sponsor

sponsor

Slider

Recent Tube

Aquascape

Produk

Pakan Ikan

Analisis

Budidaya

Ikan Hias

Tips Pemberian Pakan Burayak atau Benih Ikan Cupang



Banyaknya orang yang mulai berminat budidaya cupang, dikarenakan harga jual yang lumayan. Walau dibilang cukup susah budidaya cupang. Minat untuk mencoba ternak ikan cupang belum pudar. Indukan cupang yang baik adalah berumur lebih dari 5 bulan, semakin besar ikan cupang atau dewasa, burayak (benih) yang didapatkan semakin banyak.

Menurut Alam Ikan ; Pakan yang baik untuk burayak(benih) ikan cupang yaitu kutu air dan cacing sutra, karena sudah umum ada di pasaran dan cukup mudah didapatkan. Ukuran pakan benih ikan cupang sebaiknya sesuai ukuran mulut ikan sehingga mudah untuk dicerna. Untuk ukuran pakan yang cocok adalah penggunaan kutu air, ukuran kecil, dan mudah dimakan burayak.


Pakan lain untuk burayak atau benih ikan cupang dapat menggunakan infusoria dan microworm. pakan ini ukurannya kecil-kecil dan mudah untuk dimakan benih ikan.
Cara memisahkan burayak ikan cupang agar lebih sehat
Burayak Ikan Cupang

Karena burayak atau benih memerlukan protein yang cukup, kadang alternatif pilihan pakan bisa di rubah menggunakan kuning telur. tetapi terdapat masalah dalam pemberian pakan kuning telur, terlalu banyak kuning telur dapat mengotori kolam budidaya. Air menjadi tercemar pakan sehingga menurunkan kualitas air dan dapat menyebabkan burayak atau benih mati.

Berapa seh kisaran penggunaan kuning telur, belum dapat dipastikan intinya pemberian pakan sampingan kuning telur harus habis dalam setengah hari kurang lebih 6 jam.


Cara mengontrol Ikan cupang saat sudah bertelur, Kontrol pemijahan ikan cupang sebaiknya jangan terlalu sering karena dapat menyebabkan ikan stres, sebaiknya dikontrol 2 hari sekali. Wadah pembenihan ikan cupang sebaiknya tidak terlalu kecil, tempat yang terlalu sempit dapat menyebabkan ikan stres sehingga tidak maksimal dalam mengurus telur-telur yang sudah dibuahi indukan.

Sebelum melakukan pemijahan ikan cupang sebaiknya indukan cupang diberi pakan yang memiliki nilai protein tinggi. Jumlahnya lebih banyak dari biasanya, misal biasanya dikasih makan 3 kali, jadikan 4x untuk merangsang matang gonad. Kegunaan nilai pakan protein tinggi untuk mempercepat matang gonad, dan telur dapat menetas semua, otomatis hasil lebih baik.
Demikian tips dan cara pemberian pakan yang baik untuk Burayak dan Benih Ikan cupang

Keterangan :
Alam Ikan November 2015

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 

Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Komet

Cara pemijahan ikan komet (Carassius auratus-auratus) adalah sejenis ikan yang dibudidayakan sebagai ikan hias, ikan komet memiliki bentuk yang variatif dengan pola dan warna yang unik. Ikan komet termasuk kerabat Cyprinidae , dengan warna yang unik seperti cara pemijahan budidaya ikan mas, dan Cara pemijahan ikan mas koki mutiara.  Adapun jenis-jenis ikan mas konsumsi yang perlu diketahui.

Ikan komet bertelur banyak, ikan ini bertelur sembarangan dan diserakkan bisa ditanaman air atau dijatuhkan di dasar perairan. Ikan komet dapat sering terkena penyakit jika kondisi kolam cepat kotor, sebab yang sering muncul dikarenakan ikan komet banyak membuang kotoran yang dapat menjadikan kolam cepat kotor. Ikan komet (carassius auratus-auratus) merupakan jenis ikan yang hidup diperairan tawar dengan kondisi perairan tenang dengan udara sejut.

Reproduksi Ikan Komet
Secara alami, pemijahan terjadi pada tengah malam sampai akhir fajar. Menjelang memijah, induk-induk ikan mas aktif mencari tempat yang rimbun, seperti tanaman air atau rerumputan yang menutupi permukaan air. Substrat inilah yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menempel telur sekaligus membantu perangsangan ketika terjadi pemijahan.

Sifat telur ikan Komet adalah menempel pada substrat. Telur ikan Komet berbentuk bulat, berwarna bening, berdiameter 1,5-1,8 mm, dan berbobot 0,17-0,20 mg. Ukuran telur bervariasi, tergantung dari umur dan ukuran atau bobot induk. Embrio akan tumbuh di dalam telur yang telah dibuahi oleh spermatozoa. Antara 2-3 hari kemudian, telur-telur akan menetas dan tumbuh menjadi larva. Larva ikan Komet mempunyai kantong kuning telur yang berukuran relatif besar sebagai cadangan makanan bagi larva. Kantong kuning telur tersebut akan habis dalam waktu 2-4 hari.

Larva ikan Komet bersifat menempel dan bergerak vertikal. Ukuran larva antara 0,50,6 mm dan bobotnya antara 18-20 mg. Larva berubah menjadi kebul (larva stadia akhir) dalam waktu 4-5 hari. Pada stadia kebul ini, ikan Komet memerlukan pasokan makanan dari luar untuk menunjang kehidupannya. Pakan alami kebul terutama berasal dari zooplankton, seperti rotifera, moina, dan daphnia. 

Kebutuhan pakan alami untuk kebul dalam satu hari sekitar 60-70% dari bobotnya. Setelah 2-3 minggu, kebul tumbuh menjadi burayak yang berukuran 1-3 cm dan bobotnya 0,1-0,5 gram. Antara 2-3 minggu kemudian burayak tumbuh menjadi putihan (benih yang siap untuk didederkan) yang berukuran 3-5 cm dan bobotnya 0,5-2,5 gram. Putihan tersebut akan tumbuh terus. Setelah tiga bulan berubah menjadi gelondongan yang bobot per ekornya sekitar 100 gram.

Parameter Pemijahan Ikan Komet


Umur IkanSuhu pHOksigen Umur IndukanJumlah Telur
Ikan Besar21-28 Derajar C5.5-7,5>4> 8 Bulan>1000-5000
Larva Ikan26-29 Derajat Celcius5.5-7,5>5

1. Persiapan wadah pemijahan Ikan Komet

  • Sediakan aquarium ukuran min 60x40x40 cm 
  • Air yang digunakan untuk pemijahan ini adalah air yang berasal dari air sumur yang sudah diendapkan selama 24 jam,
  • Ketinggian air pemijahan 30 cm, 
  • Sediakan substrat tanaman air dan tanaman mengapung seperti eceng gondok 


2. Memilih induk Ikan Komet
Ciri - Ciri indukan ikan komet yang sudah matang gonad sebagai berikut :

Induk Jantan Ikan Komet
Pada sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol dan jika diraba terasa kasar.
Induk yang telah matang jika diurut pelan kerarah lubang genital akan keluar cairan berwarna putih

Induk Betina Ikan Komet
Pada sirip dada terdapat bintik-bintik dan terasa halus jika diraba.
Jika diurut, keluar cairan kuning bening. Pada induk yang telah matang, perut terasa lembek dan lubang genital kemerahan merahan.

Perbandingan jumlah induk Ikan Komet untuk pemijahan adalah 1 : 2 ( jantan : betina) , induk harus sudah matang gonad dengan umur minimal 8 bulan, jika di lihat secara kasat mata ikan yang matang gonad biasanya sudah mulai kejar - kejaran jika digabungkan satu kolam.

3. Pemijahan Ikan Komet
Induk dimasukkan dalam akuarium yang sudah dilengkapi dengan tanaman air.

Pemijahan ikan komet berlangsung pada malam hingga waktu dini hari. Induk dimasukkan pada sore hari, biasanya besok sudah menempel pada enceng gondok.

4. Penetasan telur Ikan Komet
  • Setelah pemijahan induk ikan komet diangkat atau dikeluarkan dari dalam akuarium. 
  • Setelah 2 – 3 hari telur akan menetas, setelah menetas kemudian enceng gondok diangkat dari dalam akuarium. 
  • Buang air separu ganti dengan yang air baru yang sudah diendapkan secara hati-hati
5. Pemeliharaan Larva Ikan Komet
  • Larva umur 7 hari hanya sebesar jarum, sudah dapat memakan pakan alami, sesuai ukuran mulut ikan
  • Pemberian pakan tambahan diperlukan setelah 15 hari pemeliharaan. Memasuki pemeliharaan 15 hari kedua harus ada aliran air masuk, apalagi setelah pakan tambahan mulai diberikan. Genap diusia sebulan, anak komet mulai tampak bentuk aslinya. 
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Manfaat Budidaya Eceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah Sejenis tanaman air yang hidup mengapung diatas permukaan air, eceng gondok dapat berkembang biak secara cepat di air. Tanaman eceng gondok sebenarnya merupakan tanaman yang buruk jika berada diperairan lepas karena dapat menghambat aliran air dan merusak sistem pelayaran, hal ini disebebakan jumlah eceng gondok yang banyak dalam suatu wilayah karena kecepatannya berkembangbiak. dan Eceng gondok dapat tumbuh mencapai 1 meter jika dibiarkan tanpa pengawasan.

Manfaat eceng gondok untuk budidaya ikan  
Eceng gondok dapat dijadikan tanaman yang efektif untuk membuang kotoran ikan di air. Akar yang tua berwarna hitam dan muda berwarna putih. Akarnya dapat tumbuh hingga 45 cm. Kalau dasar kolamnya lumpur dan akarnya sudah sampai kesana, ia akan tumbuh lebih cepat lagi.

Eceng gondok dapat mengendalikan pemangsa oksigen kolam seperti ganggang, hal ini desebabkan eceng gondok akan menutupi perairan sehingga sinar matahari tidak turun kedasar, dan memakan nutrisi yang dibutuhkan oleh ganggang tersebut

Eceng gondok merupakan tanaman air yang dijadikan tempat untuk pemijahan ikan seperti ikan cupang, dan ikan lainnya. 

Eceng gondok selain dapat menghambat sinar matahari, juga dapat menjadi peneduh perairan sehingga ikan tidak kepanasan, dan sebagai tempat bersembunyi ikan. fungsinya untuk menaungi air kolam dan menyediakan tempat bagi ikan untuk kabur dari panas matahari.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Budidaya Pembenihan Ikan Garra Rufa

Alam Ikan ; Garra rufa (Ikan dokter) merupakan ikan air hangat yang dapat mengobati penyakit kulit. Ikan ini memiliki  ciri-ciri ukuran tubuhnya relatif kecil, ukuran rata-rata 7,5-13 cm, bentuk silindris memanjang, bersisik, posisi mulut inferior, nampak seperti tapal kuda jika dilihat dari bagian bawah, mempunyai sungut sepasang, bentuk sirip ekor bercagak. Warna tubuh coklat kehijauan, di bagian perut kekuningan, dan di bagian pangkal ekor tampat spot-spot hitam. 

SuhupHOksigenUmur Indukan jumlah Telur
20-306,5-7,5>23-4 bulan400 Telur

Ikan Garra rufa merupakan ikan omnivora dan pemakan segala , perilaku makan dengan cara menghisap. Perilaku ikan garra rufa yang menghisap kulit mati menjadikan ikan ini disebut ikan dokter. Hidup berkelompok, termasuk melakukan kegiatan makan. Perilaku semacam  itulah dan menghasilkan enzim dithranol atau anthralin yang mampu menghambat pertumbuhan kanker, yang menjadikan ikan ini dikenal sebagai dokter ikan dan dipakai spa ikan. Dan diyakini mampu menghisap berbagai jenis penyakit kulit kaki, khususnya telapak kaki. 
Berikut cara pemijahan Ikan Garra rufa
1.Persiapan Sarana Pemijahan Garra rufa
  • Bak semen yang berukuran (2x3x1)m3 dibersihkan dengan cara disikat dan diguyur air mengalir lewat selang plastik. 
Cara Pengisian Kolam :
(1) pasir yang berbutir-butir besar 0,1 m,
(2) air sedalam 0,8 m. Di bagian sisi diletakkan strimin dari bahan tidah mudah berkarat, ukuran (1x2x0,7)m3 pada posisi menggantung. 
Di dalam air dialiri udara yang bersumber dari aerator, diharapkan nantinya induk ikan dokter dan telur yang dihasilkan tidak kekurangan oksigen. 
Penggunaan angsang strimin, agar telur yang dihasilkan mudah jatuh pada dasar dan tidak dimakan oleh induk pada waktu proses pemijahan selesai.

2. Pemilihan Induk Garra rufa
  • Induk ikan dokter yang mempunyai kualitas yang baik, pilihan sebagai induk harus mempunyai 
ciri-ciri ikan garra rufa sebagai berikut:
  • Bentuk tubuh proporsional, sirip-sirip mempunyai bentuk standar dan tidak cacat. 
  • Warna tubuh tidak pucat, dan mengkilap. 
  • Panjang tubuh minimal 10 cm, dan matang kelamin. 
  • Ciri-ciri induk ikan dokter jantan pada bagian kepala terdapat spawning tuberles, jantan matang kelamin ditunjukkan oleh perlakuan penekanan pada perut belakang maka anus akan mengeluarkan seperma.
  • Induk betina matang kelamin ditunjukkan bentuk perut nampak buncit, melebar ke arah lateral, samping dan jika ditekan dengan jari tengah akan terasa lembek. 
  • Striping tidak perlu dilakukan jika ingin mengetahui tingkat kematangan telur, karena hal ini jika dilakukan akan berpengaruh terhadap kesehatan induk, kualitas telur dan larva yang dihasilkan

3. Pemijahan Induk Garra rufa
  • Induk ikan dokter  yang sudah dipilih diperkirakan ukurannya, jika dimisalkan ukuran yang jantan lebih kecil dari yang betina maka sebaiknya pemijahan mengunakan perbandingan jumlah induk 2 jantan : 1 betina, atau sebaliknya. 
  • Jika ukuran jantan dengan betina seimbang maka digunakan perbandingan 1 jantan : 1 betina , hal ini diharapkan jumlah telur sebanding dengan jumlah sperma yang dihasilkan. 
  • Sebelum induk dilepas di dalam kolam pemijahan sebaiknya air dibiarkan selama 24 jam, tetapkan waktu memasukkan induk ikan dokter yang akan dimijahkan, biasanya di waktu sore hari, kira-kira pukul 17.00. 
  • Disarankan pada teknik ini dimasukkan induk ikan 5-10 pasang. 
  • Pemantauan pemijahan perlu dilakukan, hal ini untuk menghindari telur yang sudah dihasilkan di makan kembali oleh induknya.
  • Biasanya induk setelah kawin akan lapar dan akan memakan telur yang dihasilkan dan telah dibuahi.  
  • Jumlah telur yang dihasilkan rata-rata setiap ekor induk ikan dokter yakni 400 butir. Angkatlah induk ikan dokter setelah waktu 2 hari sejak terlihatnya telur-telur ditemukan, dan kembalikan induk ke dalam kolam induk.
4. Pemeliharaan Larva Garra rufa
  • Larva ikan ikan dokter  akan dapat dilihat dengan mata telanjang, akan kelihatan lebih jelas jelas saat larva bergerak. 
  • Larva ikan dokter  akan bertahan hidup tanpa diberi pakan sampai hari ketiga. 
  • Hal ini dikarenakan adanya cadangan pakan pada perutnya, yang baru akan habis pada hari ketiga. 
  • Pada awal pemberian pakan berikan kuning telur rebus yang sudah dihaluskan atau berikan Rotifera jika ada, atau dapat juga diberi pakan buatan pabrik yang dikhususkan untuk larva ikan dengan kandungan protein lebih dari 40%, selanjutnya dapat diberi pakan berupa cacing sutera.
  • Biasanya pertumbuhan anak-anak ikan dokter itu tidak seragam, maka sebaiknya dilakukan seleksi pada umur 40 hari.

5. Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Garra rufa
  • Berbagai jenis penyakit dapat menyerang ikan dokter, namun pada prinsipnya disebabkan oleh infeksi parasit dan non parasit. 
  • Berbagai jenis parasit seperti white spot oleh Ichthyophthirius multifilis, selaput embun oleh Saprolegnia sp., dan lain-lain. 
  • Dapat dilakukan pencegahan dengan cara kontrol secara berkala kualias air pemeliharaan. Jika terjadi infeksi bakteri, maka perhatikan baik-baik, karena setiap jenis penyakit memerlukan obat yang berbeda. 
  • Misalkan White spot berilah berikan metilin blue sebanyak 2-4 ml untuk 4 l air. 
  • Selaput embun berikan blitzicht sebanyak 0,3-0,5 ml untuk 1 l air. 
  • Berbagai jenis penyakit yang diakibatkan oleh fakor fisik dan kimia dapat dilakukan pencegahan seperti kontrol kolam setiap waktu, pengobatan dengan cara memberi white spot untuk mencegah terjadinya infeksi parasit. 
Baca Juga :Cara  Pembenihan Budidaya Ikan Manfish 

Cara Terapi kesehatan dengan Ikan Garra Rufa adalah sebagai berikut 
  1. Kaki atau tangan atau  bagian tubuh lain yang ingin diterapi dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Tujuannya untuk menghilangkan kotoran atau zat-zat lain yang menempel yang dapat mematikan ikan.
  2. Jika ada bagian tubuh yang terluka, sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam wadah Fish spa. hal ini selain untuk menghindari agar luka tidak bertambah parah, juga untuk menghindari tertularnya virus atau kuman pada orang orang lain yang menggunakannya
  3. Masukkan kaki atau bagian tubuh yang ingin Anda terapi ke dalam wadah berisi ikan Garra Rufa. Sebaiknya kondisi air kolam sudah dikondisikan dalam keadaan hangat untuk menciptakan rasa  nyaman selama proses terapi.
  4. Ikan Garra Rufa atau Doctor Fish akan langsung menghampiri Anda dan memulai rutinitasnya menggigit dan memakan kulit mati Anda. Jangan khawatir sakit atau terluka karena ikan Garra Rufa tidak memiliki gigi.
  5. Pertama-tama Anda akan merasakan geli yang luar biasa akibat kerumunan, Akan tetapi semakin lama, semakin Anda akan merasa lebih nyaman dan rileks. Sesekali Anda akan merasakan kaki Anda berasa seperti kesemutan atau seperti kesetrum tegangan kecil.
  6. Lama satu kali proses terapi tidak boleh lebih dari 30 menit dan disarankan untuk melakukan terapi secara teratur untuk merasakan khasiat dan manfaat yang diberikan alam melalui sentuhan ikan-ikan Garra Rufa ini.

Manfaat Fish Spa Garra rufa
  • Kulit lebih halus dan dipercaya dapat mengobat penyakit kulit tertentu seperti eksem kering dan psoriasis (kulit merah dan bersisik). 
  • Saat menghisap kulit mati, ikan Garra rufa juga akan mengeluarkan air liur yang mengandung sejenis enzim dithranol (anthralin) yang akan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Manfaatnya, akan mengurangi rasa gatal pada kulit dan menyamarkan noda bekas luka.
  • Selain untuk kecantikan dan kesehatan kulit, ikan ini juga dapat memberikan efek positif lainnya untuk tubuh. 
  • Saat ikan-ikan ini menyedot kaki Anda, kaki akan merasakan setruman-setruman kecil yang dihasilkan dari kerumunan ikan yang dapat merangsang titik-titik akupuntur pada telapak kaki dan membuat sirkulasi darah menjadi lancar. 
  • Agar mendapatkan hasil yang maksimal, terapi hendaknya dilakukan secara teratur 2 sampai 3 kali seminggu selama 3 bulan.
Peluang Usaha Garra rufa
Set usaha spa :
  1. Akuarium ukuran panjang 150 cm, lebar 60 cm dan tinggi 35 cm
  2. Pompa dan filter air
  3. Heater
  4. Ikan Garra Rufa 200 ekor
  5. Kursi/Bangku, ukuran disesuaikan
Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Fungsi dan Dampak Hydrilla verticilata

Ciri -Ciri Hydrilla Verticilata
Hydrilla adalah tumbuhan Spermatophyta yang selalu hidup di dalam air, sehingga adaptasi tumbuhan ini berbeda dengan Spermatophyta darat. Hydrilla merupakan tumbuhan yang selalu tenggelam, biasanya berakar, hidup selamanya di air dengan panjang batang mencapai 9 m (30 kaki). Berasal dari rimpang dan berujung dengan umbi kecil. Dinding selnya tebal untuk mencegah osmosis air yang dapat menyebabkan lisisnya sel. Sel Hydrilla berbentuk segi empat beraturan yang tersusun seperti batu bata. Memiliki kloroplas dan klorofil yang terdapat didalamnya. Pada daun Hydrilla, dapat pula diamati proses aliran sitoplasma, yaitu pada bagian sel – sel penyusun ibu tulang daun yang memanjang di tengah – tengah daun. Pada hydrilla juga terdapat trikoma yang berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan.Hydrilla memiliki resistensi yang tinggi terhadap salinitas (> 9-10 ppt) dibandingkan dengan tanaman air lain yang terkait di air tawar. Hydrilla mirip beberapa tanaman air lainnya, termasuk Egeria dan Elodea.

Kebiasaan dan Habitat
  • Hydrilla dapat tumbuh  dengan cabang atau akar fragmen walaupun tanaman tersebut rusak
  • Beberapa jenis Hydrilla dapat bertahan di iklim tertentu seperti Monoecioes bertahan di iklim utara, Dioecious kurang toleran dingin,
  • Hydrilla kurang toleran dingin
Fungsi Hydrilla Verticillata
  • Hydrilla verticillata memiliki fungsi sebagi zat hara dan dapat menurunkan kadar Cr dalam limbah. Seperti sumber hara pada pertanian kacang tanah. Unsur hara pada hydrilla verticillata dapat dijadikan sebagai sumber pupuk organik yang berguna untuk kegiatan pertanian. 
  • Menurut (Alam Ikan 2) persentase kandungan gizi dari Hydrilla verticillata adalah : 1,74 % protein; 0,54 % lemak; 1,82 % serat kasar; 1,51 % abu; 3,97 % karbohidrat; dan 90,42 % air. 
  • Tanaman Hydrilla verticillata dapat menurunkan kadar logam Cr dalam limbah penyamakan kulit hingga 95,85 % dengan waktu penyerapan 8 hari. Penyerapan Cu dengan tanaman air jenis Hydrilla verticillata cenderung meningkat sampai hari ke-15. 
Menurut (Alam Ikan 1) tanaman Hydrilla verticillata mempunyai dampak sebagai berikut :
  • Cabang lebat yang ada dipermukaan air mengganggu dan menghambat masuknya cahaya matahari ke tanaman lain, yang pada gilirannya dapat secara signifikan mengurangi tanaman air dan keanekaragaman hayati hewan. 
  •  H.verticillata dapat mempengaruhi ukuran ikan dan jumlah populasi 
  • Predator tidak dapat berburu secara efektif pada hydrilla yang cukup tebal
  • Mengganggu kapal dan perahu motor nelayan dapat menjadi kusut dan daerah renang tersedak. 
  • Menghambat saluran irigasi, memperlambat pengendalian banjir kanal, menciptakan air tergenang yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk, dan padatan atau seresahnya bahkan dapat menyebabkan banjir, dan 
  • Dapat mengubah kualitas air dengan menurunkan kadar oksigen dan peningkatan pH dan suhu air. 
Explanation :
Alam Ikan 1 : Niwa, 2003
Alam Ikan 2 : Tungka dan Rondo, 1991

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Jenis Ikan Hias Tanpa Pompa Oksigen

Berikut ikan-ikan yang tahan dengan kadar oksigen terlarut cukup rendah, tahan lama walaupun tidak menggunakan Pompa Oksigen, ikan hias yang termasuk dalam kategori ini adalah sebagai berikut:
  • Ikan Guppy
Ikan Guppy (Poecilia reticulata) Ikan ini tumbuh dan berkembang di perairan air tawar dan beberapa di antaranya juga ada yang hidup di perairan air payau.Guppy selain dikenal sebagai ikan yang gampang berkembang biak juga memiliki julukan ikan ‘pelangi’ karena pola warna yang beragam dan banyak corak baru yang muncul saat dikawinsilangkan.



  • Ikan Platy
Ikan Platy (Xiphophorus maculatus) Ikan platy yang banyak dikenal dikalangan penghobi ikan hias antara lain : platy koral, sunset, mickey mouse, pedang, cendrawasih, variatus, dan hawaii. Meskipun mempunyai varian yang banyak namun pada dasarnya mempunyai ciri yang sama. Ikan ini dapat mencapai ukuran tubuh sebesar 12 cm, atau bahkan lebih pada beberapa jenis tertentu. Ikan platy bersifat pendamai sehingga cocok jika dicampur dengan ikan hias lain.

  • Ikan Molly
Molly (Poecilia sphenops) Ikan ini bersifat omnivore. Ukuran tubuhnya relatif cukup besar, maksimal sekitar 12 cm. Hingga kini sudah banyak varietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi. Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar.Hanya saja jenis ikan ini kurang toleransinya terhadap perubahan atau goncangan suhu yang tinggi.


  • Ikan Cupang
Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirin. Ikan ini berkembang dengan cara bertelur dan telurnya menempel pada substrat seperti akar tanaman, daun-daun atau serabut rapia.Ikan cupang termasuk salah satu ikan yang paling mudah dipelihara. Tanpa lampu dan tanpa pompa oksigen, ikan ini mampu bertahan hidup di dalam aquarium. Ikan ini mudah stress jika dipasang lampu. Ikan cupang lebih suka yang remang-remang dan gelap. Jenis ikan cupang juga bermacam-macam, ada ikan culang hias dan cupang aduan. Ikan cupang hias memiliki warna dan ekor lebar yang cantik.

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Niasa


Ikan Niasa - Psedatropheus auratus Bonlenger atau nama Inggris Auratus. sedangkan Menurut Saanin (1984) ikan Niassa mempunyai nama latin  Melanochromis auratus. Jenis ikan ini mempunyai tubuh memanjang agak datar, warna dasar kuning keemasan cerah atau hitam pekat. Ikan Niasa sangat agresif gerakannya sehingga harus hati-hati kalau akan dicampur dengan jenis ikan lain.

Ikan Niassa mudah dipijahkan karena ikan ini bersifat menyimpan telur dan anaknya didalam mulut (mouthbreder) sehingga tanpa adanya sarang, pemijahan pun dapat berlangsung, ikan ini selalu memijah sepanjang tahun dan mudah dibudidayakan. Di wilayah beriklim panas, ikan Niassa dapat hidup di perairan sampai suhu 36 derahat C

Suhu (C)OksigenpHUmur IndukanJumlah Telur
25-30 derajat>36-7.>6 Bulan>20-100

Morfologi
Ikan Niassa memiliki postur tubuh memanjang agak datar. Sirip di punggungnya memanjang, dengan ekor yang berbentuk membulat. Ikan niassa ini memiliki warna dasar kuning cerah, tetapi ada pula yang berwarna hitam pekat. Ikan ini terlihat cantik karena adanya garis kuning yang melintang horizontal yang berpangkal dari kepala sampai sirip ekor. Ada garis yang berwarna hitam yang diikuti dengan garis putih itu persis di tengah tubuh, lalu di punggung tapi ada pula di sirip

Pemilihan Induk Ikan Niasa
  • Jumlah Induk betina dengan Induk Jantan adalah 135 : 15 ekor, atau 8:1
  • Dengan ukuran >4,5 cm
  • Jumlah betina yang mencolok ini dimaksudkan agar lebih banyak yang terlibat mengerami telur. Jadi lebih efektif dan efisien. Jantan yang sudah memijah dengan satu betina, bisa siap lagi memijah dengan betina lainnya, sementara betina yang pertama mengerami telurnya.
Pemilihan Kolam Ikan Niasa
  • Kolam Semen dengan ukuran 1,5 x 3 meter dengan kedalaman 0,4 meter
Pemijahan Ikan Niasa
  1. Setelah Ikan dikawinkan selama 1 minggu didalam kolam semen 
  2. Dipindahkan ke akuarium dengan 40x40x80 cm
  3. Jumlah ikan di akuarium 30 ikan betina yang sudah mengerami telur dalam mulutnya
  4. Setelah seminggu di dalam akuarium, induk ditangkap. Pipinya ditekan, untuk mengeluarkan benihnya yang sudah ber-ekor. Benih ini dimasukkan ke dalam bak plastik berisi air 3/4 bagian. Setiap bak mampu menampung 500 - 1.000 ekor benih. Bak diletakkan ditempat teduh dan diberi aerator secukupnya, jangan terlalu kencang.
  5. Seminggu setelah dimasukkan ke dalam bak plastik, benih yang sudah mulai bisa berenang dipindah ke dalam akuarium perawatan burayak. Burayak sudah bisa diberi makan, jika sudah bisa berenang. Sementara itu, induknya dikembalikan lagi ke kolam pemijahan massal.
  6. Benih ikan bisa diberi pakan infusoria
Kebiasaan Makan
Ikan Niassa adalah ikan carnivora yaitu ikan pemakan daging. Ikan Niassa diberi makan untuk pertumbuhan memelihara sistem kekebalan tubuhnya. Untuk pemeliharaan larva dapat diberi makan kutu air, artemia dan cacing sutera atau cacing rambut. Sementara induknya diberi pakan udang kecil atau rebon untuk memelihara kualitas telurnya.

epandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat

Cara Budidaya Pembenihan Ikan Koi

Ikan koi merupakan jenis ikan mas atau karper, nama ilmiahnya Cyprinus caprio. Ikan ini dihasilkan dari perkawinan silang dari berbagai macam ikan mas. Ikan koi dipopulerkan oleh bangsa Jepang. Banyak versi yang menerangkan asal-usul ikan koi.

SuhuOksigenpHUmur IndukanJumlah Telur
27-30 derajat> 35-7.> 2 tahun100.000/kg

Memilih indukan untuk budidaya ikan koi
calon indukan ikan koi harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Umur ikan sudah cukup matang, lebih dari 2 tahun
  2. Memiliki jenis yang sama atau mendekati, misalnya kohaku dengan kohaku
  3. Bentuk tubuh ideal, dari atas tampak seperti torpedo
  4. Gaya berengang tenang dan seimbang
  5. Warna cemerlang dan kontras
  6. Sehat, gerakannya gesit tidak banyak diam di dasar kolam.
  7. Indukan jantan dan betina telah matang gonad
Pemeliharaan indukan ikan koi
  1. Kolam Khusus indukan (kedalaman 1,5 meter, berukuran 4x5 meter.
  2. Diisi 20 betina dan 40 jantan
  3. Indukan betina dan jantan dipelihara dikolam yang berbeda, manfaatnya agar saat dipijahkan indukan tidak perlu mengalami pemberokan lagi. Secara umum pemeliharaan kolam indukan sama saja dengan pemeliharaan kolam pembesaran.
  4. Pakan yang diberikan berupa pelet berukuran 8 mm, asumsinya ikan koi yang berumur lebih dari 2 tahun sudah berukuran minimal 60 cm. Jumlah pakan yang diberikan sekitar 3-5% dari bobot tubuhnya dalam satu hari. Frekuensi pemberian pakan 2-4 kali.
Pemijahan ikan koi
a. Tempat pemijahan
  1. Kolam terbuat dari semen dan permukaannya diplester
  2. ukuran kolam 3x6 m kedalaman 60cm dan ketinggian air 40 cm
  3. Kolam harus memiliki saluran masuk dan keluar.Pada kedua saluran tersebut harus dipasang saringan halus. Tujuannya agar tidak ada hama penganggu yang masuk ke kolam dan telur atau larva hasil pemijahan tidak hanyut ke luar kolam.
  4. Sebelum di isi air, kolam harus dijemur dan dikeringkan terlebih dahulu. Di endapkan 24 jam
  5. Ikan koi senang menempelkan telurnya pada media yang ada dalam kolam. sediakan kakaban yang terbuat dari ijuk atau bisa memanfaatkan tumbuhan air. Untuk memperkaya kadar oksigen pasang aerotor pada kolam pemijahan.
b. Proses pemijahan
  1. Setelah kolam pemijahan siap, masukkan indukan ikan koi betina terlebih dahulu. Pemijahan biasanya berlangsung malam hari, sehingga induk betina bisa dimasukkan pada sore hari. Biarkan indukan betina beradaptasi dengan kondisi kolam agar tidak stres.
  2. Setelah 2 hingga 3 jam, indukan jantan bisa dilepaskan di kolam pemijahan. Jumlah indukan jantan yang dimasukkan 3 hingga 5 ekor. 
  3. Setelah proses pemijahan selesai, segera angkat indukan-indukan tersebut dari kolam pemijahan. Apabila induka dibiarkan di kolam dikhawatirkan akan memakan telur-telur tersebut. Biarkan telur-telur yang ada di kolam untuk menetas.
c. Penetasan larva
  1. Telur-telur yang menempel pada kakaban atau tanaman air harus terendam dalam air. Oleh karena itu berikan pemberat pada kakaban. Pada keadaan normal, suhu sekitar 27-30 derajat celcius, telur akan menetas dalam waktu 48 jam. 
  2. Setelah telur menetas kakaban atau tanaman air bisa diangkat. Larva yang baru menetas masih menyimpan persedian makanan yang bisa bertahan hingga 3-5 hari. 
  3. Pakan yang bisa diberikan pada burayak umur 5 hari adalah kuning telur yang telah direbus. Bila ada sisa pakan segera dibersihkan.
  4. Beberapa penangkar tidak menganjurkan pemberian pakan kuning telur karena mudah membuat kolam kotor dan menyebabkan kematian massal sehingga dapat diganti kutu air (daphnia dan moina) yang telah disaring. Penyaringan kutu dilakukan hingga burayak berukuran 1 cm.
  5. Bila sudah lebih besar bisa diberikan kutu yang tidak disaring atau udang artemia. Cacing sutera bisa diberikan bila ukuran burayak sudah mencapai 1,5 cm. Pemberian pakan tersebut berlangsung hingga burayak berumur 3 minggu. Setelah itu, ikan dipindahkan ke kolam pendederan.
d. Pendederan
  1. Kolam pendederan adalah kolam untuk memelihara ikan koi hingga berumur 3 bulan. Pada umur ini biasanya ukuran ikan koi telah mencapai 15 cm. Ukuran kolam 3×4 dengan kedalaman 40 cm bisa menampung 250-300 ekor anak ikan koi.
  2. Pada fase ini, pelet sudah bisa diberikan sebagai pakan ikan. Berikan pelet berukuran kecil berukuran 250 mikron. Satu ons pelet cukup untuk 1000 ekor ikan koi. Pemeberian pakan dilakukan 2 kali sehari. Untuk membentuk warna berikan sesekali cacing sutera atau udang artemia.
  3. Setelah anak ikan berumur 3 bulan, bisa diberikan pelet kasar sesuai takaran. Berikan pelet hingga ikan kenyang. Bila dalam tempo 5 menit pakan tidak dimakan dan tersisa di kolam berarti ikan sudah kenyang. Pemberian pelet dilakukan 2-3 kali sehari.
Penyortiran ikan koi
  1.  ikan koi sudah bisa dilakukan sejak ikan berumur 1 bulan Atau kalau ingin lebih aman, lakukan setelah ikan berumur 3 bulan.
  2. Faktor-faktor penyortiran didasarkan pada ukuran badan, bentuk dan kualitas warna. Ikan koi digolongkan berdasarkan ukurannya, kecil dengan yang kecil dan ukuran besar dengan yang besar.
  3. Sedangkan bentuk badan dipilah dari bentuk yang tidak bagus. Bentuk badan yang bagus harus proporsional. Badannya membulat seperti peluru tidak terlalu panjang. Siripnya simetris dan gerakannya tenang tapi mantap.
  4. Pemilahan juga dilakuan terhadap ikan yang warnanya cerah dan memiliki garis batas yang tegas. Koi yang baik memiliki batas warna yang kontras. Tidak ada gradasi warna pada batas-batasnya. Untuk seleksi lebih lanjut terdapat standar internasional kualitas ikan koi berdasarkan jenisnya.
Sumber : 
Alam Ikan; alamtani.com/

Sepandai - pandainya tupai melompat sesekali jatuh juga, Sepandai - pandainya seseorang sekali waktu ada salahnya pula. 
Semoga Bermanfaat