dimana jenis ikan ini hidup.

Baca Juga : Pemilihan Lumut untuk Umpan Memancing

8. Vandellia balzanii

Nama Ilmiah : Vandellia balzanii

Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Vandellia

Deskripsi Vandellia balzanii
Bentuk tubuh Vandellia balzanii memanjang dengan warna yang tembus pandang. Bentuk kepala agak kecil dan perut yang buncit apalagi setelah makan dalam jumlah yang banyak. Jenis ini terkenal karena bisa memasuki uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air. Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah (semua genus Vandellia).

Habitat / Ekologi Vandellia balzanii
Habitat/ekologi ikan ini hidup pada dasar perairan air tawar.

Penyebaran Daerah Asli Vandellia balzanii
Ikan ini merupakan endemik di wilayah perairan Amerika Selatan (Río Beni, Mission Mosetenes, Upper Amazon, Bolivia).

Dampak Vandellia balzanii
Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah. Selain itu, ikan ini juga berbahaya bagi manusia, karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai. Ikan ini ternyata tidak hanya masuk ke dalam saluran uretra tersebut, akan tetapi juga meninggalkan duri yang menyebabkan rasa sakit yang hebat sehingga diperlukan operasi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.


9. Vandellia beccarii

Nama Ilmiah : Vandellia beccarii
Nama Umum : nuoliloismonni (Finlandia)
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Vandellia

Deskripsi Vandellia beccarii
Seperti halnya jenis ikan pada genus Vandellia lainnya, ikan Vandellia beccarii ini juga memiliki bentuk tubuh memanjang dengan panjang total maksimal mencapai 5,9 cm. Jenis kelamin pada ikan ini tidak dapat dibedakan.

Habitat/Ekologi Vandellia beccarii
Habitat/ekologinya adalah perairan dasar sungai air tawar (demersal).

Penyebaran Daerah Asli Vandellia beccarii
Habitat asli (endemik) ikan ini ada di wilayah Amerika Selatan yaitu cekungan Sungai Orinoco dan sungai Guyana.

Dampak Vandellia beccarii
Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah. Selain itu, ikan ini juga berbahaya bagi manusia, karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai. Ikan ini ternyata tidak hanya masuk ke dalam saluran uretra tersebut, akan tetapi juga meninggalkan duri yang menyebabkan rasa sakit yang hebat sehingga diperlukan operasi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

Baca Juga : Umpan Minnow

10. Vandellia cirrhosa

Nama Ilmiah : Vandellia cirrhosa
Nama Umum : candiru
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Siluriformes
Family : Trichomycteridae
Genus : Vandellia

Deskripsi Vandellia cirrhosa
Bentuk tubuh Candirus adalah kecil, dan ikan dewasa dapat tumbuh hingga mencapai ukuran panjang 40 cm (16 inchi) dengan kepala agak kecil dan perut buncit yang dapat terjadi setelah makan dalam jumlah yang banyak. Tubuh tembus pandang sehingga cukup sulit untuk melihat di perairan keruh. Ada sungut sensorik pendek di sekitar kepala. Jenis ini terkenal karena bisa memasuki uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air. Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah (semua genus Vandellia).

Habitat/Ekologi Vandellia cirrhosa
Habitat/ekologinya yaitu hidup demersal pada wilayah perairan tawar beriklim tropis.

Penyebaran Daerah Asli Vandellia cirrhosa
Vandellia cirrhosa atau disebut juga Candiru, adalah spesies lele pensil parasit asli cekungan Amazon, dimana ikan ini juga ditemukan di negara-negara lain seperti Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador dan Peru.

Dampak Vandellia cirrhosa
Ikan ini merupakan parasit yang menghisap darah. Selain itu, ikan ini juga berbahaya bagi manusia, karena dapat masuk pada saluran uretra manusia yang buang air kecil di bawah permukaan air sungai. Ikan ini ternyata tidak hanya masuk ke dalam saluran uretra tersebut, akan tetapi juga meninggalkan duri yang menyebabkan rasa sakit yang hebat sehingga diperlukan operasi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Ikan Buntal Tetraodontidae (Puffer Fishes)

Arothron meleagris pertama kali ditemukan di Samudra Indo Pasifik & Timur Pasifik oleh Lacepède pada tahun 1798. Spesies cantik ini mempunyai banyak nama seperti Golden puffer (Ikan Buntal emas)/pufferfish, guineafowl/guinea – fowl pufferfish, guineafowl blaasop, spotted puffer, velcro fish, white-spotted balloon, white-spotted puffer, yellow puffer, dan sebagainya. Orang – orang Indonesia sering menyebut Arathron meleagris dengan sebutan ikan buntal.

Tetraodontidae adalah sebuah famili dari ikan muara dan laut yang berasal dari ordo Tetraodontiformes. Secara morfologi, ikan-ikan serupa yang termasuk dalam famili ini serupa dengan ikan landak yang memiliki tulang belakang luas yang besar (tidak seperti tulang belakang Tetraodontidae yang lebih tipis, tersembunyi, dan dapat terlihat ketika ikan ini menggembungkan diri). Nama ilmiah ini merujuk pada empat gigi besar yang terpasang pada rahang atas dan bawah yang digunakan untuk menghancurkan cangkang krustasea dan moluska, mangsa alami mereka.

Berikut Jenis - Jenis Ikan Tetraodontidae
Ikan jenis tetraodontidae termasuk jenis ikan yang tidak boleh diekspor dari luar negeri karena berbahaya bagi manusia. Menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.17/MEN/2009 tentang Larangan Pemasukan Beberapa Jenis Ikan Berbahaya dari Luar Negeri ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia, dan dari Global Invasive Species Database,ISSG (The Invasive Species Specialist Group).

1. Colomesus psittacus

Nama Ilmiah : Colomesus psittacus
Nama Umum : banded puffer, banded pipefish, parrot pufferfish
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Osteichthyes
Ordo : Tetraodontiformes
Family : Tetraodontidae

Genus : Colomesus

Deskripsi Colomesus psittacus
Colomesus psitaccus merupakan jenis ikan yang termasuk ke dalam kelompok Tetraodontidae, memiliki bentuk tubuh memanjang dengan panjang tubuh maksimal sampai dengan 29 cm. Merupakan ikan demersal yang hidup soliter dan berenang lambat. Tubuh bagian punggung berwarna hijau gelap dengan enam garis hitam melintang, warna perut putih, sirip berwarna hijau tua atau coklat tua. Ikan ini memiliki racun yang membahayakan hidup hewan air laut. Mampu menggembungkan diri hingga mencapai panjang maksimum 90 cm.

Habitat/Ekologi Colomesus psittacus
Habitat/ekologi dari ikan Colomesus psittacus ini adalah perairan laut dan juga terdapat di perairan payau dan juga perairan tawar. Merupakan ikan tropis dan subtropis dengan suhu rata-rata 23 °C - 26 °C. Ikan yang belum ada di Indonesia ini bersifat karnivora dengan makanan utamanya yaitu mollusca. Cara makan yaitu dengan menghancurkan makanannya tersebut menggunakan giginya yang kuat.

Penyebaran Daerah Asli Colomesus psittacus

  • Pantai Paria (Atlantik) hingga Sungai Amazon di Brazil.
  • Penyebaran Daerah Asing : Brazil, French Guiana, Guyana, Trinidad, Venezuela, dan Suriname.

Dampak Colomesus psittacus
Memiliki racun yang membahayakan hewan air lainnya yaitu jenis zat tetrodotoxin yang merupakan racun dengan daya yang lebih kuat daripada sianida dan bisa menyebabkan kesulitan bernafas pada orang yang terkena zat tersebut.

2. Tetraodon duboisi

NamaIlmiah : Tetraodon duboisi
Nama Umum : ocellated puffer
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Tetraodontiformes
Family : Tetraodontidae
Genus : Tetraodon

Deskripsi Umum Tetraodon duboisi
Ikan yang termasuk dalam family Tetraodontidae ini memiliki bentuk tubuh memanjang dengan warna kekuningan dan memiliki bintik warna hitam dan coklat.

Habitat/Ekologi Tetraodon duboisi
Hidup di perairan tawar beriklim tropis dan termasuk ikan demersal yang sulit tertangkap dengan menggunakan gillnet.

Penyebaran Daerah Asli Tetraodon duboisi
Republik Demokratik Kongo.
Penyebaran Daerah Asing
Benua Afrika (Leopoldville, Stanley Pool)

Dampak Tetraodon duboisi
Memiliki racun yang dapat membahayakan hewan air lain dan juga berbahaya pada manusia yang terkena zat racun tersebut.


3. Tetraodon lineatus

Nama Ilmiah : Tetraodon lineatus
Nama Umum : nile puffer, globe fish, fahaka puffer, coral butterfly,
lined puffer.
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Tetraodontiformes
Family : Tetraodontidae
Genus : Tetraodon

Deskripsi Tetraodon lineatus
Tetraodon lineatus yang lebih dikenal dengan sebutan fahaka puffers adalah ikan yang memiliki bentuk tubuh bulat memanjang yang ditutupi dengan duri pendek dan memiliki warna abu-abu kecokelatan di bagian belakang yang secara bertahap warna tersebut menjadi lebih terang hingga pada bagian bawah berwana keputihan. Tetraodon lineatus memiliki garis-garis kuning yang mengalir di tubuhnya dan perut yang berwarna kuning. Fahaka puffers muda menunjukkan warna belang-belang tanpa warna yang kuat sedangkan yang lebih tua mengembangkan warna yang lebih kuat secara bertahap, dengan beberapa garis-garis kuning muncul pada bagian tubuhnya tersebut. Panjang tubuh maksimal mencapai 43 cm dengan ukuran jenis ikan jantan dan betina tidak berbeda.

Jenis ikan ini dapat mengubah warna tubuh tergantung dengan kondisi lingkungan. Jika ikan tersebut stres, warna tubuh cenderung terlihat lebih gelap dari biasanya. Ikan ini memiliki kemampuan untuk mengembangkan perutnya dengan udara atau air hingga ukurannya menjadi 2 atau 3 kali dari ukuran normal sehingga cukup besar untuk bisa menakut-nakuti predator.

Habitat/Ekologi Tetraodon lineatus
Habitat/ekologi ikan Tetraodon lineatus ini banyak ditemukan di perairan tawar sampai air payau. Ikan ini bersifat demersal dan hidup pada kisaran pH 7,0 dan pada iklim tropis dengan kisaran suhu 24°C - 26°C.

Penyebaran Daerah Asli Tetraodon lineatus
Ikan yang sengaja dijual sebagai hewan peliharaan aquarium ini hidup pada habitat aslinya di daerah Benin, Burkina Faso, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Chad, Mesir, Ethiopia, Gambia, Ghana, dan Guinea.

Penyebaran Daerah Asing  Tetraodon lineatus
Sedangkan untuk penyebaran daerah asing, ikan ini sudah tersebar di wilayah Afrika Timur yaitu sungai Nil bagian atas, dan Danau Turkana, di wilayah Afrika Utara, yaitu di bagian bawah dari sungai Nil. Selain itu juga ikan ini statusnya sudah ada di Indonesia.

Dampak Tetraodon lineatus
Memiliki racun yang dapat membahayakan hewan air lain dan juga berbahaya pada manusia yang terkena zat racun tersebut.

4. Tetraodon mbu

NamaIlmiah : Tetraodon mbu
Nama Umum : fresh water puffer fish, mbu puffer,giant puffer
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Tetraodontiformes
Family : Tetraodontidae
Genus : Tetraodon

Deskripsi Tetraodon mbu
Spesies ikan ini hanya hidup di air tawar dan bersifat karnivora. Tubuh ikan berbentuk kerucut dan tidak memiliki sisik. Spesies ini sering disebut sebagai ikan buntal air tawar raksasa karena ukurannya yang sangat besar, tumbuh dengan panjang mencapai 67 cm (26 inci). Puffer raksasa memiliki kulit yang penuh dengan duri kecil, kecuali moncong dan bagian awal sirip ekor. Memiliki patters hijau dan kuning di bagian belakang, dan perut berwarna kuning atau putih. Bercak-bercak hitam pada bawah perut merupakan tanda bahwa ikan ini sakit atau stres. Ikan ini juga dapat berubah warna tergantung pada kondisi lingkungan untuk penyamaran. Mbu Puffer memiliki ekor bergaris yang biasanya dilipat, namun dibuka ketika dia berenang.

Habitat /Ekologi Tetraodon mbu
Habitat/ekologi ikan Tetraodon mbu ini yaitu menghuni sungai besar dan danau.

Penyebaran Daerah Asli Tetraodon mbu
Habitat asli dari ikan ini adalah wilayah perairan di Republik Afrika Tengah, Kongo, Republik Demokratik Kongo, Tanzania.

Dampak Tetraodon mbu
Memiliki racun yang dapat membahayakan hewan air lain dan juga berbahaya pada manusia yang terkena zat racun tersebut.

5. Tetraodon miurus
Nama Ilmiah : Tetraodon miurus
Nama Umum : stanleypool puffer
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Actinopterygii
Ordo : Tetraodontiformes
Family : Tetraodontidae
Genus : Tetraodon

Deskripsi Tetraodon miurus
Ikan ini dinamakan puffer fishkarena mereka memiliki perut elastis yang bisa mengembang dengan berisi air atau udara, biasanya merupakan respon terhadap beberapa jenis ancaman, meskipun dalam akuarium banyak spesimen tampak mengembang diri tanpa alasan yang jelas. Ikan menjadi 2 atau 3 kali ukuran normal, cukup besar untuk menakut-nakuti predator potensial, atau sulit untuk menelan.Puffers juga memiliki beberapa adaptasi menarik lainnya. Mereka adalah salah satu dari beberapa ikan yang benar-benar dapat berkedip atau menutup mata.. Mereka juga memiliki paruh seperti mulut, yang dibentuk oleh fusi dari 2 gigi dari rahang masing-masing (maka Tetraodon). Ini digunakan untuk menghancurkan invertebrata, makanan favorit ikan tersebut.

Habitat/Ekologi Tetraodon miurus
Ikan dengan nama latin Tetraodon miurus ini hidup di sungai besar atau pada daerah aliran sungai dan daerah dekat jeram pada wilayah beriklim tropis dengan suhu 24 oC – 28 oC.

Penyebaran Daerah Asli Tetraodon miurus
Hidup endemik di wilayah Republik Kongo, Republik Demokratik Kongo.

Dampak Tetraodon miurus
Banyak bagian tubuh puffers mengandung neurotoxin tetrodoxin yang mematikan. Ini adalah racun jenis yang sama dengan yang ditemukan dalam gurita cincin biru. Bila tertelan dalam jumlah yang cukup, dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian.

Adaptasi Ikan Buntal (Arothron meleagris)

Ikan buntal menggunakan racun tersebut. Racun tetrodotoxin yang 20 kali lipat lebih mematikan daripada sianida ini digunakannya untuk membantu proses perkembangbiakan dan menghindari pemangsa.

Melalui proses yang disebut adaptasi evolusi,ia menjadi kebal terhadap racun tetrodotoxin yang berasal dari sesuatu yang dimakannya, khususnya dari makhluk hidup laut yang terkontaminasi racun.

Ketika terancam, Arathron meleagris dapat mengembangkan/menggelembungkan tubuh mereka dengan menelan air untuk meningkatkan volume tubuh sebagai pencegah terhadap predator. Inilah asal muasal mengapa Arathron meleagris dijuluki juga dengan sebutan “the Puffer” atau “ikan balon”.

Habitat Ikan Buntal (Arothron meleagris)
  • Ditemukan di Teluk California ke Ekuador, termasuk pulau – pulau lepas pantai,
  • juga tersebar luas di daerah tropis Indo-Pasifik laut. 
  • Habitat asli spesies ini adalah di daerah sekitar terumbu karang dangkal dan berbatu.
Morfologi dan Anatomi Ikan Buntal (Arothron meleagris)
  • Spesies Arathron meleagris mempunyai dua fase perubahan penampilan dalam kehidupannya, yaitu fase hitam dan fase emas. Ketika fase hitam terjadi, kulit Arathron meleagris berwarna hitam dengan bintik – bintik berwarna putih di seluruh tubuhnya. Fase emas terjadi dengan  ditandai perubahan warna di tubuh spesies yang semula berwarna hitam berubah  menjadi warna keemasan dengan bintik – bintik putih kecil di seluruh tubuhnya. Ada juga fase kuning dengan bintik – bintik putih yang agak jarang,fase ini jarang terjadi ketika ikan berada di dalam akuarium.
  • Arothron  meleagris tidak mempunyai sirip perut, tetapi dia dapat bermanuver dengan menggunakan sirip dada, punggung, dan ekor. Spesies ini mempunyai bentuk mulut menyerupai paruh yang digunakan untuk mencabiki mangsanya. Gigi yang menyatu bersama menjadi satu kesatuan, menciptakan mulut yang kuat dan dapat meretakkan kulit  kerang siput, landak laut, dan kepiting yang merupakan makanan utama ikan buntal. Ikan buntal memiliki keunikan pada alat pencernaannya yaitu lambung yang mampu menggelembung, sehingga ikan ini dikenal sebagai blowfish.
  • Kantung lambung ikan buntal dapat membesar dengan cara memasukkan air/udara ke dalam lambung. Kemampuan menggelembung ini  disebabkan oleh bekerjanya otot esofagikokardia dan otot pada sfingter pilorik. Lambung ini dapat menjadi besar karena  kulit ikan buntal memiliki serabut kolagen tidak elastis  tersusun  berombak di bagian dermis yang dapat mengulur menjadi memanjang saat terjadinya penggelembungan. Ikan ini juga tidak memiliki tulang rusuk pleural, sirip pelvis dan tulang pelvis.
  • Pengosongan kantung lambung dapat berlangsung oleh kontraksi otot lambung yang dibantu oleh otot – otot abdominal tubuh ikan. Air atau udara yang mengisi lambung pada saat terjadi Pengosongan kantung di lambung dikeluarkan melalui celah insang yang berada di bagian anterior sirip dada. Modifikasi lambung ikan buntal digunakan sebagai alat  untuk mempertahankan dirinya dari predator. Spesies ini berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur.
  • Tubuh ikan buntal  dapat mengembang seperti balon dan mengeluarkan duri tajam, hal ini dilakukan agar melindungi diri dari mangsa yang akan mengganggunya. Selain itu, ikan buntal ini juga memiliki racun yang terkandung di dalam tubuhnya. Spesies ini umumnya dapat tumbuh hingga memiliki panjang 8-14 inci (20 - 35 cm), mencapai maksimum  20 inci (50 cm) dan penyebaran ikan  ini adalah di perairan tropis seluruh dunia. Ikan Buntal ini adalah predator malam hari, biasanya bersembunyi di celah-celah karang di siang hari dan baru akan beraksi mencari makan pada malam hari. Arathron meleagris termasuk hewan carnivora atau pemakan daging.

Racun Ikan Buntal (Arothron meleagris)

Bagian yang paling beracun dari fugu adalah hati, telur, dan saluran pencernaannya. Tetapi bila pada saat pengolahan terkontaminasi oleh bagian organ dalam yang pecah, daging menjadi sangat beracun dan mematikan.

Racun yang terkadung pada bagian dalam ikan  ini disebut Tetrodotoksin (TTX).Dosis mematikan racun ikan buntal bagi manusia diperkirakan 2 mg TTX. Racun ini sangat mematikan & akan bereaksi pada korbannya hanya dalam waktu kurang dari setengah jam. Oleh karena itu pada umumnya di restoran tertentu makanan ini akan dihidangkan oleh koki setengah jam setelah masak &  dicoba oleh Chef koki tersebut sebelum dihidangkan untuk menjamin keamanannya.

Racun TTX ini belum mempunyai antidote.Memasak tidak dapat merusak racun tersebut. Sebaiknya hindari pandangan masyarakat yang salah mengenai me- masak dapat membunuh racun tersebut.

Gejala keracunan TTX ini, akan diawali dengan rasa mual,muntah-muntah, mati rasa dalam rongga mulut, selanjutnya muncul gangguan fungsi saraf yang ditandai dengan rasa gatal di bibir, kaki dan tangan.Gejala selanjutnya ya- itu terjadinya  kelumpuhan & kematian akibat sulit bernafas & serangan jan- tung.Gejala tersebut timbul selama 10 menit pertama hingga 30 menit dan setelah itu akan menimbulkan kematian.

Oleh karena itu apabila mengalami gangguan diatas setelah mengkonsumsi ikan ini ada baiknya segera ke rumah sakit untuk “ dipompa ” perutnya untuk mencegah racun masuk lebih dalam ke dalam tubuh melalui pencernaan, ini harus dilakukan sebelum 30 menit setelah makanan masuk ke dalam tubuh.Setelah itu pun, harus tetap waspada karena terkadang  racun dapat bereaksi dalam 6 jam pertama setelah daging itu dipompa keluar.

Manfaat Ikan Buntal (Arothron meleagris)

Mengingat resiko yang tinggi apabila ikan buntal ini salah dalam pengolahannya, maka di Jepang hanya koki-koki yang memiliki sertifikat dari Departemen Kesehatan lah yang diizinkan untuk  mengolah ikan buntal ini untuk dikonsumsi umum. Sehingga di Jepang, menu masakan yang mengandung ikan buntal harganya cukup mahal.Di sebuah restoran di Osaka menjual menu ikan buntalnya dengan harga 10.500 yen atau sekitar Rp 840.000.

Selain di negara Jepang ada baiknya berhati-hati untuk memakannya, khususnya di Indonesia, sebab belum ada sertifikasi koki yang menjamin ikan ini dimasak oleh ahlinya. Di Singapore sendiri terjadi kasus keracunan ikan buntal oleh salah satu restoran Jepang yang hampir memakan korban jiwa seorang Chef yang sedang mencoba makanan tesebut. Bahkan di Thailand pada tahun 2004 - 2007, 115 korban dibawa ke rumah sakit karena mengkonsumsi daging ikan ini dan 15 orang meninggal, sekalipun sebenarnya ikan ini sudah dilarang masuk ke Thailand sejak 2002.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaa